Kristen: “Kami sudah pasti masuk Sorga”, Al Qur’an menantang: “Tunjukkan bukti kebenaranmu”


Apa yang membuat anda yakin kalau agama anda benar?

Kristen: Kami percaya bahwa Yesus itu Tuhan dan Juru Selamat kami. Dan inti keimanan kami adalah jaminan kehidupan kekal (sorga) yang sudah dijanjikan setelah mati nanti. Karena dengan kematian Yesus di kayu salib, ia telah membebaskan dosa-dosa manusia. Jadi, ‘masa depan’ kami sudah jelas, tanpa dihantui keraguan masuk sorga atau neraka, tanpa ucapan “insya Allah” atau “mudah-mudahan”.

Islam: Sebenarnya itu bukan menunjukkan hakikat kebenaran sebuah agama, tapi hanya sebuah pewartaan kitab (yang diklaim) suci.

Sebab kabar-kabar tentang jaminan keselamatan dalam Islam juga begitu banyak namun hal itu tidak membuat orang Islam terlena seperti orang Kristen yang mudah terbuai dengan ayat-ayat yang kebenarannya baru bisa dibuktikan SETELAH mati nanti.

Lagipula klaim tersebut tidaklah sangat mengherankan, karena Alqur’an telah menginformasikan kenarsisan orang-orang Yahudi dan Nasrani perihal keselamatan itu sembari Alqur’an menantang untuk membuktikan kebenarannya:

Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: “Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani”. Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”. (Al-Baqarah: 111)

Nah, Al qur’an mengatakan, “itu angan-angan yang kosong belaka…. Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”. Tentunya bukti yang diminta di sini adalah sesuatu yang telah atau bisa terlihat secara jelas tanpa menduga.

Kristen: Bukankah dasar keyakinan beragama adalah percaya?

Islam: Betul, dan saya rasa bukan cuma Kristen, tapi semua agama dasar keyakinannya adalah percaya!. Tapi apakah hal itu sudah bisa menjadi tolak ukur bahwa agama tersebut benar??????  Saya rasa tidak…… Sebab ayat-ayat tentang jaminan keselamatan itu baru bisa kita katakan benar kalau kita sudah melewati pintu yang namanya “kematian”.  Karena, bagaimana mungkin kita mengatakan sesuatu sudah dalam genggaman, padahal sesuatu tersebut baru akan diperolehnya di masa yang akan datang?  Boleh dikata anda belum tidur, sudah bermimpi, — saya khawatir, orang-orang seperti itu bisa berakibat menjadi mental pengigau!

….maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar. Mereka tiada akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zalim.”. (Al-Jumu’ah: 6-7)

Kristen: Jadi menurut anda tolak ukur kebenaran sebuah agama itu apa?

Islam: Sederhana saja. Teliti kitab sucinya. Misalnya Alqur’an. Ia adalah kitab suci yang mencakup seluruh aspek kehidupan. Yang mana di dalamnya tidak hanya berisi ajaran keimanan dan ahlak, tidak hanya memuat hukum-hukum, peringatan, kabar gembira, sejarah atau kisah-kisah lampau, TAPI JUGA  (MENJELASKAN DASAR) ILMU PENGETAHUAN  seperti sains fisika, biologi, geografis, kesehatan/penyembuh, fauna, astronomi, geologi, dll-nya.

Oleh  Alqur’an sudah memberitakannya  (± 1500 tahun yang lalu) —jauh sebelum para pakar mengadakan penelitian dan kemudian hasilnya sesuai seperti yang difirmankan-Nya. Dan itulah salah satu contoh bukti kebenaran yang telah dan bisa kita lihat secara langsung di zaman ini.

Bagaimana dengan Alkitab? Tentu tidak ada penjelasan seperti itu. Kalau pun diyakini ada, mungkin hanya satu persennya saja, itu pun kebenarannya hanya Allah yang Maha Tahu, misalnya tentang kejadian bumi dan langit serta keadaan hari kiamat nanti. Selain dari itu, kandungan isi Alkitab lebih menitikberatkan tentang kabar gembira, plus cerita tahayul dan khurafat, surat-surat percintaan, cerita-cerita pornografi dan kisah-kisah yang tidak berguna untuk diambil manfaatnya.

Kristen: Seharusnya Anda tidak boleh menilai alkitab dengan memakai “kacamata” Alqur’an karena perbedaannya tentu ada. Dan perbedaan itu bukan berarti melemahkan alkitab tidak mengandung kebenaran. Lagi pula klaim-klaim yang anda maksud itu, dalam hal ini soal sains masih menimbulkan banyak pertanyaan bahkan kontradiktif ayat yang satu dengan ayat yang lainnya.

Islam: Tuduhan tentang adanya kontradiktif ayat-ayat sains dalam Al qur’an, sama sekali tidak terbukti selain hanya upaya mencari-cari kesalahannya saja ketimbang gengsi mengakuinya yang memang nyata-nyata tervisualisasikan dalam dunia iptek. Para pakar dan peneliti pun tidak pernah bersikap skeptis ketika penemuan tersebut disinkronisasikan dengan keilmiah-an Alqur’an. Dan tidak sedikit, mereka masuk Islam karenanya. Dan sekali lagi, itu yang tidak dimiliki alkitab.

Kristen:  Alkitab banyak menyinggung soal nubuat (ramalan), dan nubuat itu terpenuhi di waktu yang lain, bukankah ini bisa dikatakan kitab tersebut benar?

Islam:  Cerita soal nubuat adalah cerita tentang apa yang memang sudah diwahyukan Tuhan kepada utusan-Nya untuk terjadi menurut yang Dia kehendaki. Jika dikatakan ini menunjukkan sebuah kebenaran kitab suci, tentunya kebenaran dalam deskripsi ceritanya yang hanya terjadi di masa kitab tersebut SUDAH DITULIS.

Beda halnya dengan Alqur’an tentang nubuatannya, kebenaran dalam deskripsi ceritanya sudah benar-benar terjadi SEBELUM kitab tersebut ditulis ke dalam sebuah mushaf. Misalnya, berita akan menangnya bangsa Romawi setelah dikalahkan oleh bangsa Persia.

Dalilnya:  QS.30:2-6.  Telah dikalahkan bangsa Rumawi, di negeri yang terdekat DAN MEREKA SESUDAH DIKALAHKAN ITU AKAN MENANG DALAM BEBERAPA TAHUN LAGI.

Dan ternyata hal  itu benar-benar terjadi dan terealisasi pada perang Yarmuk dan Mut’ah di bawah komando Khalid bin Walid.  Dengan kejadian itu nyatalah kebenaran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam sebagai Nabi dan Rasul dan kebenaran Alqur’an sebagai firman Allah. Belum lagi nubuat-nubuat lainnya yang pastinya tidak akan cukup kita membahasnya sehari.

Kristen:  Bukankah Al qur’an banyak mengadopsi isi Alkitab? Kalau anda mengatakan kitab kami mengandung banyak kesalahan dan kerancuan, bukan tidak mungkin Al qur’an juga seperti itu?

Islam: Asumsi seperti itu sudah sekian kali kami dengar. Tidak hanya di zaman ini, di era kenabian Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam juga demikian. Dan Allah menurunkan firman-Nya soal tersebut:

“Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata: “Sesungguhnya Al Quran itu diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)”. Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa) Muhammad belajar kepadanya bahasa ‘Ajam, sedang Al Quran adalah dalam bahasa Arab yang terang.” (An-Nahl: 103)

Begitu logisnya, informasi yang Allah kabarkan kepada mereka yang menuding demikian.

Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Quran) sesuatu Kitabpun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu).” (Al ‘Ankabuut: 48)

“Katakanlah: “Jikalau Allah menghendaki, niscaya aku tidak membacakannya kepadamu dan Allah tidak (pula) memberitahukannya kepadamu.” Sesungguhnya aku telah tinggal bersamamu beberapa lama sebelumnya. Maka apakah kamu tidak memikirkannya?” (Yunus: 16)

Jika dikatakan menjiplak, berarti narasinya sama, sedangkan kita tahu tidak satupun kalimat dalam alkitab, sama bunyinya dengan yang tertulis di Al qur’an. Posisi Al qur’an terhadap alkitab tidak lain adalah sebagai penyempurna, pelengkap, dan pelurus.

Dengan mengimani Alqur’an berarti sama dengan mengimani semua kitab-kitab yang Allah sudah turunkan kepada para nabi-Nya.Karena Alqur’an sudah mencakup injil, taurat dan zabur.

Kristen: Memangnya apa yang disempurnakan Alqur’an dari alkitab? Apa juga yang dilengkapi dan diluruskan Alqur’an terhadap Alkitab? Bukankah al qur’an membenarkan Alkitab?

Islam: Alqur’an memang membenarkan kitab-kitab sebelumnya, yakni kitab-kitab yang diturunkan pada masanya sebelum adanya penyelewengan, dan ini bukanlah sangkaan tapi sebuah kenyataan. Akan tetapi, walaupun memuji kitab-kitab tersebut, Alqur’an menyatakan bahwa ia adalah batu ujian terhadap kitab-kitab itu.

“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu.” (Al-Maaidah: 48)

Yakni, alqur’an mengakui/menetapkan sebagian hukum yang ada di dalam kitab-kitab itu dan menasakh sebagian lainnya. Dan Alqur’an adalah ukuran untuk menentukan benar tidaknya ayat-ayat yang diturunkan dalam kitab-kitab sebelumnya. Itulah sampai dikatakan alqur’an itu menjadi penyempurna, pelengkap sekaligus meluruskan bentuk penyimpangan yang terdapat dalam kitab-kitab tersebut.

Jadi, apa yang tertulis di alkitab kemudian kita menjumpainya juga ada dalam Alqur’an, maka informasi yang wajib dipercayai kebenarannya adalah Alqur’an, karena ia murni terbebas dari segala kepentingan dan campur tangan manusia, sebab Allah sendiri yang menjamin pemeliharaannya serta menjadi peraturan bagi semua umat manusia sampai hari kiamat.

“Yang tidak datang kepadanya (Al Quran) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.”  (Fushshilat: 42)

Kristen: Bukankah kalian diperintahkan untuk mengimaninya dan dianggap tidak sempurna iman anda jika tidak mengimani kitab tersebut? Bagian mana yang Islam imani dari kitab Injil, zabur atau taurat?

Islam: Ya, salah satu letak kesempurnaan ajaran Islam ialah wajib mengimani kitab-kitab yang Allah sudah turunkan kepada para nabi-Nya. Sementara Kristen-Yahudi, tidak!. Ke-arogansian dan kesesatan mereka-lah yang menghalanginya untuk beriman kepada apa yang Allah telah turunkan.

Dan mengimani yang dimaksud disini adalah mempercayai bahwa kitab-kitab tersebut benar adanya, benar isinya pada masa diturunkannya (sebelum terjadi banyak penyimpangan) yang menjadi petunjuk bagi manusia pada zaman kenabian mereka.

Mengenai pertanyaan bagian mana yang Islam imani dari kitab Injil, zabur atau taurat? Maka yang perlu ditegaskan sekali lagi ialah, Alqur’an itu sendiri sudah meliputi isi taurat, injil dan zabur, tapi ajaran-ajaran taurat, injil dan zabur tersebut tidak menjadi syariat bagi kami, karena Alqur’an sudah menasakhnya, menetapkannya, dan kami wajib mempercainya sekaligus menjadi syariat bagi kami yang harus diikuti oleh semua umat.

” Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan.” (An-Nahl: 44)

“Dan Al Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat.” (Al-Qalam: 52)

Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

“Demi Tuhan yang menggengam jiwa Muhammad, siapapun dari umatku, termasuk orang-orang Yahudi dan juga Nasrani, yang telah mendengar ajaran yang aku bawa, namun ia tetap tidak mau beriman kepada Tuhan yang mengutusku sampai ia mati, maka ia termasuk PENGHUNI NERAKA. (Shahih Al-Jami’: 7063/HR Muslim: 218)

Kristen: Sabda nabi anda diatas terkesan sok dan arogan dimana ia memvonis orang-orang di luar keyakinannya adalah kafir dan masuk neraka. Tidakkah anda menyadari bahwa setiap agama itu dianut oleh masing-masing manusia secara turun temurun. Karena itulah seorang anak dari orangtua Yahudi akan tumbuh dan berkembang mengikuti ajaran agama Yahudi. Begitu hal-nya dengan anak-anak Kristen, ataupun anak-anak Muslim. Mereka tumbuh bersama agama yang dianut oleh orangtua mereka. Bagaimana mungkin seseorang akan meninggalkan agamanya dan mengikuti agama lain, sedangkan agamanya itu adalah agama yang dianut oleh orangtuanya?

Islam: Apa yang beliau sabdakan diatas adalah hanya semata-mata menyampaikan apa yang Allah telah firmankan kepadanya. Tidak ada kepentingan lain apalagi keuntungan yang diperoleh oleh beliau selain bermaksud mengajak manusia kepada jalan yang lurus seperti yang diperintahkan kepadanya. Tugas beliau sama dengan tugas para nabi sebelumnya, yakni hanya menyampaikan dan membawa kabar gembira, serta peringatan bagi semua umat manusia.

“Katakanlah (hai Muhammad): “Aku tidak meminta upah sedikitpun padamu atas dakwahku dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan.” (Shaad: 86)

“Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa afsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). “ (An-Najm:3-4)

“…karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka.” (Ar-Ra’d: 40)

“Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya? “ (Yunus: 99)

Adapun alasan kami menyarankan anda untuk segera bertobat dan pindah keyakinan, tujuannya agar kalian juga berada di jalan yang benar. Dan mendapatkan kebahagiaan serta keselamatan di dunia dan akhirat yang mana kebenaran itu bukanlah sebuah “kabar burung”, bukan juga pendugaan, apalagi mengkondisikannya dengan keinginan hati.

Ibarat agama adalah investasi, dimana manusia-manusia yang kurang akalnya cenderung percaya kepada sesuatu yang menjanjikan keuntungan selangit tanpa harus bekerja keras (cuma modal dengkul, modal percaya) tapi ujung-ujungnya ia justru tertipu dan menderita kerugian yang sangat besar kemudian binasa.

Kami tidak ingin kalian seperti itu. Kami tidak ingin kalian berpegang teguh kepada agama orangtuanya namun mereka tidak mengimani nabi-nabi yang diutus kepada mereka, yaitu seperti orang-orang yang digambarkan Allah dalam firman-Nya:

” Dan apakah mereka itu akan mengikuti nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?.” (Al-Maaidah: 104

Maka betapa sia-sianya ucapan para pendeta tentang jaminan keselamatan yang mereka elu-elukan, betapa berbusa-busanya liur yang dikeluarkan sewaktu berkhotbah, betapa mubazirnya ayat-ayat yang mereka bacakan, sementara keyakinan akan kebenaran agamanya tidak pernah terbukti selain hanya percaya dengan yang namanya persangkaan. Dan ia sendiri (orang-orang Kristen/Yahudi) selalu diliputi keraguan akan kitabnya.

“Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (Yunus: 36)

” Dan sesungguhnya orang-orang yang diwariskan kepada mereka Al-Kitab (Taurat dan Injil) sesudah mereka, benar-benar berada dalam keraguan yang menggoncangkan tentang kitab itu.” (Asy-Syuura: 14)

Bertaubatlah sebelum terlambat:

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (At-Tahrim: 8)

Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Ensiklopedia Muslim, Islam Menjawab dan tag , , , , . Tandai permalink.

40 Balasan ke Kristen: “Kami sudah pasti masuk Sorga”, Al Qur’an menantang: “Tunjukkan bukti kebenaranmu”

  1. johan berkata:

    Subhanallah…….

  2. welly berkata:

    Pandangan Alkitab dan Al Quran tentang Ishak dan Ismail, benarkah Tuhan bernubuat kepada Abraham (Ibrahim) akan memunculkan nabi dari garis keturunan Ismail seperti yang di klaim oleh para cendekiawan muslim bahwa muhammad adalah nabi terakhir dari garis keturunan Ismail ? Artikel ini cukup panjang, semoga saja sahabat hidayah yang ingin mencari kebenaran sudi untuk membacanya.

    ANTARA ISHAK DAN ISMAIL

    1. ISHAK ADALAH ANAK PERNJANJIAN ALLAH, BUKAN SEKEDAR ANAK HASIL PERSETUBUHAN

    Kelahiran dan kedatangan Ismael tidak pernah dijanjikan kepada Abraham atau siapapun. Ismael adalah “Anak Kedagingan” yang justru terjadi karena Abraham sendiri yang berprakarsa diluar janji Tuhan. Ia tidak sabar menantikan janji Tuhan.
    Abraham secara jasmani setuju atas usulan ‘pintar’ dari Sarah untuk menghamili Hagar, budaknya, agar segera mendapat keturunan :

    * Kejadian 16:1-4
    16:1 Adapun Sarai, isteri Abram itu, tidak beranak. Ia mempunyai seorang hamba perempuan, orang Mesir, Hagar namanya.
    16:2 Berkatalah Sarai kepada Abram: “Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak.” Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai.
    16:3 Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, — yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan –, lalu memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya.
    16:4 Abram menghampiri Hagar, lalu mengandunglah perempuan itu. Ketika Hagar tahu, bahwa ia mengandung, maka ia memandang rendah akan nyonyanya itu.

    • Sebaliknya, hanya Ishaklah yang menjadi anak perjanjian Allah, malahan perjanjian yang kekal :

    * Kejadian 17:19
    Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya.

    • Ishak-lah satu-satunya anak yang dimeteraikan Allah ketika berkata ” yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak” (Kejadian 21:12).

    Maka, Ishak-lah “anak-tunggal” dihadapan Allah. Lihatlah ayat-ayat dibawah ini sederetan posisi “anak”yang dimaksudkan Tuhan :
    * Kejadian 15:3-6
    15:3 Lagi kata Abram: “Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku.”
    15:4 Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian:
    “Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu.”
    15:5 Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman:
    “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya:
    “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”
    15:6 Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

    Ayat-ayat diatas diperjelas dengan ayat-ayat ini :
    * Kejadian 17:19
    Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya.

    * Kejadian 18:10
    Dan firman-Nya: “Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara, isterimu, akan mempunyai seorang anak laki-laki.” Dan Sara mendengarkan pada pintu kemah yang di belakang-Nya.

    * Kejadian 21:1-3, 12
    21:1 TUHAN memperhatikan Sara, seperti yang difirmankan-Nya, dan TUHAN melakukan kepada Sara seperti yang dijanjikan-Nya.
    21:2 Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham dalam masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan, sesuai dengan firman Allah kepadanya.
    21:3 Abraham menamai anaknya yang baru lahir itu Ishak, yang dilahirkan Sara baginya.

    21:12 Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, SEBAB YANG AKAN DISEBUT KETURUNANMU IALAH YANG BERASAL DARI ISHAK.

    • Kemudian bacalah kesimpulannya dalam Kitab Ibrani, sbb :
    * Ibrani 11:17-19
    11:17 Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan ANAKNYA YANG TUNGGAL,
    11:18 walaupun kepadanya telah dikatakan: “Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.”
    11:19 Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati.
    Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.

    2. ALLAH MENYEBUTKAN ISHAK BERULANG KALI DENGAN “ANAK TUNGGAL” (dari Abraham).

    Hal itu untuk mempertegas pembedaannya dengan “anak Abraham” dalam pengertian dunia, yang termasuk anak kedagingan Ismael.
    Dalam Kejadian pasal 22, Allah sengaja menegaskan sampai 3X (anak tunggal, ayat ke 2, 12, dan 16), sbb :

    * Kejadian 22 : 2,12,16
    22:2 Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”
    22:12 Lalu Ia berfirman: “Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.”
    22:16 kata-Nya: “Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri — demikianlah firman TUHAN –: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,

    • Ayat diatas cukup untuk menolak tuduhan dari kalangan Muslim yang tanpa bukti bahwa telah terjadi pemalsuan didalam ayat 2 dengan menambah nama Ishak yang tadinya tidak ada :

    “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak”

    • Andaikata nama Ishak itu sisipan pemalsuan seperti apa yang dituduhkan, bukankah si-pemalsu justru akan menghapus kata “Tunggal” dan tidak malahan menambahinya sampai 3X?
    Dengan mudah hal itu dapat dilakukan oleh si-pemalsu hingga tidak ada tafsiran plintiran yang lain, selain sosok Ishak sajalah yang ada. Namun, justru itulah Alkitab, ia mencatat kebenaran Allah secara lurus.

    3. POSISI ANAK TUNGGAL ISHAK DIBUKTIKAN DALAM HAK WARISNYA

    Alkitab menjelaskan bahwa anak-anak dari budak/ gundik dari Abraham hanya diberi sekedar pemberian (Kejadian 25:6) lalu mereka dipisahkan ke Tanah Timur.

    * Kejadian 25:5-6
    25:5 Abraham memberikan segala harta miliknya kepada Ishak,
    25:6 tetapi kepada anak-anaknya yang diperolehnya dari gundik-gundiknya ia memberikan pemberian; kemudian ia menyuruh mereka — masih pada waktu ia hidup — meninggalkan Ishak, anaknya, dan pergi ke sebelah timur, ke Tanah Timur.

    • Disitu tampak bahwa Ismael tidak mempunyai hak kesulungan.
    Dan itu memperlihatkan betapa Abraham taat kepada Allah yang sudah menolak hak-hak bagi Ismael, apalagi hak kesulungan, bandingkan dengan ayat ini :

    * Kejadian 17:19
    Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya.

    • Sebaliknya Ishak mendapat semua harta milik ayahnya :

    * Kejadian 24:36
    Dan Sara, isteri tuanku itu, sesudah tua, telah melahirkan anak laki-laki bagi tuanku itu; kepada anaknya itu telah diberikan tuanku segala harta miliknya.

    * Kejadian 25:5
    Abraham memberikan segala harta miliknya kepada Ishak, Ishak adalah pewaris tunggal untuk harta benda maupun untuk garis kenabian.

    4. PENCAHARIAN DAN RESTU JODOH SANG ANAK MELIBATKAN SANG AYAH

    Kepentingan Abraham terhadap keturunannya yang dimeteraikan Allah terlihat pada kepentingannya mencarikan jodoh bagi pewarisnya. Dan itu dilakukan Abraham kepada Ishak :

    * Kejadian 24:4
    Tetapi engkau harus pergi ke negeriku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang isteri bagi Ishak, anakku.”

    • Selanjutnya, silahkan baca Kejadian pasal 24 selengkapnya.
    Sebaliknya, Ismael, anak dari budak, biarlah diurus oleh ibunya :

    * Kejadian 21:21
    Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir.

    Karena Hagar itu dari Mesir, tentu ia mengambil menantu dari Mesir, bukan dari Arab seperti yang dikisahkan dalam Hadis.

    5. KEBENARAN NUBUAT ALLAH BAGI GARIS KETURUNAN ISHAK

    Seperti Adam yang melanggar perintahNya namun tetap dikasihi Allah, begitu pula Allah tetap mengasihi Abraham yang pernah “melanggar” pesanNya, yaitu tidak sabar menunggu dan meragukan janji Tuhan akan kehadiran seorang anak dan terlanjur mendekati Hagar.
    Hubungan keduanya menghasilkan ‘anak kedagingan’ yang bernama Ismael. Namun keturunan Ismael ini tetap diberkati Allah secara kedagingan/ duniawi.

    • Allah menjadikan 12 raja dan bangsa besar bagi keturunan Ismael!

    Namun, harap dibedakan, bahwa secara rohani, Allah tetap tidak bisa mencampurkan garis keturunan kenabian ‘Anak Perjanjian’ dan ‘Anak Kedagingan’.

    Allah harus berkata benar, dan itu dilakukanNya dengan berkata “TIDAK”, bagi Ismael
    (Kejadian 17:19). Artinya, anak pewarisan dan keturunan kenabian tidak diberikan kepada Ismael, melainkan kepada Ishak. Dan secara bersamaan “garis kenabian dan kitab” ini dikonfirmasikan oleh Al~Qur’an :

    * Qs 29:27
    Dan Kami anugrahkan kepada Ibrahim, Ishak dan Yakub, dan Kami jadikan kenabian dan Al Kitab pada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasannya di dunia; dan sesungguhnya dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.

    * Qs 19:49
    Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Yakub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi nabi.

    6. KETURUNAN DAN SEJARAH SELANJUTNYA

    Hagar dan anaknya terusir dan terlepas dari tradisi keluarga nabi-nabi dengan meningglkan sejumlah persoalah terbuka bagi para sarjana :

    1. Ketika Ismael dianggap oleh para Muslim sebagai bapak bangsa Arab, maka mereka terbentur pada darah bapaknya (Ibrahim) yang bukan Arab.
    Sedangkan ibu dari Ismael adalah Hagar, ia adalah seorang dari Mesir, yang juga mengambilkan seorang istri bagi Ismael, seorang perempuan Mesir pula (Kejadian 21:8-21)
    .
    Abraham adalah seorang Ibrani, kita rujuk ayatnya sbb :
    * Kejadian 14:13
    Kemudian datanglah seorang pelarian dan menceritakan hal ini kepada Abram, orang Ibrani itu, yang tinggal dekat pohon-pohon tarbantin kepunyaan Mamre, orang Amori itu, saudara Eskol dan Aner, yakni teman-teman sekutu Abram

    KJV, And there came one that had escaped, and told Abram the Hebrew; for he dwelt in the plain of Mamre the Amorite, brother of Eshcol, and brother of Aner: and these were confederate with Abram.

    Hebrew,
    וַיָּבֹא הַפָּלִיט וַיַּגֵּד לְאַבְרָם הָעִבְרִי וְהוּא שֹׁכֵן בְּאֵלֹנֵי מַמְרֵא
    הָאֱמֹרִי אֲחִי אֶשְׁכֹּל וַאֲחִי עָנֵר וְהֵם בַּעֲלֵי בְרִית־אַבְרָם׃
    Translit, VAYAVO’ HAPALIT VAYAGED LE’AVRAM HA’IVRI VEHU’ SYOKHEN BE’ELONEY MAMRE’ HA’EMORI ‘AKHI ‘ESYKOL VA’AKHI ‘ANER VEHEM BA’ALEY VERIT-‘AVRAM

    2. Ketika Ismael dianggap sebagai leluhur nabi Islam, mereka terbentur pada garis kenabian Ismael yang terputus selama 2600 tahun, tanpa sebuah manuskrip sejarah pra-Muhammad atau arkeologi!
    Benturan ini tersirat pula dalam ayat-ayat ini :
    * Qs 29:27
    Dan Kami anugrahkan kepada Ibrahim, Ishak dan Yakub, dan Kami jadikan kenabian dan Al Kitab pada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasannya di dunia; dan sesungguhnya dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.

    * Qs 19:49
    Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Yakub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi nabi.

    3. Baitullah dan “Agama Ibrahim yang benar dan lurus”, termasuk Kalimat Tauhid yang kekal yang pernah ditegakkan oleh Ibrahim dan anaknya di Mekah, ternyata sama-sekali tidak dikenal oleh masyarakat pra-Islam disana.

    Mengapa referensi Allah bisa hilang ditempat yang paling diberkahi ? ( Qs 2 :125; 6:161; 3:95; 43:28; 14:35-37,40 dll.)

    Atas kisah Anak-Kurban ini, Islam menegakkan ritual sedekah (kambing kurban atau lainnya) kepada orang miskin pada Hari Raya Haji.

    Ayat yang mendasarinya sesungguhnya berkonsepkan penebusan, bukan sedekahan :
    * Qs 37:107
    “Dan Kami TEBUS anak itu dengan seekor sembelihan yang besar” (mulia).

    • Namun kebanyakan Muslim tidak tahu bahwa Allah sengaja mendesign peristiwa ini secara istimewa dan bermakna untuk perlambangan penebusan bagi umat manusia lewat Anak Domba Allah (Yesus). Karena, kisah ini awalnya seperti teka-teki yang amat membingungkan.

    Bagaimana mungkin Allah yang benci akan ‘pengorbanan-anak’ yang dilakukan oleh orang-orang kafir, justru diminta sendiri oleh Allah? (Reff. Imamat 18:21).

    Ternyata inilah perlambangan/ perumpamaan yang ingin disampaikan Allah kepada umatNya (lihat Hosea 12:11):
    * Manusia berdosa, dilambangkan Ishak yang memikul beban kayu (Kejadian 22:6)
    * Dihukum mati, dilambangkan oleh Allah yang menuntut kematian Ishak, manusia berdosa (Kejadian 22:2), menurut hukum keadilanNya : “upah dosa adalah maut”.

    * Penebusan lewat penyaliban Yesus, yang adalah Anak Domba Allah seperti yang disaksikan oleh Nabi Yahya (Yohanes 1:29). Dilambangkan dengan penyembelihan seekor anak domba jantan sebagai tebusan dari Allah kepada manusia berdosa (Kejadian 22:13), bukan penyembelihan kambing untuk sedekahan kepada manusia.

    * Hosea 12:11
    Aku berbicara kepada para nabi dan banyak kali memberi penglihatan dan memberi perumpamaan dengan perantaraan para nabi.

    * Kejadian 22:2,6,13
    22:2 Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.” 22:6 Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
    22:13 Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.

    * Yohanes 1:29
    “Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.”

    Allah, Abraham, Yahya, dan Yesus secara bersama-sama telah berkata dalam “bahasa yang sama” tentang kurban berdarah ini untuk penebusan dosa dunia.

    • Allah :
    “… Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa.” (Imamat 17:11)

    • Abraham :
    “Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya” (Kejadian 22:8 )

    • Yahya :
    “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.” (Yohanes 1:29)

    • Yesus :
    “inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.” (Matius 26:28 )

    Itulah lambang, sekaligus nubuat dan janji Allah yang paling tinggi untuk umat manusia, yaitu KESELAMATAN, dan bukan lambang SEDEKAHAN.

    Maka, alangkah indahnya manusia mendapatkan Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub yang Dia sendiri berkorban dan menebus umatNya dari hukuman kematian. Ia tidak meninggalkan umatnya tanpa keselamatan.
    Dan itulah perlambangan Ishak, ANAK TUNGGAL PERJANJIAN.

    • lala berkata:

      ngapain soal isi kitab suci di perdebatkan ,,
      toh kita taunya hanya buatan manusia kan ?
      bukan buatan tuhan ..
      pedoman kita itu percaya sama adanya tuhan !

    • eros dai berkata:

      JAWABAN UNTUK : ANTARA ISHAK DAN ISMAIL

      1.Ismail atau Ishak yang lebih tua

      Perbedaan umur Ismail dan Ishak adalah penentu pertama siapa yang dikorbankan. Karena dari perbedaan umur kedua anak Ibrahim ini kita sudah tau siapa yang lebih dahulu lahir dan siapa yang dikorbankan.

      Alasan pertama:

      Diakui atau tidak diakui oleh umat Kristen, Ismail nyatanya dilahirkan lebih dulu daripada Ishak. Ternyata Ishak lahir setelah Ismail sudah berumur 14 tahun. Karena saat Ismail lahir umur Ibrahim sudah 86 tahun. Lihat Kejadian 16: 15-16 dibawah ini;

      “Lalu Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abram, dan Abram menamai anak yang dilahirkan Hagar itu Ismael. Abram berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya.”

      2. Ketika Ishak lahir Ibrahim sudah berusia 100 tahun, seperti tercantum dalam Kejadian 21: 5.

      “Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya.”

      Alasan Kedua:

      Tentang nama Ismail dan Ishak

      a. Ismail artinya: “Tuhan telah Mendengar” adalah nama yang diberikan Tuhan sendiri kepada bayi yang akan dilahirkan Siti Hajar. Lihat Kejadian 16: 10-11;

      “Kata malaikat Tuhan itu kepadanya (Hagar): “Aku akan membuat sangat banyak keturunanmu, sehingga tidak dapat dihitung karena banyaknya.” Selanjutnya kata malaikat Tuhan kepadanya (Hagar): “Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN TELAH MENDENGAR tentang penindasan atasmu itu.”

      Apa maksud “penindasan atasmu” di atas? Yaitu penindasan terhadap Hagar oleh Sarai/Sara, yang dalam Islam disebut sebagai Siti Sarah.

      (Note: Penyebutan nama Siti terhadap Siti Sarah, Siti Hajar, juga Siti Hawa (Eve) istri Adam, Siti Maryam (Maria) ibunda Yesus, dan nama-nama perempuan mulia lainnya dalam Islam seperti Siti Khadijah, Siti Aisyah, dll, berasal dari kata SAYYIDATI, “Putri”, “Perempuan yang Dimuliakan” yang dalam tradisi kolokial/sehari-hari menjadi SITI. Jadi kata “Siti” lebih merupakan predikat, bentuk penghormatan, bukan nama asli seperti belakangan menjadi tradisi orang Jawa, umpamanya, yang menamakan anak perempuan mereka dengan Siti Aisyah, di mana kata Siti sudah melebur menjadi bagian dari nama panjang).

      b. Nama Ishak (“Tertawa”) pun diberikan Tuhan seperti diungkapkan dalam Kejadian 21: 3
      “Abraham menamai anaknya yang baru lahir itu Ishak, yang dilahirkan Sara baginya.”

      Kenapa “Tertawa” menjadi faktor penting dalam menamakan Ishak? Penjelasannya pada ayat-ayat selanjutnya, kami Kejadian 21: 6

      Berkatalah Sara, “Allah telah membuatku tertawa; setiap orang yang mendengarnya akan tertawa karena.”

      Menurut Sara, melahirkan dalam usia tua adalah kemustahilan, sehingga ketika malaikat menyampaikan bahwa dia akan mengandung dan melahirkan seorang bayi di usia tuanya, maka tertawalah Sarah mendengar kabar gembira itu.

      Alasan Ketiga:

      Apakah Ismail bukan anak (sah) Ibrahim? Hanya Ishak yang sah?

      Salah satu argumen (sebagian) kalangan Kristen sejak berabad-abad silam yang tak mengakui Ismail sebagai anak Ibrahim, adalah karena Ismael lahir dari rahim Hagar, budak Sarah. Artinya, Ismael bukan anak dari istri resmi, melainkan anak selir, benarkah alasan ini?

      Berdasarkan dari ajaran Alkitab, maka pendapat diatas dinyatakan batal. Karena ada beberapa alasan yang lebih akurat, seperti;

      1. Allah sendiri mengakui Ismael adalah ANAK dari Ibrahim yang DIBERKATI, dan akan dimuliakannya di antara umat manusia sebagai bangsa yang besar. Bacalah dengan seksama Firman Tuhan dalam Kejadian 17: 20

      “Tentang Ismael, AKU telah mendengarkan permintaanmu. Ia akan Ku-BEKATI, kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan DUA BELAS RAJA, dan Aku akan membuatnya menjadi BANGSA YANG BESAR.”

      Jika orang-orang Yahudi, atau Kristiani yang tetap tak bisa menerima Ismail disebut sebagai anak Ibrahim, maka sesungguhnya yang ditentang adalah bukan Ismail atau keyakinan Islam terhadap Ismail, melainkan PENENTANGAN LANGSUNG TERHADAP ALLAH…!

      Silahkan baca kembali kitab Kejadian 17: 20. Apakah setelah membaca Kejadian 17:20 akan tetap bersikap seperti orang-orang yang sudah ditunjukkan kebenaran oleh Tuhan di depan mata mereka, tapi kemudian berbalik memunggungi karena fakta yang disajikan Tuhan tidak sesuai dengan keinginan hawa nafsu yang diembus-embusan Setan?

      2. Ibrahim MENGAKUI bahwa Ismael adalah anaknya, seperti termaktub dalam Kejadian 17: 23-26 sbb:

      “Setelah itu Abraham memanggil Ismael, ANAKNYA, dan semua orang yang lahir di rumahnya, juga semua orang yang dibelinya dengan uang, yakni setiap laki-laki dari isi rumahnya, lalu Ia mengerat kulit khatan mereka pada hari itu juga, seperti yang telah difirmankan Allah kepadanya. Abraham berumur sembilan puluh sembilan tahun ketika dikerat kulit khatannya. Dan Ismael, ANAKNYA, berumur tiga belas tahun ketika dikerat kulit khatannya. Pada hari itu juga, Abraham dan Ismael, ANAKNYA, disunat.”

      Kita semua tentu masih ingat pada usia Abraham ke berapa saat Ishak lahir? Betul, saat Ibrahim berumur 100 tahun (lihat No. 2). Itu artinya, Ishak lahir setahun setelah peristiwa khatan Ibrahim dan Ismael.

      Itu artinya: Ismael pernah SELAMA 13 TAHUN menjadi ANAK TUNGGAL sebelum kelahiran adiknya, Ishak, setahun kemudian.

      3. Argumen absurd: Anak Ibrahim dan Anak Yakub

      Salah satu argumen paling absurd dan konyol dari mereka yang mengabaikan fakta keras bahwa Ismail adalah anak yang sah dari Ibrahim, adalah karena dengan sengaja mereka MEMICINGKAN MATA terhadap fakta anak-anak Ya’kub anak Ishak anak Ibrahim. Mari kita petakan dengan jelas genealoginya sbb berikut:

      A. BANI IBRAHIM (ANAK-ANAK IBRAHIM)

      1. Ismail, putra Hagar (hamba sahaya Sara)
      2. Ishak, putra Sarah (yang menindas Hagar)

      Di sini, Yahudi dan (sebagian) Nasrani berpandangan bahwa anak Ibrahim hanya Ishak, sedangkan Ismail “tidak dihitung”. Sekarang kita lihat pembandingnya:

      B. BANI ISRAEL (ANAK-ANAK YAKUB/ISRAEL)

      Yakub mempunyai 13 anak dari dua istri (Lea dan Rahel) serta 2 hamba sahaya (Bilha yang budak Rahel dan Zilpa yang budak Lea). Jadi seluruhnya, Yakub memiliki 4 istri yang memiliki jumlah anak sebagai berikut:

      – 7 anak dari Lea (Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda, Isakhar, Zebulon, dan Dina)
      – 2 anak dari Bilha ( Dan dan Naftali).
      – 2 anak dari Zilpa (Gad dan Asyer)
      – 2 anak dari Rahel (Yusuf dan Benyamin)

      Jadi total ada 13 orang anak Israel . Dengan tidak menghitung Dina (anak perempuan) maka yang disebut Bani Israel adalah 12 nama anak-anak di atas (Nanti Musa merupakan keturunan Lewi, sedangkan Yesus merupakan keturunan Yehuda.

      Dengan membandingkan struktur dua keluarga itu (Bani Ibrahim dan Bani Israel), pertanyaannya adalah:

      MENGAPA JIKA UNTUK ISMAIL YANG ANAK HAGAR (BUDAK SARA) ADA AHLI KITAB YANG TAK MENGHITUNGNYA SEBAGAI ANAK IBRAHIM, SEMENTARA UNTUK ANAK-ANAK BILHA DAN ZILPA, YANG ADALAH BUDAK LEA DAN RAHEL, TETAP DIHITUNG SEBAGAI ANAK-ANAK YA’KUB/ISRAEL?

      Padahal beda Ismael dengan beberapa anak Israel sangat jelas, yaitu:

      – Ismail adalah orang yang berakhlak BERSIH DAN MULIA, tak ada keterangan buruk tentangnya didalam Alkitab.

      – Bandingkan dengan Ruben anak sulung Ya’kub yang meniduri ibu tirinya Bilha, budak Rahel (Kejadian 35: 22) atau Yehuda, anak keempat Ya’kub yang meniduri Tamar, menantunya sendiri, sehingga melahirkan anak kembar Peres dan Zerah ( Kejadian 38: 15-30).

      Si kembar Perez dan Zerah itu statusnya bagaimana: ANAK YEHUDA atau CUCU Yehuda, karena Tamar adalah istri dari dua anak lelakinya, Er dan Onan, yang berturut-turut mati (Kejadian 38: 1-10), dan karena itu Yehuda menyiapkan anak lelaki ketiganya yang masih kecil, Syela, sebagai calon suami Tamar sesuai dengan tradisi masyarakat saat itu. Bacalah (Kejadian 38: 11).
      Jika dengan anak-anak seperti Ruben dan Yehuda yang berakhlak buruk seperti itu, mereka pun masih dihitung sebagai bani Israel, anak-anak Yakub, sekaligus sebagai cicit Ibrahim/Abraham, maka atas alasan logis apakah Ismail tak bisa dianggap sebagai anak Ibrahim?

      Setiap jiwa yang berpikir waras, dan hati yang tunduk menyerahkan diri kepada Allah untuk mencari kebenaran, sudah pasti akan sulit menerapkan STANDAR GANDA dalam melihat problem genealogi kedua keluarga itu.

      Dengan seluruh penjelasan saya di atas, yang seluruhnya berasal dari Alkitab sendiri, masihkah umat kristen mau dengan senang hati berada dalam golongan orang-orang yang menolak menerima kebenaran tentang posisi Ismail dan Ishak sebagai sesama anak Ibrahim?

      Jika umat kristen sudah bisa melihat hal ini seperti yang dijelaskan Alkitab sendiri (bukan penjelasan turun temurun dari kaum Yahudi, dll, yang membetoni hati mereka dari sinar Ilahi, kalau mereka mau berfikir secara sehat, dan mau mengakui apa yang diungkapkan oleh alkitab mereka bahwa apa yang dikatakan oleh Alkitab adalah benar Ismail yang dikorbankan)

      Jadi siapa yang dikorbankan?

      Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.” (QS Ash Shaffat :102)

      Pada AlQur’an Surat Ash Shaffat :102, disebutkan bahwa tatkala usia anak yang dilahirkan pertama tersebut, dalam hal ini adalah Ismail sudah mencapai usia yang cukup untuk mengerti, maka Allah mengadakan ujian bagi Ibrahim antara kecintaannya terhadap Allah dan kecintaannya terhadap anak yang selama ini sudah dia nanti-nantikan.

      Kisah ini jika kita kembalikan pada kitab Kejadian, sangat bersesuaian, dimana pada usia Ismail yang sudah lebih dari 10 tahun itu, beliau sudah cukup mengerti untuk berpikir dan tengah meranjak menuju kepada fase kedewasaan.

      Ibrahim yang mendapatkan perintah dari Allah itu, melakukan dialog tukar pikiran dengan putranya mengenai pengorbanan yang diminta oleh Allah terhadap diri anaknya ini. Lalu bagaimana dengan penuturan Taurat, kita lihat dibawah ini :

      Kejadian 22:2

      “Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

      Dari sini saja kita sudah dapat mengambil kesimpulan bahwa Kitab Kejadian 22:2 sudah mengalami distorsi dengan penyebutan anak tunggal itu adalah Ishak (Isaac).

      Kejadian 16:16

      “Abraham berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya.”

      Kejadian 21:5
      “Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya.”

      SEPERTI YANG SUDAH KITA JELASKAN SELISIH USIA ISMAIL DAN ISHAK JIKA DIHITUNG DARI UMUR AYAHNYA: 100 – 86 = 14 TAHUN

      Berdasarkan kedua ayat itu, maka anak Ibrahim yang lahir lebih dahulu ialah Ismail; Jika Kejadian 22:2 menerangkan bahwa firman Tuhan kepada Ibrahim untuk mengorbankan “anak tunggal”, jelas pada waktu itu anak Ibrahim baru satu orang. Lalu kemana anak yang satunya lagi ? Padahal kedua anak tersebut masih sama-sama hidup !

      Jadi seharusnya ayat yang menerangkan kelahiran Ishaq itu letaknya sesudah ayat pengorbanan. Jadi setelah ayat yang menceritakan pengorbanan barulah diikuti oleh ayat kelahiran Ishak. Inilah yang disebut dengan “tahrif” oleh al-Qur’an, yaitu mengubah letak ayat dari tempatnya yang asli ketempat lain sebagaimana yang disitir oleh QS An Nisa’ ayat 46 :

      QS An-Nisa 46

      “Diantara orang-orang Yahudi itu, mereka mengubah perkataan dari tempatnya…”

      Dengan begitu semakin jelas saja bahwa Taurat memang mengandung tahrif (pengubahan, penambahan, pengurangan dsb), dan jelas pula bahwa kitab yang sudah diubah-ubah itu tidak dapat dikatakan otentik dari Tuhan melainkan merupakan kitab yang terdistorsi oleh ulah tangan-tangan manusia.

      Orang Kristen berargumen bahwa penyebutan Ishak sebagai anak tunggal Ibrahim tidak lain karena Ismail terlahir dari budak dan merupakan anak tidak sah….. menurut saya pendapat ini konyol dan tidak beralasan… sebab Kitab Kejadian 16:3 secara jelas menyebutkan bahwa sebelum Hagar melahirkan Ismail, ia telah di nikahi secara sah oleh Ibrahim.

      Kejadian 16:3

      “Jadi Sarai, isteri Abraham itu, mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, —yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan—,lalu memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya.”

      Adapula orang Kristen yang membantah dengan merujuk Kejadian 21:12 bahwa yang dimaksud dengan keturunan Ibrahim adalah yang berasal dari benih Sarah :

      “Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak”. (Kejadian 21:12)

      Tetapi pernyataan ini tertolak sendiri dengan ayat berikutnya yaitu Kejadian 21:13

      Kejadian 21:13

      “Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena iapun anakmu”

      Sehingga yang dimaksud oleh ayat Kejadian 21:13 bukan soal “Ishak adalah anak asli keturunan Ibrahim dan menjadi anak tunggalnya” namun karena masalah warisan Ibrahim sebagaimana isi dari ayat Kejadian 21:9-10

      Kejadian 21:9-10

      “Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedangmain dengan Ishak, anaknya sendiri.. Berkatalah Sara kepada Abraham: “Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak.”

      Seandainya Kristen berargumentasi bahwa Ismail diusir Ibrahim, atau karena Ibrahim membenci Ismail….. jawaban saya atas pernyataan tersebut adalah “itu adalah kedustaan para pendeta Yahudi yang mengedit Taurat”!…. Ibrahim tidaklah mengusir Hajar (Kejadian 21:11 itu ayat editan Yahudi saja)…. Bahkan sebenarnya hubungan antara Ibrahim, Ismail, dan Ishak sangat erat. Taurat mencatat setelah Ibrahim wafat, anak-anaknya (termasuk Ismail) menguburkan ayahnya bersama-sama. Ini menandakan hubungan keakraban mereka.

      Kejadian 25:7-9

      “Abraham mencapai umur seratus tujuh puluh lima tahun, lalu ia meninggal…..Dan anak-anaknya, Ishak dan Ismael, menguburkan dia dalam gua Makhpela…..”

      Bila memang benar Sarah cemburu dan mengusir mereka, itu adalah masalah lain. Namun yang terpenting adalah Ibrahim, Ismail, dan Ishak saling mencintai satu sama lain. Kita bisa sama-sama melihat hubungan antara Ishak dan Ismail yang sangat akrab, melalui pernikahan antara anak Ishak (Esau bin Ishak) dan anak Ismail (Mahalat bin Ismail dan Basmat bin Ismail).

      Kejadian 28: 8-9

      “maka Esaupun menyadari, bahwa perempuan Kanaan itu tidak disukai oleh Ishak, ayahnya. Sebab itu ia pergi kepada Ismael dan mengambil Mahalat menjadi isterinya, di samping kedua isterinya yang telah ada. Mahalat adalah anak Ismael anak Abraham, adik Nebayot.”

      Kejadian 36:2-3

      “Esau mengambil….. Basmat, anak Ismael, adik Nebayot.”

      Ishak menginginkan agar keturunannya tidak bercampur dengan darah bangsa lain. Oleh karena itu Esau memperistrikan anak Ismail. Jadi kesimpulannya anak-anak Ismail adalah bangsa Ibrani juga. Ishak tidak akan membiarkan Esau memperisti anak Ismail jika Ishak menganggap anak Ismail adalah bukan Ibrani. Jadi Ibrani bukanlah hanya dialamatkan untuk bangsa Israel saja, melainkan bangsa-bangsa lain yang sedarah dengan Ibrahim.

      Anak Remaja atau masih Balita ? Bukti Taurat Hasil Editan Yahudi

      Untuk lebih mempertajam analisa saya mengenai kebenaran isi ayat al-Qur’an yang menyebutkan bahwa alkitab itu sudah terdistorsi oleh tangan-tangan jahil manusia, maka pada kesempatan ini sayapun akan memperlihatkan bukti-bukti lain mengenainya yang masih berhubungan erat dengan kasus Ismail dan Ishak ini.

      Pengusiran Ismail dan Ibunya, Hajar yang dilakukan oleh Sarah sebagaimana yang dimuat didalam Kitab Kejadian terjadi pada waktu Ishak masih disapih karena ketakutan Sarah akan ikut terjatuhnya warisan ketangan Ismail yang juga merupakan putra dari Ibrahim (Lihat Kejadian 21:8-10).

      Kejadian 21:8-10

      “Bertambah besarlah anak itu dan ia disapih, lalu Abraham mengadakan perjamuan besar pada hari Ishak disapih itu. Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri. Berkatalah Sara kepada Abraham: “Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak.”

      Silahkan Anda perhatikan, betapa Kejadian 21:8-10 kontradiksi dengan Kejadian 21:14-21

      Kejadian 21:14-21

      14. Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.

      15. Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak,

      16. dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: “Tidak tahan aku melihat anak itu mati.” Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring.

      17. Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: “Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring.

      18. Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.”

      19. Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum.

      20. Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.

      21. Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir.

      Kejadian 21:8-10 menceritakan Ismail sudah dewasa (sekitar berumur 16 tahun lebih) dan bermain dengan Ishak yang masih balita, hal ini membuat Sarah marah dan mengusir Ismail.

      Keesokan harinya….nah inilah yang aneh…. cerita Kejadian 21:14-21 justru menceritakan hal yang bertentangan dengan ayat yang sebelumnya diceritakan.

      Kenapa bertentangan ?

      Karena dalam Kejadian 21:14-21 digambarkan seolah-olah Ismail masih seorang bayi yang digendong dibahu ibunya, kemudian Ismail yang menurut kitab Kejadian sendiri saat itu sudah berusia 16 tahun. Tentang selisih usia Ismail & Ishak sudah saya bahas di atas yaitu 14 tahun + usia ishak ketika disapih sekitar dua tahun maka usia Ismail ketika itu 16 tahun yang notabene sudah cukup dewasa kembali digambarkan bagai anak kecil yang mesti dibaringkan dibawah semak-semak (Kejadian 21:15) lalu diperintahkan untuk diangkat, digendong (Kejadian 21:18). Kalau Ismail sempat bermain dengan Ishak, berarti usia Ismail sudah 16 tahun, jika keesokan harinya menjadi seorang bayi yg bisa digendong dibahu ibunya lalu dibuang ke semak-semak sungguh cerita yg sangat aneh bin ajaib.

      Masa iya sih Hagar harus menggendong seorang anak laki-laki “dewasa” yang berusia 16 tahun, apa tidak terbalik seharusnya Ismail yang menggendong Hagar ?

      Kemudian disambung pada Kejadian 21:20 seolah Ismail masih sangat belia sekali sehingga dikatakan “…Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah”.

      Jadi dari sini saja sudah kelihatan telah terjadi kerusakan dan manipulasi sejarah dan fakta yang ada pada ayat-ayat Taurat, jelas sudah Taurat adalah kitab suci editan para pendeta Yahudi.

      “Yaitu orang-orang Yahudi, mereka mengubah perkataan dari tempat-tempatnya…..” (QS.An-Nisa:46)

      Kristener juga sering membantah kalimat “untuk diangkat, digendong… ” yang termuat didalam kitab Kejadian ini adalah dalam bentuk kiasan, jadi disana jangan diartikan secara harfiah, karena maksud yang ada pada ayat itu bahwa nasib hidup dan makan dari Ismail ada dipundak Hagar.

      Padahal jika kita mau melihat kedalam konteks ayat-ayat aslinya, akan nyatalah bahwa apa yang dimaksudkan dengan bentuk kiasan tersebut sama sekali tidak menunjukkan seperti itu.
      Mari kita kupas :

      Kejadian 21:14 (Alkitab terbitan LAI 1974)

      “Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.

      Tidak lupa saya akan mengutip juga beberapa terjemahan ayat diatas didalam beberapa versi alkitab yakni Douay Rheims Bible (DRB), English Standard Version (ESV), dan King James Version (KJV) :

      (DRB) So Abraham rose up in the morning, and taking bread and a bottle of water, put it upon her shoulder, and delivered the boy, and sent her away. And she departed, and wandered in the wilderness of Bersabee.

      (ESV) So Abraham rose early in the morning and took bread and a skin of water and gave it to Hagar, putting it on her shoulder, along with the child, and sent her away. And she departed and wandered in the wilderness of Beersheba.

      (KJV) And Abraham rose up early in the morning, and took bread, and a bottle of water, and gave it unto Hagar, putting it on her shoulder, and the child, and sent her away: and she departed, and wandered in the wilderness of Beersheba.

      Jadi menurut Taurat, Ibraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi

      Lihat kalimat bahasa Inggris tidak menyebutkan Hagar dan Ismail tetapi hanya menyebutkan kata “…and sent HER away: and SHE departed, and wandered”

      Jadi jelas yang diusir dan berjalan disana adalah Hagar sendirian, sebab Ismail ada dalam gendongan Hagar. Mustahil anak berusia 16 tahun digendong!!

      Lalu kita lanjutkan pada kalimat berikutnya :

      Kejadian 21:15 Alkitab LAI 1974

      “Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak,”

      (DRB) And when the water in the bottle was spent, she cast the boy under one of the trees that were there.

      (ESV) When the water in the skin was gone, she put the child under one of the bushes.

      (KJV) And the water was spent in the bottle, and she cast the child under one of the shrubs.

      Jadi semakin jelas, ketika bekal air didalam kirbat sudah habis, lalu Ismail (yang secara jelas disebut sebagai THE CHILD dan THE BOY) yang digendong itu diturunkan dari tubuhnya dan dibaringkan dibawah pohon.

      Apakah masih mau bersikeras dengan mengatakan kalau kata “menggendong atau memikul” THE CHILD disana bukan dalam arti yang sebenarnya ?

      Lalu kita lihat sendiri pada ayat-ayat berikutnya dimana Hagar akhirnya mendapatkan mata air dan memberi minum kepada anaknya (THE CHILD) yang menangis kehausan lalu anak tersebut dibawah bimbingan Tuhan meranjak dewasa, jadi anak itu pada masa tersebut belumlah dewasa, padahal usianya kala itu sudah hampir 17 tahun.

      Lelucon Kejadian pasal 22

      Ada 3 poin utama yang harus di perhatikan mengenai lokasi tempat tinggal :
      Hajar dan Ismail melewati Bersyeba (kejadian 21:14), kemudian tiba dan berdomisili di Paran (Kejadian 21:21)

      Ibrahim sedang berada di Bersyeba (Kejadian 21:33) Sarah dan Ishak berdomisili di Hebron, Sarah wafat di Hebron (kejadian 23:2)

      Pada pasal 22,

      langsung disebutkan bahwa nabi Ibrahim mendapat perintah untuk menyembelih anak tunggalnya. Artinya Ibrahim masih berada di Bersyeba.
      Kejadian pasal 22

      1.Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: “Abraham,” lalu sahutnya: “Ya, Tuhan.

      2. Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

      3. Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.

      4. Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh.

      5. Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: “Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.”

      6. Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

      7. Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: “Bapa.” Sahut Abraham: “Ya, anakku.” Bertanyalah ia: “Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?”

      8. Sahut Abraham: “Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku.” Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

      9. Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.

      10. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.

      11. Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: “Abraham, Abraham.” Sahutnya: “Ya, Tuhan.”

      12. Lalu Ia berfirman: “Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.”

      13. Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.

      14. Dan Abraham menamai tempat itu: “TUHAN menyediakan”; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: “Di atas gunung TUHAN, akan disediakan.”

      15. Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham,

      16. kata-Nya: “Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri—demikianlah firman TUHAN—:Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,

      17. maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.

      18. Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku.”

      19. Kemudian kembalilah Abraham kepada kedua bujangnya, dan mereka bersama-sama berangkat ke Bersyeba; dan Abraham tinggal di Bersyeba.
      Bila kita simak dengan seksama, maka Kejadian pasal 22 memiliki dua keganjilan yakni :

      Kejanggalan pertama

      Kejadian pasal 22 ini mengisahkan seolah-olah Ishak berada di Bersyeba. Padahal tidak ada anak Ibrahim yang berdomisili di Bersyeba. Ishak dan ibunya justru tinggal di Hebron.

      Kejanggalan Kedua

      Setelah selesai ritual, pada Kejadaian 22:19 Ibrahim dan Ishak pulang ke Bersyeba. Jadi seolah-olah Sarah berdomisili di Bersyeba. Padahal Taurat mencatat Sarah berdomisili di Hebron hingga wafatnya (Kejadian 23:1-2).

      Kesimpulannya :

      Seandainya Ishak yang disembelih, seharusnya Kejadian pasal 22 menceritakan kepulangan Ibrahim ke Hebron, tempat tinggal Sarah, untuk membawa Ishak yang hendak dikurbankan. Kemudian setelah acara ritual pengurbanan selesai, mestinya Ibrahim mengembalikan Ishak kepada ibunya di Hebron. BUKAN DI BERSYEBA. Kedengkian pendeta Yahudi mengedit taurat sudah terlalu jelas didepan mata. Pendeta Yahudi mengedit nama tempat Paran (lokasi tempat tinggal Ismail) menjadi nama tempat tinggal Ishak. Namun pendeta Yahudi terburu-buru mengedit Paran menjadi Bersyeba, padahal harusnya Hebron. Serapat-rapatnya menutupi kebenaran akhirnya ketahuan juga, itulah perumpamaan untuk pengedit Taurat.

      Allah berfirman :

      “Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.” (QS Al Baqarah 79)

      “Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. ” (QS Al Maa’idah 15)

      “Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.” (QS An Nisaa’ 115)

      “….. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran” (QS Al Baqarah 269)

      • Moh . Iqbal berkata:

        Eros dai,
        Memang benar bahwa : Ismael adalah anak syah dari Abraham, tetapi tetap statusnya berbeda dgn Ishak yang adalah anak istrinya , Sara sedangkan Ismael berasal dari seorang hamba nya Sara
        Tetapi yg dimaksud dgn “anak perjanjian ” atau anak yg dimaksud / yg direncanakan Allah / yg dijanjikan Allah kpd Abraham adalah Ishak dan BUKAN Ismael,

        KETAHUILAH dan SADARILAH APA KATA ALKITAB tentang : Ismael
        SEJAK AWAL MULA2, TUHAN MENJANJIKAN BERKAT kepada Abraham dan keturunannya, MELALUI istrinya SARA, BUKAN melalui BUDAK nya Sara yang bernama Hagar. (Kej.12:1-9, terutama ayat 3 dan 7) lalu Kej.15:1-20, terutama ayat 4 dan 18. Kemudian Kej.17:1- 22, terutama ayat 2- 8, 15- 16, 18 – 21

        Di Kej 17: 18 Abraham memohon kpd Tuhan: “Ah, Sekiranya Ismael diperkenankan hidup dihadapanMu, tetapi jawab TUHAN di ayat.19: ”TIDAK, MELAINKAN ISTRIMU Sara-lah ( BUKAN dari BUDAK nya) yang akan melahirkan anak laki2 bagimu, dan engkau akan menamai dia ISHAK, dan “Aku akan mengadakan perjanjian Ku dengan dia ( ISHAK ) menjadi PERJANJIAN yang KEKAL untuk keturunannya (ISHAK), BUKAN ISMAIL !! ”

        Di Kej 17:21: TUHAN MENEKANKAN sekali lagi: ” Tetapi PERJANJIANKU akan Kuadakan dengan ISHAK, yang akan dilahirkan Sara bagimu pada tahun yang akan datang pada waktu seperti ini juga”.

        Janji ini DIULANGI lagi di
        Kej 18:10 Dan firman-Nya: “Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara, isterimu, akan mempunyai seorang anak laki-laki.” Dan Sara mendengarkan pada pintu kemah yang di belakang-Nya.

        dan dalam Kej.21:9-12 Ismail DIUSIR keluar dari keluarga Abraham, karena :
        Tuhan berfirman di-Kej.21:12……”sebab yang akan disebut sebagai KETURUNANMU ialah yang BERASAL dari ISHAK ( BUKAN Ismael )

        Sehingga pada saat Abraham diuji Tuhan dengan meminta anaknya yang tunggal untuk dikorbankan, Ismail sudah TIDAK ADA lagi, maka ISHAK menjadi ANAK TUNGGAL

        JANJI ini DIULANGI ALLAH sampai 3x, bukan karena TUHAN bawel, tetapi karena Dia Maha Tahu , bahwa Kebenaran ini akan DIPLINTIR/ DIUBAH menjadi Ismail oleh iblis, sehingga DIA MENEKANKAN hal ini sampai 3x !!
        Eh… iblis masih juga nekad, coba2 MENGUBAH / MEMPLINTIR suatu Kebenaran dgn merasuki hati dan pikiran umatnya

        Yang dimaksud dengan KETURUNAN Abraham, yang BERHAK MENERIMA janji2 TUHAN ALLAH ISRAEL, ( Berkat Anugerah Keselamatan) adalah semua anak2 TUHAN ALLAH karena: IMAN didalam Yesus Kristus (sebagaimana tertulis di Gal.3:14–29) terutama ayat:14,16,26 dan 29, bacalah dgn teliti !

        Kami (orang2 percaya kpd Tuhan Yesus) sama seperti ISHAK adalah “ANAK2 JANJI ”, yang “DIPERANAKKAN MENURUT ROH”, sedangkan keturunan Ismael (orang2 yang tidak percaya Tuhan Yesus) sama seperti Ismael, anak2 yang “DIPERANAKKAN MENURUT DAGING”( Gal. 4 : 21 – 31 )

        Jadi, meskipun orang Yahudi keturunan Abraham secara jasmaniah, tetapi bila mereka TIDAK percaya kepada Tuhan Yesus, maka mereka BUKAN anak2 ALLAH dan tidak berhak menerima janji ALLAH, apalagi orang Arab, yang cuma keturunan dari hambanya Sara, Hagar, apalagi bangsa2 lain, mis Indonesia !

        Menurut QS.19:49 …..Kami anugerahkan kepadanya (Ibrahim),Ishak dan Yaqub….. (Tidak ada disebut nama Ismail)

        Jadi keturunan Ismael (Arab) tidak layak bangga menjadi keturunan Abraham, apalagi bangsa lain (Indonesia dll) yang bukan keturunan Ismael. Sedangkan hal bangsa Arab sebagai keturunan Ismael pun masih harus dibuktikan !!

        Apa kata Yesus kepada orang2 Yahudi yang merasa bangga sebagai keturunan Abraham, dalam Mat.3:9 “Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu:”Abraham adalah bapa kami! Karena Aku berkata kepadamu:”Allah dapat menjadikan anak2 bagi Abraham dari batu2 ini “

        Kepada orang2 Yahudi yg tidak percaya kepadaNya saja Yesus berkata begitu, apalagi kepada bangsa2 lain !! Apalagi kepada bangsa Arab, apalagi yg Muslim, (sebab menyangkal dan menolak Yesus). Apalagi kepada kalian bangsa Indonesia yang muslim !
        Bacalah Rom 9: 6-9
        Selain itu, secara logika AKAL SEHAT, karena Allah sedang menguji kesetiaan Abraham kepada-Nya, maka anak yang diminta TENTULAH anak yang SUKAR diperoleh, dan yang SANGAT BERHARGA, yaitu yang telah di-tunggu2 sangat lama, yaitu dari ISTRI-nya yang sudah tua dan mandul, BUKAN dari hamba/ budak istrinya, yang masih muda dan subur. Ya atau tidak ??

      • Moh . Iqbal berkata:

        Eros dai,
        Hanya orang2 yg memiliki akal waras, saja yg bisa mengerti Kebenaran Allah, bukan percaya kpd DUSTA2

        -DOMBA MATI SEBAGAI KORBAN MENGGANTIKAN ISHAK, demikianlah ARTI ROHANINYA:
        -YESUS MATI SEBAGAI KORBAN MENGGANTIKAN UMATNYA
        Domba melambangkan Yesus dan Ishak melambangkan umat yang ditebus / digantikan-Nya.

        -Muhamad tidak pernah dijuluki: domba Allah seperti Yesus, yang dikatakan:
        Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia” (Yoh.1:29)
        -Dan Muhamadpun tidak pernah mati disalib menebus dosa manusia

        Dari kisah ini, yang sebenarnya merupakan Nubuat Allah, secara SIMBOLIK, yang memiliki ARTI-ROHANI yang DALAM sekali, supaya JELASLAH bahwa, YESUS harus MATI demi PENGAMPUNAN DOSA manusia.

        Dan Ishak, yg me LAMBANG kan umat yang DITEBUS, tidak dapat /TIDAK MUNGKIN diganti dengan nama lain ( mis Ismail) , karena akan TIDAK melambangkan umat yang ditebus, SEHINGGA tidak cocok/ TIDAK klop dengan Nubuatan nabi Musa itu.

        Mis.: Yesus mati menebus dosa umat Islam, yang TIDAK PERCAYA kepada kematianNya dikayu Salib, yang membawa pengampunan dosa. Apakah itu masuk akal waras ??

        YESUS TIDAK MEMAKSA orang percaya kepada karya-Nya dalam PENGAMPUNAN DOSA tersebut, jadi tidak ada alasan untuk membenci-Nya.
        Bahkan Ia tetap mengasihi orang yang tidak percaya kepada-Nya, dan menunggu dengan sabar kesadaran manusia, sampai batas waktu hidup mereka didunia ini.

        Memang ada makhluk yang tidak senang manusia diselamatkan,yaitu iblis / setan;
        ia berusaha keras MENGHASUT / MENYESATKAN manusia supaya jangan percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, dengan MEMUTAR-BALIKKAN KEBENARAN2 ALLAH.

        Sudah diNubuatkan oleh Rasul Yohannes, CIRI2 PENYESAT / PENDUSTA itu didalam kitabnya:
        I Yoh.2: 22-23; I Yoh.4:2-3 dan 2 Yoh.1:7.

        Belilah Alkitab dan bacalah demi keselamatan anda, supaya tidak tertipu oleh hasutan/tipuan/ penyesatan iblis.
        Rugi besar kalian yang TIDAK PERCAYA kebenaran ini, TIDAK akan DITEBUS, sehingga tidak akan/ TIDAK MUNGKIN SELAMAT masuk surga

        HANYA KETURUNAN ABRAHAM DARI ISHAK YANG DIBERKATI
        Memang hanya keturunan dari ISHAK (yaitu Israel) yang akan diberkati SECARA ISTIMEWA, sebab Ishak adalah ANAK YANG DIJANJIKAN ALLAH, yang lahir dari istrinya Sara yang mandul di hari tuanya.
        Sedangkan Ismael, BUKAN anak yang direncanakan /dijanjikan Allah. (Kej.17:18-19 & 21; Kej.18:10-14)
        Ismael hanyalah keturunan JASMANIAH Abraham dari BUDAK ISTRINYA yang juga diberkati Allah, TETAPI BUKAN anak yang DIRENCANAKAN ALLAH, sehingga TIDAK DIISTIMEWAKAN , tidak seperti ISHAK dan keturunannya yang DI ISTIMEWA KAN.
        Perlu sdr ketahui, bahwa SEKARANG ini (sejak zaman Perj. Baru ) bahkan orang Yahudi / Israelpun, bila mereka MENOLAK Tuhan Yesus, tidak dianggap sebagai keturunan Abraham, Apalagi orang Arab, apalagi bangsa2 lain (Indonesia dll) ! !
        Bacalah kitab Rom.9:6- 33, supaya anda mengerti !
        Sebaliknya , berdasarkan Gal 3:4- 29 semua orang yang menjadi MILIK KRISTUS, adalah juga keturunan Abraham dan BERHAK menerima janji Allah. Baca juga Gal 4:21-31
        Berarti bangsa apa saja bila percaya dan menerima Yesus, akan dijadikan keturunan Abraham dan mewarisi janji2 Allah.
        Qs19: 49 saja HANYA menyebut: Abraham, Ishak ,Yakub, (3 nama saja) TIDAK ADA disebut Ismail !

      • Moh . Iqbal berkata:

        Eros dai,
        INILAH SUATU DUSTA TERAMAT BESAR, SEBAB :
        1. Tentang Agama anda yg diclaim sbg yang Paling Tua / Paling Benar, adalah DUSTA BESAR, sebab ia baru ada setelah seorang Arab , yg Tanpa Ada Bukti2 Kebenaran Kenabian, me- ngaku2 dan mengangkat diri sendiri mjd nabi pd th 610 an Masehi, dimana saat itu sudah ada Kitab Taurat, Kitab Injil , bahkan keseluruhan Alkitab sudah selesai ditulis pd th 95 M.
        Belum lagi ada agama2 Hindu , Budha yg jauh lebih tua drpd agama Islam

        Jadi malahan boleh dikatakan agama islam adalah agama yg paling muda dan paling buruk , paling menyesatkan

        2. Tentang agama yg Paling Benar, Amat Sangat Tidak Cocok dan TIDAK BENAR, karena bukti2 malah menunjukkan SEBALIKNYA, yaitu sbg yg Paling TIDAK BENAR, inilah baru cocok
        Buktinya :
        a. Kelompok teroris yg paling kejam dan brutal didunia ini spt : ISIS, Al Qaeda , Taliban, Boko Haram ; semuanya ber azaz kan agama anda tsb
        b. Kitab nya cuma ditulis oleh SATU orang yg dianggap nabinya, sehingga Tidak Syah, sangat tidak meyakinkan Kebenarannya, sebab TIDAK ADA Saksi2 Nabi2 lain, yg seharusnya min ada 3 orang nabi lain lagi.
        Bandingkan dgn kitab Injil yg ditulis oleh 4 orang Rasul dan keseluruhan Alkitab ditulis oleh 40 orang Nabi+ rasul, jadi amat sangat mantap dan meyakinkan Kebenarannya

        c. Orang yg dianggap dan dijadikan nabinya, Tidak Memiliki Bukti2 Kebenaran Kenabian, jadi sangat LEMAH dan RAPUH STATUS agama ini (sbgmn tertulis di Qs 2:87, 92 & QS 3:49)

        d. Apalagi , yg dijadikan nabi itu, perilaku nya amat sangat buruk, cabul dan bejat nafsu sex nya , dan bukan orang Israel , sbgmn Nabi2 Asli lainnya harus berasal dari Israel ( Qs 29:27 & 45:16 )

        e. Isi kitab nya banyak bertentangan dan memutar balikkan Kebenaran2 Alkitab, yg sebenarnya sudah diakui dan dibenarkan oleh sang nabi

        f. TIDAK ADA JAMINAN Kepastian Keselamatan masuk surga , malah sebaliknya PASTI masuk neraka ( Qs 19:71) ; Ini TERBUKTI dari permintaan sang nabi spy mendoakan nya 17x sehari spy dia selamat. Sehingga tidak mungkin dia mampu menyelamatkan umatnya

      • Moh . Iqbal berkata:

        Eros dai,
        Begini aja deh, TUNJUKKAN mana ayat Alkitab atau Quran yg mengatakan , bahwa anak yg diminta TUHAN utk dipersembahkan sbg korban adalah Ismael ???

        Saya sudah menunjukkan ayat2 nya, sekarang giliran kamu , jangan cuma bual saja ! dgn memplintir kata2 dan menafsirkan seenak nya ! Sebab didalam ayat2 Alkitab sangat jelas tertulis , tidak perlu pakai tafsiran2 !!

  3. welly berkata:

    Maaf kalau saya menyamaratakan kalau semua aliran islam itu jahat dan sesat. Di indonesia ada beberapa ormas islam yang saling bertentangan anatar ormas islam yang satu dengan ormas islam lainnya.
    Ada yang memihak dan membela non islam dan ada yang secara terang-terangan menganggap non islam sebagai musuh agama.
    Kita bisa melihat di dalam kasus GKI YASMIN Bogor, disitu dari pihak NU terang-terangan membela GKI Yasmin, tapi apa daya itu sama saja NU melawan islam itu sendiri. Ajaran islam sama sekali tidak mengajarkan umatnya untuk berteman dengan non islam apalagi mengambil pimpinan dari umat non islam, justru Al Quran menyarankan supaya umat islam HARUS KERAS terhadap NON ISLAM (KAFIR).
    Tapi kami selaku umat non islam mengucapkan terima kasih atas bantuannya, itu tandanya hati nurani saudara NU masih lebih baik dan jauh lebih bermoral daripada ajaran Islam yang saudara NU miliki saat ini.

    Islam melawan islam sudah difirmankan melalui perumpamaan, bisa kita baca di dalam kitab injil Markus, bagaimana mungkin iblis (islam) melawan iblis (islam). Itu sama saja Iblis (islam) berontak melawan dirinya sendiri.
    Dan masa kehancuran islam sudah dekat jika kita melihat bagaimana islam VS islam ( Sunni VS Syiah, Sunni VS Ahmadiyah ).
    Markus 3:23-26
    23 Yesus memanggil mereka, lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan: “Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis? 24 Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan, 25 dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan. 26 Demikianlah juga kalau Iblis berontak melawan dirinya sendiri dan kalau ia terbagi-bagi, ia tidak dapat bertahan, melainkan sudahlah tiba kesudahannya.
    ———-

    Kami juga tidak terlalu kaget dengan intimidasi dari islam saat ini di seluruh pelosok negeri dan di seluruh pelosok bumi ini, karena semua sudah dinubuatkan.
    Nubuat alkitab untuk umat islam.
    Wahyu 6:7-8
    7 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: “Mari!”
    8 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.

    Keganasan dan keanarkisan islam tidak akan bisa di bendung karena Maut mengikuti mereka dan merekapun diberi kuasa oleh Maut untuk mencabut nyawa manusia dengan senyuman mereka yang membuat kita bergidik ngeri. Muslim adalah anak-anak maut dan berkuasa atas bumi ini.
    Tepat seperti yg dikatakan oleh muhammad bahwa islam akan menguasai dunia setelah akhir jaman nanti.
    Loh koq berkuasa setelah akhir jaman, bukankah akhir jaman nanti bumi dan langit akan lenyap ? Pasti ada yg bertanya demikian.
    Silahkan buka al hadits yg sahabat hidayah punyai. Disitu dikatakan Isa Al Masih akan turun dan memimpin umat islam untuk berperang melawan Dajjal dan pengikutnya sampai islam menang dan berjaya di muka bumi.
    Intinya hari kiamat islam tidak ada kejelasan sama sekali apa yang akan terjadi pada hari kiamat nanti.

    Sedangkan didalam alkitab dikatakan bagaimana terjadinya akhir jaman nanti. Yaitu bumi dan langit akan lenyap dan digantikan dengan langit dan bumi yang baru, serta kota Yerusalem baru akan turun dari surga
    ( Wahyu 21:1-27)

    Langit yang baru dan bumi yang baru

    1 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.
    2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.
    3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.
    4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”
    5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” Dan firman-Nya: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.”
    6 Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. 7 Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.
    8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”

    Yerusalem yang baru

    9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: “Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba.”
    10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.
    11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal.
    12 Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel.
    13 Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang.
    14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.
    15 Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan temboknya.
    16 Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas ribu stadia; panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama. 17 Lalu ia mengukur temboknya: seratus empat puluh empat hasta, menurut ukuran manusia, yang adalah juga ukuran malaikat.
    18 Tembok itu terbuat dari permata yaspis; dan kota itu sendiri dari emas tulen, bagaikan kaca murni.
    19 Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis permata. Dasar yang pertama batu yaspis, dasar yang kedua batu nilam, dasar yang ketiga batu mirah, dasar yang keempat batu zamrud, 20 dasar yang kelima batu unam, dasar yang keenam batu sardis, dasar yang ketujuh batu ratna cempaka, yang kedelapan batu beril, yang kesembilan batu krisolit, yang kesepuluh batu krisopras, yang kesebelas batu lazuardi dan yang kedua belas batu kecubung.
    21 Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening.
    22 Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.
    23 Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.
    24 Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya;
    25 dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana;
    26 dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya.
    27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

    Misi kita sekarang membebaskan orang2 yang saat ini secara tidak sadar sudah diikat oleh Maut didalam kesesatan yang secara tidak sadar juga sudah disiapkan untuk tinggal di Jurang Maut bersama-sama dengan iblis yang dihukum pada saat akhir jaman nanti. Siapkah sahabat hidayah non muslim dengan tugas ini ?

  4. yusuf berkata:

    Ingat inkuisisi, bung…..yang di Indonesia ini polanya sama, hanya subject dan object yang terbalik. Itu juga timbul karena karakter masyarakat.
    Biar lebih objective penilaiannya, bepergianlah ke luar negeri banyak2…….
    Disitu faktor karakter masyarakat ,sosial,budaya yang berpengaruh besar dengan prilaku seseorang .Coba ke Jepang, Korea, Vietnam,China yang muslim dan nasrani sama2 minoritas kemudian lakukan penilaian karakter. Juga di Rusia, Eropa, Australia………
    Dan coba juga sekalian ke negara2 yang mutlak muslim, atau mutlak nasrani, mungkin ini akan menghasilkan penilain lain bagi anda selama ini.
    Dan coba juga sekalian ke negara2 yang mutlak muslim, atau mutlak nasrani.
    Pergi sendiri, bukan cuma literatur atau baca di internet, seperti anak sekolah itulah…..belajar teori, terus praktek…..lalu simpulkan.
    Itu saran saya……selamat mencoba.

  5. asrie berkata:

    MENGAPA ANAK-2 ALLAH PASTI MASUK SURGA ?

    1. Sebagaimana Raja akan memberi anak2nya pengawal pribadi, demikian juga ALLAH akan memberi anak2 Nya Malaikat Pengawal/ Pelindung, yang akan menjaga dari segala kejahatan dan penyesatan setan, dan pada hari kematian, Malaikat Pengawal akan membawanya terbang kesorga.
    2. Sebagaimana anak2 Raja pasti dan berhak tinggal di istana Raja, bapanya, demikian juga anak2 Allah berhak dan pasti masuk/ tinggal di sorga, dirumah Bapa Sorgawi.
    SEBALIKNYA, mereka yang MENOLAK menjadi anak Allah, pasti segera disambar dan dicaplok iblis, dijadikan anak2 nya, mau atau tidak mau, dipaksa, sebab tidak punya malaikat Pengawal/Pelindung, sehingga tidak mampu melawan. Dan pada hari kematiannya, pasti mengikuti sang bapa keneraka, sesuai dgn Qs.19 :71
    3. Menurut Yeh 36:26-27 “ Allah akan memberikan anak2-Nya: hati dan roh yang baru, dan Allah akan menjauhkan dari tubuh mereka hati yang keras, dan sebagai gantinya, diberikan hati yang TAAT. Juga Allah akan memberikan RohNYA diam / tinggal didalam batin anak2Nya dan Allah akan membuat/ memampukan anak2Nya hidup suci menurut segala ketetapanNya dan tetap berpegang pada pada peraturan2- Nya dan melakukannya
    4. .Sebab anak2 Allah sudah dibebaskan dari keterikatan hukum Dosa dan hukum Maut, TIDAK ADA LAGI PENGHUKUMAN BAGI MEREKA YANG ADA DIDALAM KRISTUS YESUS ( Rom 8 :1-3 dan Yoh 3 : 16, 18 ,36 dan Kis Ras 4 : 12)
    5. Sebagai anak2 Allah, nama mereka pasti sudah TERTULIS DIDALAM KITAB KEHIDUPAN yang DIPEGANG OLEH TUHAN YESUS, sehingga PASTI MASUK SURGA (Wah 21 :27 )

    SIAPAKAH ANAK-2 ALLAH ?
    1.Mereka yang percaya dan menerima Firman Allah = Allah ( Yoh 1: 1 -18 ) yang telah menjadi manusia, yaitu YESUS
    2.Semua orang yang hidupnya dipimpin oleh Roh Allah = Roh Kudus ( Rom.8:12- 17 )
    3.Mereka yang hidupnya membawa Damai ( Mat.5:9 )
    4.Mereka yang sanggup mengasihi orang yang membencinya dan juga sanggup berdoa bagi mereka yang menganiayanya (Mat.5: 44-48 )
    5.Mereka yang beriman didalam Yesus Kristus dan telah dibaptis dalam Kristus ( Gal.3: 26-27 dan Gal.4 : 4-7 )
    6.Mereka yang (telah) lahir ( baru) dari Allah, memiliki benih ilahi dalam dirinya ( I Yoh 3 : 9 )
    7.Mereka yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus = Mesias= Almasih ( Yang Diurapi menjadi Raja dan Tuan diatas segala raja dan tuan, dpl. Juruselamat manusia ) dan yang mengalahkan “dunia” ( maksudnya: roh2 jahat / iblis didunia) menurut I Yoh 5 : 1-5
    8.Mereka yang telah memenuhi syarat2 / kondisi diatas ( no. 1-7 ) sehingga disebut : Pemenang dan yang akan masuk dalam Surga ( Wah. 21 : 1 -7 )
    9.Anak-2 Allah, pasti-lah orang Kristen ( yang telah lahir baru, yang senantiasa hidup/ tinggal didalam Kristus ).
    Tetapi orang Kristen belum tentu termasuk anak2 Allah, yaitu mereka yang hanya ber- Ktp Kristen, tapi belum lahir baru, tidak hidup / tinggal didalam Kristus.
    Dari antara mereka inilah yang sering murtad menjadi mualaf

  6. asrie berkata:

    MENGINGAT ADANYA DOSA WARISAN YANG SERING DISANGKAL, PADAHAL JELAS2 TERBUKTI :

    1. .Manusia sudah diusir dari Taman Firdaus ( Kej 3: 23 ).
    Manusia tidak tinggal lagi didalam Taman itu. MANA TAMAN ITU ?
    2. Manusia sudah KEHILANGAN KEKEKALAN, dulu Adam Hawa tidak terbatas umurnya ( ABADI ), tetapi setelah makan buah terlarang itu, hilanglah kekekalannya, ibarat laptop yg sudah dilepaskan hubungannya dgn power supply, akan segera mati / off, tidak lebih dari 1 hari Allah yg = 1000 tahun manusia ( Kej 2: 17 )
    Mana Kekekalan itu ?
    3. Manusia kehilangan Cahaya Kemuliaan Allah, sehingga telanjang dan butuh pakaian ( Kej 3: 7 ) Mana cahaya kemuliaan itu ?
    4. Bumi hilang kesuburannya, sehingga tanah harus dikerjakan/ diolah / ditanami / dirawat oleh manusia dgn berkeringat ( Kej 3: 17-19 ) Dulu Adam tinggal petik , tidak usah cape2
    5. Wanita akan susah payah mengandung dan melahirkan anak ( Kej 3: 16 )

    Berarti, sesuai dengan Rom 3: 9-20 Semua orang sudah jatuh kedalam dosa, tidak ada yang tidak berdosa. JADI SEMUA MANUSIA AKAN HARUS MASUK NERAKA , JUGA SESUAI DGN QS 19: 71

    Dan menurut Mzm 49: 7-9 “Tidak seorangpun dapat membebaskan dirinya atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya, karena terlalau MAHAL harga pembebasan nyawanya dan tidak memadai untuk se-lama2nya”

    Tetapi KESELAMATAN diberikan ALLAH SEBAGAI ANUGERAH, DALAM KRISTUS YESUS, BUKAN berdasarkan perbuatan baik :
    1. 2 Tim1:9 ” Dialah yang MENYELAMATKAN kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, BUKAN BERDASARKAN PERBUATAN kita, melainkan berdasarkan maksud dan KASIH KARUNIANYA sendiri yang telah dikaruniakan kepada kita DALAM KRISTUS YESUS
    2. Efesus 2:8 “ Sebab karena KASIH KARUNIA kamu diselamatkan OLEH IMAN (kepada Tuhan Yesus) ; itu BUKAN hasil usahamu, tetapi PEMBERIAN ALLAH, itu BUKAN HASIL PEKERJAANMU…..”,
    3. Titus 3: 5-7….”Dia telah menyelamatkan kita BUKAN KARENA PERBUATAN BAIK yang telah kita lakukan, tetapi KARENA RAHMATNYA oleh permandian Kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh ROH KUDUS, yang sudah dilimpahkanNya kepada kita OLEH YESUS KRISTUS, JURUSELAMAT kita, supaya kita, sebagai orang yang DIBENARKAN oleh KASIH KARUNIANYA, berhak HIDUP KEKAL, sesuai dengan pengharapan kita”

    TETAPI JANGAN DI SALAH-ARTIKAN TIDAK PERLU BERBUAT BAIK, SEBAB ADA TERTULIS :
    -a) Yoh 5:29 “ dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.”
    Baca juga : Rom 2:6-11 ; Gal 6: 9-10 ; 2 Tes 3: 13 ; I Tim 6: 18 ; Titus 2:7 & 14 ; Yak 4:17 ; I Petr 2:15 ; 3 Yoh1: 11
    – b) 2 Tim 3 : 17 “ Demikianlah tiap2 manusia kepunyaan ALLAH DIPERLENGKAPI untuk setiap perbuatan baik”
    -c) Efesus 2: 10 “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan DALAM KRISTUS YESUS untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup didalamnya
    Yang TERPENTING adalah : PENEBUSAN DOSA oleh DARAH KRISTUS, yang dikaruniakan kepada setiap yang percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat
    Perbuatan baik BUKAN SUPAYA kita diselamatkan, melainkan KARENA SUDAH diselamatkan dan supaya menjadi BUKTI KETAATAN dan HORMAT KITA KEPADA TUHAN dan bukti bahwa Roh Kudus ada didalam kita dan bukti buah pertobatan kita, supaya tidak mempermalukan TUHAN
    Dan nantinya tingkat kebaikan kita itu akan menentukan tingkat kita didalam Kerajaan Surga
    SEBAB, SEBAIK APAPUN PERBUATAN KITA , TIDAK AKAN MUNGKIN PERNAH MENCAPAI STANDART KEKUDUSAN ( KESEMPURAAN) YANG DITUNTUT OLEH TUHAN UTK DAPAT MASUK SURGA, SEHINGGA MANUSIA TETAP BUTUH DISEMPURNAKAN DAN HAL ITU HANYA MUNGKIN OLEH DARAH TUHAN YESUS, TIDAK ADA YANG LAIN

  7. asrie berkata:

    . PEGANG/ IMANI KITAB SUCI YANG PALING BENAR dan SEMPURNA , YANG MEMILIKI CIRI2 SBB:
    1. Diakui kebenarannya oleh Kitab suci agama lain (QS 5: 46, 68, QS 32: 23; QS 10: 94), tetapi sebaliknya tidak.
    2. Nabi utama, dll dari kitab suci ini juga diakui oleh nabi / kitab suci agama lain, tetapi sebaliknya tidak.
    3. Dengan demikian, kitab suci ini memiliki TINGKAT STATUS KEBENARAN yang SANGAT TINGGI
    4. Kitab suci ini ditulis oleh banyak nabi/ rasul (±40 orang, yg semuanya dari garis keturunan : Abraham, Ishak ,Yakub, artinya dari bangsa Yahudi ) dalam waktu ±1600 tahun. (QS 29: 27; Yes 2:3; Yeh 38:17; Rom 3:1-2) Nabi2/Rasul2 ini menulis di jaman nya masing masing, sehingga mereka TAHU PERSIS kejadian2 saat itu, ,karena mereka MENYAKSIKAN dengan mata sendiri ( hidup pada jaman itu dan berada dinegeri itu), maka KEBENARANNYA sangat meyakinkan. Maksudnya: Rasul2 pengikut nabi sempurna / istimewa tsb ( ada 8 orang Rasul ) menulis tentang beliau, yg mereka BETUL2 KENAL, dan MENYAKSIKAN DENGAN MATA SENDIRI : KEMATIAN, KEBANGKITAN DAN KENAIKAN Nya ke Surga dan ternyata memang TULISAN2 MEREKA SE-NADA, TIDAK BERTENTANGAN, SALING MENEGUHKAN KEBENARAN2 NYA, SEHINGGA TULISAN RASUL2 TSB SANGAT DAPAT DIPERCAYA KEBENARANNYA, dibandingkan dengan tulisan seorang ( satu orang) nabi yg lahir 600-an tahun kemudian, di negeri yang JAUH, BUTA HURUF, hanya dengar2, TIDAK MENYAKSIKAN kematian & kebangkitan Nya, tapi ( dengan sok tahu ) menyangkal kematian dan kebangkitan nabi istimewa tsb, sangatlah DIRAGUKAN KEBENARANNYA ( bahkan DAPAT DIPASTIKAN KESALAHANNYA), PENGETAHUANNYA HANYA TERBATAS dari “mendengar” apa kata orang2/ mahluk yang tidak jelas jati dirinya. Mana yang lebih dapat dipercaya kebenarannya ? Tulisan 40 nabi yang menulis apa yang mereka saksikan/alami sendiri semua kejadian2 yang ditulisnya, dan meskipun tidak semuanya saling mengenal, tapi tulisan2 mereka saling meneguhkan kebenaran2, berkesinambungan, saling sambung menyambung,dan nubuat2 dari nabi2 terdahulu digenapi dalam kitab2 yg kemudian, sehingga dapat dikumpulkan menjadi satu kitab suci ; atau tulisan satu orang nabi yg lahir 600 an th kemudian, yang TIDAK MENYAKSIKAN dan TIDAK MENGALAMI semua kejadian2 dalam tulisannya ? Jadi 40 : 1, mana yang lebih dapat dipercaya kebenarannya?? Mana yang berdusta dapat diketahui dengan jelas, kecuali oleh orang yang sangat bodoh sekali. Bila kita membaca kitab suci ini dari awal sampai akhir akan terasa seperti membaca satu buku, yang ditulis oleh satu penulis saja, sehingga dapat diyakini, bahwa semua penulis yang berbeda itu di ilhami/dipimpin oleh Roh Kudus, yaitu: Allah sendiri yang memberi ilham/wahyu kepada nabi2/rasul2 penulis2 tsb . ( 2Tim:3:16; Yer 30: 2,4; Hos 8:12; Hab 2: 2 ; I Kor 10:11 )
    5. Nubuat2 dalam kitab SUCI ini, semua sudah digenapi kecuali yang memang belum saatnya, mis:
    a. Tentang Kelahiran (Yes 7;14; Yes 9:5-6; Yes 11:1-10), tentang Kematian, Kebangkitan nabi istimewa tsb, sudah digenapi.(Mzm 16:10, Yes 53: 10-11, Yoh 10: 17-18, Mat 12:40, Luk 18: 31-34).
    b. Asal-Nya dari garis keturunan : Abraham- Ishak- Yakub- Yehuda- Daud- dan dari seorang perawan, dan yang lahir di Bethlehem, tergenapi dengan TEPAT
    c. Juga tentang kembalinya bangsa Israel ke tanah mereka, yang telah diberikan Allah kpd mereka, telah digenapi (Almaidah 21, dan Yeh 37:21-28; Yeh 39:25-29; Yes 11:11-16; Yer 16:14-15; Yer 30:3).
    d. Nubuat Nya sebagai Juruselamat ( Yes 43:11, Hos 13:4) telah terbukti benar, digenapi, ada tertulis di kitab Luk 2: 10-14, dan Yoh 4:42 .
    e. Juga nubuat tentang munculnya nabi palsu ( 2 Pet 2: 1-3 ; I Yoh 2: 22-23 ; I Yoh 4: 1-4) , yang ciri2-nya : MENYANGKAL YESUS SEBAGAI TUHAN DAN JURUSELAMAT, sudah digenapi 600 an tahun kemudian ( abad ke 7 ). Jadi sangat meyakinkan kebenaran kitab suci ini
    f. Nubuat , bahwa semua orang yang memberkati Israel akan diberkati Tuhan.
    Lihat saja AS sangat diberkati. Sebaliknya orang yang mengutuk Israel akan dikutuk , ini juga terbukti : Lihat saja Sadam Husein / Irak, Kadafi/ Libya dan Syria, negara mereka hancur dan kacau . Dan Israel , sebagai bangsa yang diberkati Allah , menjadi bangsa yang tidak terkalahkan. Lihatlah sejarah perang Israel – Arab th 1948, 1956, 1967, 1973, 1979, 1982, 1996, 2006 , 2008, 2014 dll, yang selalu dimenangkan oleh Israel
    6. Jumlah ayat2nya tidak sama dgn jumlah setan = 6666 sebagaimana tertulis didalam injil Barnabas pasal 21 dan tidak mengandung ciri2 setan=666 sebagaimana tertulis didalam Alkitab, Wahyu 13:18
    7. Ayat dan jumlah nya tidak ber –ubah2, misalnya dulu 6666, setelah tahu bahwa sama dgn jumlah setan, malu, maka di ubahlah jumlah ayat2nya, misalnya menjadi 6236, dan kemudian diubah lagi menjadi 6220.( Koq ber-ubah2 begitu ya? )
    8. Harus dibaca dengan pengertian, tidak perlu di hafal, tapi harus merenungkannya (dgn bimbingan Rohulkudus) dan melakukannya. Bukan : asal baca, meskipun hafal, dengan suara keras tapi tanpa pengertian, tidak ada gunanya, alias sia2.
    9. Dalam terjemahannya, tidak ada kata2 tambahan / sisipan / catatan2 kaki, yg mengubah arti sebenarnya dari ayat2 nya, seperti yang terjadi dalam kitab … .dalam terjemahan oleh Depag.
    10. Ayat2nya tidak pernah : diubah/direvisi, dibatalkan, dihapus, meskipun untuk diganti dengan yang lebih baik, sebab sudah dalam keadaan baik dan sempurna. Meskipun sering dituduh dan difitnah oleh si “jahat”, bahwa ayat2nya sudah diubah, tapi tidak ada buktinya; apa yang dituduhkan telah diubah? kapan, dimana, oleh siapa, dan kenapa harus diubah, apa alasannya itu semua hanya sekedar fitnah si iblis tanpa dasar dan bukti.
    11. Kitab ini sudah lengkap dan sempurna , sehingga tidak perlu ada lagi nabi lain atau kitab lain setelah itu. Sudah ada kata2 penutup, nya sbb : “ Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan2 ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka2 yang tertulis didalam kitab ini, dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan2 dari kitab nubuatan ini,maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan, … dst (Wahyu 22: 18-21)
    12. Kitab ini tidak perlu me-ngaku2 sebagai kitab suci paling benar dan paling sempurna dan tidak perlu juga me-ngaku2 sebagai mujizat, sebab: KEBENARAN, KESEMPURNAAN, KEAJAIBAN KITAB SUCI ini terbukti dan diakui secara otomatis oleh orang2 jujur yang membacanya, yaitu mereka yang diterangi oleh Roh Kudus, sehingga dapat mengerti dan melihat semua Kebenaran-2 yang ada dalam kitab suci tsb.

  8. asrie berkata:

    . CIRI CIRI SORGA YANG BENAR ( UNTUK PRIA DAN WANITA )
    Tempat yang suci kudus, tidak ada percabulan atau nafsu sex, tidak ada lagi kawin mengawin antara sesama manusia apalagi kawin dengan malaikat atau bidadari (Luk 20:34-36) Hanya ada orang2 yang sudah disucikan oleh darahNya (Nabi sempurna tersebut) yang bisa masuk sorga (Wahyu 21:27; I Yoh 1:7, Rom 8: 1-2)
    Sorga bukan hanya tempat untuk kaum laki-laki saja ( apalagi yang cabul ) yang mendapat perlakuan istimewa (tidur dengan bidadari2 cantik bermata jeli ), tetapi juga untuk kaum perempuan yang soleha dan bertaqwa). (“Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya”, 2 Tim 4 : 8). “Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada” (Yoh 14 : 3)

    • galhu berkata:

      nah… aku tertarik dengan tempat yang suci, sehingga aku ingin bertanya,..
      ” mana yang paling suci, tempat ibadahmu ataukah tempat tidurmu..?

  9. asrie berkata:

    CIRI CIRI ALLAH YANG BENAR (Pencipta Langit dan Bumi dan segala makhluk)
    1. Yang telah membuktikan KasihNya yang Maha itu dengan memberikan Anugerah Keselamatan, (Yoh 3:16-18, 36), penebusan dosa dengan mengorbankan diriNya sendiri, yaitu dengan cara menurunkan ke dunia “FirmanNya” (bagian dari diriNya) dan Roh KudusNya, menjelma menjadi manusia, supaya memiliki darah seorang manusia, untuk dicurahkan sebagai penebus dosa manusia. Sebab semua manusia sudah berdosa, tidak ada yang tidak berdosa dan yang dapat menghapus dosa2 manusia. Tidak ada yang lain, kecuali hanya darah seorang manusia yang suci.
    Tapi tidak ada manusia yang suci, sehingga oleh karena itu Allah perlu turun dan menjelma menjadi seorang manusia yang suci, karena tidak mungkin ada orang yang suci, apalagi yang dapat menjelma menjadi Allah.( Yoh 1: 1-14). Tapi Allah dapat menjelma menjadi manusia.
    Jangan terbalik !
    Setelah itu, Allah juga memberikan sarana2 lain, supaya orang2 yg sudah ditebusNya itu, dipastikan selamat (tidak mudah2an) masuk surga, yaitu :
    a. UmatNya itu dibaptis dgn air dan Roh Kudus, dan diberiNya kuasa supaya menjadi anak2 Allah ( Yoh 1:12 & Yoh 3: 3-13)
    b. Sesudah itu Ia mengaruniakan kepada anak2Nya, hati dan roh yg baru, yang baik, yang murni, yang taat kpd Nya, serta juga Roh KudusNya, supaya anak2 Nya sanggup hidup suci kudus dan melakukan semua perintah2Nya dengan setia (Yeh 36: 25-27)
    c. Secara rutin, setiap minggu/bulan, Ia memberi anak2 Nya “makan tubuh dan minum darahNya” ( yaitu: Perjamuan Kudus), supaya anak2Nya memiliki gen Allah dalam tubuhnya ( sedarah dan sedaging denganNya), sehingga semakin hari semakin menyerupai Allah dalam hal: sifat, karakter, kecendrungan dan kekudusan. (Yoh 6: 53-58)
    d. Bila anak2Nya masih berbuat dosa lagi, segera Allah akan memberi ganjaran (didunia ini) berupa sakit penyakit, musibah dsb, supaya segera bertobat, sebab di surga tidak ada lagi penghukuman ( Rom 8: 1-2). Selain itu diberi kesempatan untuk mengaku dosa, dan IA pasti akan mengampuni, bahkan menghapus semua dosa anak2 Nya, sesuai janjiNya didalam I Yoh 1:8-9. Sama spt manusia, biarpun jahat , pasti mengampuni kesalahan anak2nya, apalagi seorang ibu, Tidak ada manusia yang normal/waras yang membunuh anaknya yang bersalah kepadanya, apalagi Allah,
    e. Sebagaimana anak2 Raja didunia, tinggalnya pasti diistana raja dan diberi pengawal pribadi, demikian juga Allah, memberi anak2 Nya, warisan Kerajaan Sorga bagi anak2 Nya, dan malaikat2 pengawal, yg akan melindungi anak2 Nya dari segala : kejahatan/ godaan setan ( Mzm 91 :1 – 16 ) dan penyesatan, dan pada hari kematian anak2 Nya, membawa roh anak2 Nya terbang ke surga, sedangkan orang2 lain yang tidak memiliki malaikat pengawal, akan di seret setan2 ke Neraka, untuk se- lama3- nya, bukan hanya 1-2 thn saja, sebagaimana tipuan/penyesatan iblis dlm ajaran/ agama yang tidak benar / palsu.
    Demikianlah, anak2 Allah telah di program BAPA Surgawi, dipastikan bisa masuk Surga. Sebab TIDAK ADA JALAN lain KESELAMATAN selain JALAN yang telah DITETAPKAN ALLAH ini. ( QS 19: 21, Yoh 14: 6 , Kis 4:12 dll ). Jadi Janganlah ”BERUSAHA”: berbuat baik, hidup suci kudus, dengan KEKUATAN SENDIRI, dgn harapan bisa diterima masuk Surga. TIDAK AKAN BISA, pasti gagal ( Mzm 49:8-9, Yer 17:5). Karena Allah Maha Tahu, bahwa manusia TIDAK MUNGKIN BISA, sehingga Ia telah MENGARUNIAKAN puteraNya, supaya barangsiapa PERCAYA kepadaNya, DISELAMATKAN, sebaliknya, barangsiapa menolak Kasih Karunia Anugerah Allah, akan dihukum, sebab PENOLAKAN terhadap Dia adalah SAMA dgn PENGHINAAN terhadap Karunia / Anugerah Allah tsb.(Ibr.10:29; Yoh 3 : 16-18, 36, Yoh 8: 24; Yoh 16 : 9 ; Mar 16: 16 ) Orang yg dihukum, tidak mungkin masuk Surga, Allah akan membiarkan iblis menyeret mereka ke neraka

    2. Yang mengajarkan: Mengasihi dan Mengampuni , bahkan orang yang berbuat jahat kepada kita sekalipun; Kekudusan, Murah hati, Kesabaran, Kelemahlembutan, Kesetiaan dan Penguasaan diri (Gal.5: 22 ) :
    a. “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Mat 5:44)
    Jangan balas kejahatan dengan kejahatan, jika seterumu lapar, berilah dia makan ( Rom 12: 17-21)
    b. Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya sudah berzinah dengan dia didalam hatinya (Mat 5:28). Jadi sama sekali tidak mengajarkan percabulan
    c. Perbuatlah kepada orang lain, apa yang kamu mau orang berbuat kepadamu (Mat 7:12)
    d. Janganlah ketika kamu beribadah mengganggu kenyamanan orang lain, (Im 25:17), misalnya Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri (Mat 22: 39)
    e. dengan suara2 yang keras / berisik dan bila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,supaya orang lain tidak tahu bahwa engkau berpuasa, dan tidak perlu minta dipuji / dihormati oleh manusia, biar hanya Allah yang memberi pujian dan pahala (Mat 6: 16-18 )
    f. Janganlah mengumbar hawa nafsu sex, jangan cabul, cukup punya 1 istri, jangan serakah, sebab orang cabul tidak akan masuk sorga ( I Kor 6:9-10 dan Ef 5: 3-5). Janganlah percaya DUSTA, bahwa orang2 cabul akan dikawinkan dgn bidadari2 cantik di Surga, hanya orang2 BODOH lah yang percaya DUSTA seperti itu.
    g. Tidak pernah mengajarkan: melempari iblis dengan batu, melainkan : “Usirlah iblis dalam namaKu (Tuhan Yesus Kristus)“. Sebab iblis tidak takut dengan batu, itu mainan baginya ; iblis hanya takut dengan nama Yesus.

  10. asrie berkata:

    . MENGAPA ADA SANGAT BANYAK NUBUAT UNTUK KEDATANGAN TUHAN YESUS KRISTUS ? ( TETAPI TIDAK ADA SATUPUN UTK MUHAMAD )
    1. Sebab TUHAN Maha Tahu akan ada pengikut seorang nabi palsu ( nab-su ) yang akan MENCURI NUBUAT-2 itu untuk menolong-melengkapi KETIADAAN NUBUAT nabinya
    2. Maksudnya supaya nubuat2 tsb tidak disalah-tafsirkan untuk seorang nabi lain, sebab nabi itu harus sanggup MENGGENAPI SEMUA nubuat2 tsb dengan TEPAT / COCOK, misalnya :
    a. Menurut kitab Ul 18: 15-18, nabi itu harus berasal dari TENGAH-2 antara 12 suku Israel, berarti dari bangsa Yahudi, dan bahkan diperkuat / dipertegas lagi dengan ayat2 di Kej 12:3 & 49: 10 & Yes 11: 1-2 & 2 Sam 7:8-13 , bahwa asalnya dari keturunan Abraham-Ishak-Yakub-Yehuda-Daud + QS 5:20 ; QS 29:27 ). Nab-su itu bukanlah bangsa Yahudi, bukan keturunan Daud, jadi SANGAT TIDAK COCOK
    b. Nabi / Kristus harus = Musa. Apakah persamaan mereka yang tidak boleh dimiliki oleh orang ke 3 ? Yaitu : pertama, ketika mereka masih bayi, ada pembunuhan bayi2 dan hanya Musa dan Yesus yang selamat. Yang kedua adalah mereka sama2 sanggup membuat mujizat2 besar dan disaksikan oleh banyak orang dan hal ini tertulis dalam Alkitab. Dan ketiga: Musa membawa umat Israel keluar dari perbudakan dosa di Mesir menuju Kanaan, sedangkan Yesus membawa umatNya keluar dari perbudakan dosa didunia menuju Sorga. Ketiga hal ini tidak dapat digenapi oleh nabsu, alias SANGAT TIDAK COCOK.
    c. Nabi / Kristus itu harus lahir dari seorang perawan (Yes 7:14 ) dan di kota Bethlehem ( Mikha 5: 1) ; nabsu tidak mungkin menggenapi nubuat ini. Jadi SANGAT TIDAK COCOK
    d. Nabi / Kristus akan menyerahkan nyawanya dan mengambil kembali dalam 3 hari ( Yoh 10: 17-18). Nabsu tidak mungkin sanggup menggenapi nubuat ini. Jadi SANGAT TIDAK COCOK
    e. Nabi / Kristus , sesuai dengan namaNya Yesus, yang berarti Dia yang menyelamatkan umatNya dari dosa mereka. Nabsu tidak mungkin menggenapi nubuat ini, sebab dia malah masih perlu didoakan umatnya setiap hari supaya selamat. Jadi SANGAT TIDAK COCOK
    KALAU SAMPAI DICURI juga, maka orang2 berhikmat akan mengetahuinya , kecuali orang2 BODOH yang telah DIBUTAKAN iblis

  11. asrie berkata:

    ARTI ROHANI : DOMBA YANG DIKORBANKAN ( MATI ) SEBAGAI PENGGANTI ISHAK

    Sebagai BALASAN kepada Abraham yang TELAH RELA MEMPERSEMBAHKAN ANAKNYA SEBAGAI KORBAN bagi Allah, maka ALLAH PUN RELA MENGARUNIAKAN ANAK NYA SEBAGAI KORBAN PENEBUS DOSA MANUSIA. YOH.3:16 “KARENA BEGITU BESAR KASIH ALLAH AKAN DUNIA INI (SEMUA MANUSIA), SEHINGGA IA TELAH MENGARUNIAKAN ANAK NYA YANG TUNGGAL, SUPAYA SETIAP ORANG YANG PERCAYA KEPADA NYA TIDAK BINASA, MELAINKAN BEROLEH HIDUP YANG KEKAL.”
    Jadi sebagaimana:
    -DOMBA MATI MENGGANTIKAN ISHAK, demikian lah arti rohaninya:
    -YESUS MATI SEBAGAI KORBAN MENGGANTIKAN UMATNYA
    Domba melambangkan Yesus dan Ishak melambangkan umat yang ditebus/digantikan Nya.
    Dari kisah ini, yang sebenarnya merupakan NUBUAT ALLAH, yang memiliki arti rohani yang dalam sekali , supaya jelaslah bahwa, YESUS HARUS MATI DEMI PENEBUSAN DOSA manusia.
    Dan ISHAK, YG MELAMBANGKAN UMAT YANG DITEBUS, tidak dapat /tidak mungkin diganti dengan nama lain, karena akan TIDAK melambangkan umat yang ditebus, SEHINGGA tidak cocok/ TIDAK klop dengan nubuatan nabi Musa itu, ketahuan DUSTANYA

  12. asrie berkata:

    PAHAMI LAH : MENGAPA ALLAH PERLU TURUN KE DUNIA :
    Sebagaimana tidak mungkin orang menyamar menjadi Raja / Presiden, pasti ditangkap, begitu juga
    tidak mungkin nabi / manusia dapat menjelma menjadi Allah. Orang bodoh yang tidak berpendidikan pun tahu akan hal ini, jadi janganlah GR/ bangga merasa dirimu pandai, bila anda berpendapat demikian.
    Sebab anda tidak tahu dan tidak mengerti, bahwa Allah sanggup dan mau menjelma menjadi manusia; dan hal ini hanya dapat dimengerti oleh orang2 yang ber- HIKMAT, yang diterangi hati dan pikirannya oleh Roh Kudus.

    Apa alasannya ? Sebab : SEMUA MANUSIA SUDAH JATUH KEDALAM DOSA, TIDAK ADA YANG TIDAK BERDOSA, SEMUANYA TIDAK ADA YANG LAYAK MASUK SURGA ( Rom 3:9-26 )
    Karena Surga adalah tempat yang sangat suci kudus, TIDAK BOLEH ada dosa/ percabulan sedikitpun, meski hanya dalam pikiran. Jadi, tidak ada tempat untuk orang2 berdosa, pembenci, penuduh, pemfitnah, dan cabul di Sorga.

    [Maka anehlah bila ada surga yang penuh dengan percabulan, boleh mengumbar nafsu sex, PASTILAH INI SURGA YANG PALSU yang tertulis didalam kitab suci PALSU juga , mis dalam QS 52 : 20 ]

    Demi Keadilan dan Kekudusan Nya, tidak mungkin Allah mengampuni begitu saja menurut keinginan dan KasihNya, sebab hal itu akan melanggar Keadilan Nya / Hukum Nya sendiri.
    IA adalah Allah yang konsekwen ; setiap dosa harus dihukum mati.
    Tapi ALLAH juga MAHA PENGASIH, sehingga Ia ingin menyelamatkan makhluk ciptaan Nya.
    Jadi bagaimana?
    Jadi harus ada seorang manusia yang sangat suci kudus yang MATI MENGGANTIKAN seluruh umat manusia.
    Tapi siapa? sebab TIDAK ADA seorang manusiapun yang layak dan suci kudus. Nabi 2 pun TIDAK ADA yang cukup suci menurut standart Allah untuk mati sebagai pengganti/ penebus dosa manusia.

    Setelah Hukum Taurat diturunkan, semakin terbuktilah bahwa tidak ada seorangpun yang lulus, dan layak masuk surga.
    Malahan dengan adanya Hukum Taurat, ada dasar hukumnya untuk menghukum manusia.
    Jadi, memang Hukum Taurat, salah satu tujuannya adalah untuk membuktikan bahwa manusia adalah orang berdosa, dengan harapan, manusia SADAR bahwa dirinya orang berdosa dan TIDAK DAPAT SELAMAT dari neraka, kecuali ditolong Allah, dengan cara / jalan yang Allah sediakan dan TETAPKAN (Mzm 49: 7-9 ).

    Jadi harus ada seorang manusia yang suci kudus memenuhi standart Allah untuk MATI MEMIKUL DOSA seisi dunia. Tapi boro2 untuk memikul dosa seisi dunia, untuk menghapus dosanya sendiri saja tidak ada yang layak.

    Jadi harus ada seorang Manusia Allah ; tapi inipun mustahil; sebab tidak mungkin manusia dapat berubah menjelma menjadi Allah.

    Jadi satu2nya cara, adalah Allah mengirim ke dunia, Firman Nya dan Rohul Qudus Nya, dengan menanam benih illahi didalam seorang perawan, supaya melahirkan seorang manusia yang berbeda dengan manusia lainnya, yang Istimewa, karena benih Nya adalah Rohul Qudus, sehingga anak yang lahir itu dapat disebut anak Rohul Qudus, Anak Allah.
    Sama seperti orang biasa yang lahir dari benih air mani ayahnya, mis Ali, maka anak yang lahir disebut anak Ali.
    Bila sebuah perusahaan besar ingin membuat anak perusahaan, tidak lah perlu ia kawin dan beristri terlebih dahulu. Demikian juga anak kunci / tangga, tidak mempunyai ibu kunci/ tangga dan tidak perlu kawin terlebih dahulu. Semoga penjelasan ini membuat anda mengerti

  13. asrie berkata:

    MENGAPA ALLAH PERLU MENJADI MANUSIA

    Rom 8: 3-4 “ Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa didalam daging, supaya TUNTUTAN hukum Taurat DIGENAPI didalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh”
    Gal. 4 : 1- 11 …..ALLAH mengutus AnakNya, melalui seorang perempuan ( manusia) yang takluk kepada hukum Taurat, supaya Ia MENEBUS mereka ( manusia berdosa) yang takluk kepada hukum Taurat , dan menjadikan mereka anak2 Nya……..

    Ibr.2:14 “Karena anak2 (manusia) itu adalah anak2 dari darah dan daging, maka Ia ( YESUS ) juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka ( manusia), supaya oleh KEMATIAN-NYA, IA MEMUSNAHKAN dia, yaitu iblis, yang berkuasa atas MAUT

    Fil.2:5-8 “Kristus Yesus yang walaupun DALAM RUPA ALLAH, tidak menganggap kesetaraan itu sebagai milik yang harus dipertahankan ,melainkan telah MENGOSONGKAN DIRINYA sendiri, dan MENGAMBIL RUPA seorang hamba dan menjadi manusia. Ia telah merendahkan diriNya dan TAAT sampai MATI dikayu salib.”
    ( Jadi SALIB adalah BUKTI KASIH ALLAH kepada manusia yang mengaruniakan KESELAMATAN)
    SANGAT RUGI BESAR LAH orang yang MENOLAK PENEBUSAN DOSA OLEH YESUS

  14. asrie berkata:

    INILAH CIRI2 PENIPU / PENYESAT / NABI PALSU YANG TELAH DIBERITAHUKAN OLEH RASUL YOHANES DAN PETRUS.
    2 Petr 2:1b ….Mereka akan memasukkan pengajaran2 sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang TELAH MENEBUS mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka. 2b)…dan karena mereka, Jalan Kebenaran akan dihujat, …. baca sampai ayat 3

    I Yoh.2:22 Siapakah PENDUSTA itu? Bukankah dia yang MENYANGKAL BAHWA YESUS ADALAH KRISTUS? Dia itu adalah anti Kristus ( Dajjal ), yaitu dia yang menyangkal, baik (Allah) Bapa maupun Anak. 23) Sebab barangsiapa menyangkal Anak, ia juga tidak memiliki Bapa. Barangsiapa mengaku Anak, ia juga memiliki Bapa

    I Yoh.4:2 Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,( berarti Yesus memang dari semula adalah Allah yg datang sbg manusia )
    Ayat 3) dan setiap roh, yang TIDAK MENGAKU YESUS, TIDAK BERASAL DARI ALLAH. ROH ITU ADALAH ROH ANTI KRISTUS ( DAJJAL)…..

    2Yoh.1:7 Sebab banyak PENYESAT telah muncul dan pergi keseluruh dunia, yang TIDAK MENGAKU, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia ( artinya Dia, sebenarnya bukan manusia, tetapi Allah). itu adalah SI PENYESAT dan anti Kristus ( Dajjal) 8) Waspadalah…..dst

    Gal.1:6… suatu Injil lain, yang sebenarnya bukanlah Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutar balikkan Injil Kristus…..9)….jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu Injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia……11)….Injil yang kuberitakan itu bukanlah Injil manusia. 12) Karena aku bukan menerimanya dari manusia dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh pernyataan Yesus Kristus

    Mat 7:15 “Waspadalah terhadap nabi2 palsu yang datang kepadamu dengan menyamar sepeti domba”. ( Nubuat ini terbukti benar , 600 an thn kemudian )

    I Kor.1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan BAGI MEREKA YANG AKAN BINASA, tetapi bagi kita yang DISELAMATKAN, pemberitaan itu adalah KEKUATAN ALLAH”.

    Selain itu juga ada ciri2 lain :
    IA ( IBLIS) SERING MENGHASUT MANUSIA (YANG JAHAT DAN BODOH) UNTUK MELAKUKAN PENGHANCURAN ( PENGEBOMAN2) DAN PEMBUNUHAN KEPADA MEREKA YANG TIDAK SEPAHAM, TERUTAMA ORANG YAHUDI DAN KRISTEN ( BARAT).
    SETELAH ITU IA MENYEBARKAN FITNAH / MEMPLINTIR / MEMUTARBALIKKAN KEBENARAN BAHWA DALANG SEMUA ITU ADALAH YAHUDI DAN KRISTEN ( TANPA DASAR, DENGAN TIDAK TAHU MALUNYA, SEBAB SANGAT TIDAK MASUK AKAL WARAS)
    Ditambah lagi dengan PROPAGANDA (DUSTAnya) bahwa agamanya adalah pembawa damai dibumi.
    MENGAPA IA MEMBENCI YAHUDI DAN KRISTEN ? SEBABNYA ADALAH : IA TAHU BAHWA MEREKA ADALAH ORANG2 YANG DIKASIHI ALLAH, SEHINGGA IA MERASA IRI HATI. CONTOH : PENGEBOMAN WTC DI USA, BOM BALI 1 DAN 2 DLL.

  15. asrie berkata:

    PELAJARILAH : CARA MEMBEDAKAN antara ALLAH/ Nabi yang BENAR/ TULEN dengan yang PALSU, supaya kita gak usah cape2 berdebat, padahal kitab suci yang diimani masing2 berbeda, tidak akan ketemulah. Inilah ciri2 nya :
    1.Lihat saja: apakah ada NUBUAT kedatangan nabi itu dari nabi2 sebelumnya, dalam kitab suci SEBELUMNYA? (tapi tidak boleh mencuri paksa nubuat nabi lain, seperti yang telah dilakukan)
    2.Apakah Nabi itu sanggup membuat mujizat dan disaksikan orang banyak, dan tertulis dalam kitabnya? yaitu: menyembuhkan orang sakit atau kerasukan setan, membangkitkan orang mati, bahkan sanggup BANGKIT dari kematiannya? Dengan perkataan lain, menguasai hidup mati diriNya sendiri atau tidak?
    3.Bagaimana perilaku nabi: apakah baik hati, SUCI KUDUS, ataukah jahat/ suka membunuh/ memfitnah dan menuduh dan CABUL, apakah prilaku sexnya bejad ?
    4.Apakah ajaranNya MENGASIHI sesama manusia, bahkan musuh atau MEMBENCI/ MEMBUNUHI semua orang yang tidak seiman?
    5.Apakah mengajarkan: Mendoakan/ memberkati musuhmu atau membalas kejahatan dengan kejahatan
    6.Apakah sanggup MENYELAMATKAN umatNya,dengan MENGORBANKAN diriNya, sehingga tidak perlu didoakan umatNya ATAU minta umatnya BERKORBAN NYAWA SIA2 ( bom bunuh diri ) dan MINTA DIDOAKAN umatnya setiap hari supaya selamat?
    Dpl. UmatNya TERJAMIN SELAMAT masuk surga atau PASTI mendatangi/ masuk neraka sesuai Qs 19:71?
    7.Surga yang dijanjikanNya itu, SUCI KUDUS atau KOTOR penuh NAFSU SEX dan PERCABULAN?
    8.BENIH kelahiranNya, apakah dari Rohul Qudus atau dari air mani (manusia) ayahnya ? Dpl berasal dari SURGA dan sudah kembali kesurga atau dari debu tanah dan sudah kembali menjadi debu tanah?
    9.Siapa yang memberi kesaksian tentang diri Nya : Dari Surga dan nabi2 lain sebelumNya (dan sesudah Nya), atau dirinya me-ngaku2 sendiri ?
    10.Apakah kitab tulisannya DIAKUI/ dibenarkan oleh kitab suci agama lain atau tidak ?
    11.Apakah isi kisah2 dalam kitab buatannya tersusun rapi atau kacau/ lompat2 tidak teratur dan banyak pertentangan/ kejanggalan / kesalahan didalamnya?
    12.Apakah nabi nya sanggup membunuh Dajjal hanya dengan hembusan nafasNya atau tidak mampu?
    13.Apakah mengajarkan: kebebasan beragama, tidak menghalangi orang beragama lain beribadah (seperti di Inggeris, USA,Eropa, Australia) atau menghalangi ( seperti di negara2 Arab, Mesir, Pakistan, Iran, Irak dll ) bahkan merusak rumah ibadah agama lain ?
    14.Bagaimana keadaannya ketika didatangi malaikat: merasa senang/ damai, seperti Maria ( bunda Yesus) dan Maria Magdalena atau: gemetar, menggigil ketakutan, lari pulang, diselimuti istri ? Bersikap jujurlah demi kepastian selamat masuk surga, jangan menipu diri sendiri/ keluarga anda.

  16. asrie berkata:

    MEMBONGKAR DUSTA / TUDUHAN bahwa Yudas yang mati menggantikan Yesus
    ( DUSTA yang tertulis dalam QS 4: 157 )
    Yudas adalah murid Yesus yang mengkhianati Dia, jadi tidak masuk akal waraslah, bila Yudas menggantikan Yesus dalam posisi yang Maha Mulia itu, yaitu mati sebagai Penebus Dosa semua manusia. Hanya iblislah yang tidak mau manusia mengerti dan menerima Anugerah Keselamatan itu, sehingga ia MENIPU DAN MENYESATKAN manusia ( yang BODOH ), dengan MEMUTARBALIKKAN KEBENARAN itu dan mengatakan Yudas menggantikan Yesus, supaya orang tidak bisa mengerti : BUKTI KASIH ALLAH dan JALAN KESELAMATAN itu lalu mendapatkannya.
    Ketahuilah, bahwa :
    1. Sebelum kematianNya, Yesus pernah berkata : “ Aku akan memberikan nyawaKu dan akan mengambilnya kembali dalam 3 hari “ ( Yoh 10: 17-18). Dan
    2. Sesudah kebangkitanNya, ia menemui semua murid-2Nya dan menunjukkan lobang bekas paku ditanganNya. ( Yoh.20: 19-29 dan Kis 1: 1- 5 )
    3. Sesudah Kenaikan Nya kesorga, Yesus turun lagi ( dalam suatu penampakan ) dan berkata kepada muridNya, Yohanes (di Wah 1:17-18 ) : “ Jangan takut ! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang HIDUP. Aku TELAH MATI, namun lihatlah, AKU HIDUP, sampai se-lama2-nya dan Aku memegang kunci maut dan Kerajaan Maut”
    4. Selain itu juga para nabi ( sebelum Yesus turun kedunia) TELAH MENUBUATKAN kematian dan kebangkitan Yesus , jadi cocok / klop , tergenapi. ( Yes. 53: 3-9 )
    5. Juga para Rasul, ada 8 orang ( dalam Kitab Perjanjian Baru ), SEMUANYA MENYAKSIKAN dengan mata kepala mereka tentang : Kematian dan Kebangkitan Yesus ( bukan Yudas), sebab mereka HIDUP PADA ZAMAN ITU, MENGENAL DAN BERGAUL DENGAN YESUS, DAN TINGGAL DI NEGERI YANG SAMA ( ISRAEL).
    Jadi klop/ cocok dengan nubuatan para nabi, tergenapi. Mana yang lebih masuk akal/ lebih dapat dipercaya kebenarannya dengan keterangan dari orang yang baru lahir 600an tahun setelah itu, yang TIDAK TAHU APA2, TIDAK menyaksikan kejadian itu, sebab tinggal di negeri yang JAUH (Mekah), TIDAK hidup se zaman, BUTA HURUF lagi, HANYA DENGAR-2 dari orang2/ makhluk yang tidak jelas identitasnya?
    Keterangan siapa yang lebih dapat dipercaya ? Orang waras, dengan mudah dapat mengetahui mana kitab yang PALSU ( kecuali orang idiot) yang berisi DUSTA-2.
    Dari sudut pandang jumlahnya yang 8 orang, dibanding dengan 1 orang, mana yang lebih masuk akal untuk dipercaya?
    SALIB membuktikan KASIH ALLAH kepada manusia. Inilah yang mau ditutupi oleh iblis melalui anak2nya.
    6. Yesus mati dan bangkit lebih dahulu, baru kemudian Yudas mati, jadi tidak bersamaan waktu, sehingga tidak masuk akal waras , ada pertukaran mayat.
    7. Yudas matinya karena gantung diri, kemudian talinya putus dan jenazahnya jatuh sehingga ususnya terburai, jadi bukan mati karena disalib.
    8. Selain itu, ada ayat2 Quran yang mengatakan bahwa Yesus sudah disampaikan kepada akhir ajalNya dan Allah sudah mengangkatNya kepada Nya ( QS 3:55 dan QS.19:15 & 33 ).
    Jadi ayat QS 4:157 itu bertentangan dengan ayat2 QS.3 : 55 dan 19: 15 & 33 ini, ( 1 salah : 3 benar )
    Jadi jelaslah bahwa QS.4: 157 sangat fatal SALAH DAN NGAWURNYA, sebab bertentangan dengan banyak orang , yaitu : Para nabi Kitab perjanjian Lama + 8 Rasul Kitab Perjanjian Baru + Kata2 Yesus , baik sebelum, maupun sesudah KebangkitanNya + Muhammad sendiri dalam: QS 3:55 + QS 19: 15 & 33.
    Jadi ayat Qs 4: 157 ini MEMBUKTIKAN KEKACAUAN / KETIDAKTAHUAN awloh / DUSTA / PENYESATAN alquran
    9. TIDAK ADA ayat Quran yang mengatakan / menyebut nama Yudas yang mati menggantikan Yesus ; hal itu hanya dugaan/ fitnah / tafsir orang2 yang sok tahu saja.
    Tunjukkanlah , bila memang ada !

    Inilah BUKTI PENYESATAN / DUSTA iblis dalam Quran; berarti Quran bukan berasal dari ALLAH
    Untuk bisa mengerti hal ini, tidak perlu menjadi orang jenius, yang dibutuhkan hanya : Kejujuran hati nurani

  17. asrie berkata:

    KEBENARAN-2 YANG DITUTUPI / DIBUTAKAN IBLIS DENGAN MEMPLINTIR / MEMUTAR BALIKKAN AYAT2 QURAN SEHINGGA MENYESATKAN PEMBACANYA
    Setiap hal yang membawa Keselamatan selalu diplintir / disesatkan iblis, sebab dia tidak mau orang selamat, yaitu :
    1. Kematian dan Kebangkitan Yesus, yang MEMBAWA Keselamatan dan Penebusan Dosa oleh Darah Kristus , di plintir / diputar balikkan / disangkal, dengan mengatakan Yesus tidak mati disalib, digantikan oleh Yudas ( Tapi inipun tidak tertulis dalam Quran, hanya tafsiran mereka yg sesat). Penyangkalan ini sudah dinubuatkan oleh Rasul Yohanes dan Petrus, sebagai ciri2 iblis penyesat / nabi palsu dalam I Yoh 2: 22-23 ; I Yoh 4: 1-4 dan 2 Ptr 2 : 1- 3
    Dalam QS.4:157 awloh MENYANGKAL Kematian dan Kebangkitan Yesus. Padahal Kematian dan Kebangkitan Yesus itulah yang Membawa Keselamatan manusia. Kurang ajarnya lagi, awloh itu mengatakan ( dengan sok tahu) bahwa Yudas lah yang menggantikan Yesus dikayu salib. Se-olah2 ia bermaksud baik mau “menolong” Yesus. Memang ia (iblis) ingin MENUTUPI hal ini, supaya manusia DIBUTAKAN / jangan menjadi percaya lalu SELAMAT. Dasar iblis PENIPU / PENYESAT ! dia LUPA bahwa dalam QS 3:55 ia sudah mengakui bahwa : Yesus disampaikan kepada ajalnya dan diangkat kesurga ( juga dlm QS 19:33) Dia juga LUPA bahwa : para Nabi sebelum Yesus SUDAH menubuatkan Kematian dan Kebangkitan Yesus dan Yesuspun SUDAH berkata sebelum kematianNya, bahwa Ia akan memberikan nyawaNya dan mengambil kembali dalam 3 hari. Selain itu ada 8 Rasul2 telah menulis tentang Kematian dan Kebangkitan Yesus. Mereka MENYAKSIKAN hal itu dengan mata mereka, sebab mereka HIDUP SEZAMAN dan SENEGERI (Israel) dengan Yesus. Jadi kesaksian Alkitab ini sangat mantap, sangat meyakinkan kebenarannya. Tapi dasar iblis, sangat nekad BERBOHONG, dengan tidak tahu malu, memutar balikkan kebenaran. Coba saja pikir,dengan akal waras, seorang yang baru lahir 550-600 tahun kemudian setelah itu, dan hidup/tinggal dinegeri yang jauh, buta huruf lagi, sehingga cuma bisa dengar2 dari orang2/ makhluk yang tidak jelas identitasnya, mana bisa kita percaya kata2nya ? Hanya orang yang sangat bodoh dan buta mata dan buta akal pikiran saja yang mempercayai DUSTA yang sangat NYATA dan jelas itu
    2. Domba mati menggantikan Ishak, yang melambangkan : Yesus mati menggantikan umatNya, (yang dilambangkan oleh Ishak ) diplintir / diubah dengan paksa dan dengan tidak tahu malu sehingga menjadi Ismail
    3. Kuburan Abraham yang ada di gua Makhpela disebelah timur Mamre di Palestina, tapi dikatakan nya ada di Mekah. Padahal pada zaman Abraham, Mekah belum ada dan Abraham tidak pernah ke Mekah. Hal ini tertulis oleh Musa di Alkitab yang diakui kebenarannya oleh Quran, tetapi sebaliknya tidak.
    4. Bait Allah pertama yang dibangun oleh Salomo di Yerusalem, dikatakannya ada di Mekah pula, dibangun oleh Abraham. Padahal pada zaman Abraham belum ada dibangun Bait Allah, apalagi Mekah juga belum ada, dan tidak ada bukti Abraham pernah ke Mekah. Pada zaman Musa saja, baru mulai diajari Allah membangun Kemah Suci.
    5. Nama Yeshua Hamashia atau Yesus Kristus atau Jesus Christ, yang berarti : ALLAH MENYELAMATKAN UMATNYA DARI DOSA mereka ; diubah menjadi Isa, yang tidak bermakna, sebab Isa adalah terjemahan dari nama Esau, saudara kembar Yakub

    6. DOSA WARISAN dikatakannya tidak ada, padahal bukti2nya sangat nyata, yaitu :
    a. Manusia telah kehilangan kekekalan, telah menjadi manusia fana
    b. Manusia telah kehilangan pakaian cahaya kemuliaan Allah, sehingga telanjang, butuh pakaian
    c. Manusia harus bekerja keras untuk hidupnya; padahal dulu di taman Firdaus tinggal petik buah2an dan makan
    d. Manusia telah diusir keluar dari taman Firdaus. Sekarang , mana Taman Firdaus ?
    e. Manusia telah jatuh dibawah kekuasaan iblis yang menuju Maut. Pada hari kematian pasti mendatangi neraka sesuai QS 19: 71.
    Itulah penyesatan iblis melalui nabi palsunya.
    Makanya kita perlu Juruselamat untuk membebaskan kita dari belenggu kekuasan iblis, Maut itu

    7. QS 5: 68 “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran2 Taurat, Injil dan “apa2” yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”
    Tetapi “apa2” telah diubah menjadi Al Quran. Padahal arti “apa2”, sebenarnya adalah kitab2 / surat2 lain dalam Alkitab selain Taurat ( 5 kitab) dan Injil (4 kitab) , yaitu kitab: Nabi2, Hakim2, Raja2, Rasul2 yang jumlahnya masih ada 57 kitab.
    Lihatlah terjemahan Prof Mahmud Yunus atau mungkin dlm bahasa Inggeris. Lagipula ayat ini kan ditujukan kepada Ahli Kitab ( orang Yahudi), jadi pastilah yang dimaksudkan dengan “apa2 “ adalah kitab2 lain dalam Alkitab; tidak masuk akal waras bila “apa2 “ diubah menjadi Al Quran, hanya bisa menipu orang2 bodoh.
    Teliti lah juga kata2 ayat tsb : “yang diturunkan kepadamu ( orang Yahudi ) dari Tuhanmu”, berarti memang Alkitab yang dimaksudkan, BUKAN Al Quran. Sebab Quran kan tidak diturunkan kepada orang Yahudi !

    8. QS 32 : 23 “ Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepada Musa Al Kitab, maka janganlah kamu (Muhammad) ragu2 menerima “nya” dan Kami jadikan Al Kitab itu petunjuk bagi bani Israil”
    “Nya” telah diplintir dan diartikan sebagai Al Quran. Ini juga idem diatas, tidak masuk akal waras, hanya bisa menipu orang2 bodoh.
    Ayat ini SEDANG membicarakan Al Kitab yang diberikan kepada Musa dan supaya menjadi petunjuk bagi BANI ISRAIL. Dan pada saat itu Quran belum ada , belum ditulis, belum bisa dibaca. Ingat arti Quran adalah bacaan. Jadi sangat aneh dan janggal lah bila “nya” diartikan sebagai Al Quran.
    Bacalah ulang2 ayat ini dengan hati yang jujur dan otak yang jernih. Pengertian ini ditegaskan sekali lagi dalam :
    QS 10 : 94 “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam ke-ragu2an tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka TANYAKANLAH kepada orang2 yang membaca kitab sebelum kamu”
    Siapakah orang2 yang membaca kitab sebelum Muhammad? Tentulah orang2 Kristen ! Jadi Muhammad diharuskan bertanya kepada orang Kristen. Bila malu bertanya, pasti SESAT dijalan
    Begitu pula pengikut Muhammad saat ini, bila tidak mengerti Kebenaran Allah, tanyalah kepada pendeta-2 Kristen, Jangan malu2 ! bila tidak pasti akan sesat !

    9. QS 4: 159 “ Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan BERIMAN KEPADANYA ( ISA) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti ISA ITU AKAN MENJADI SAKSI terhadap mereka “
    Ahli Kitab ( muslim juga ) sudah percaya kepada Yesus sebagai nabi, TIDAK PERLU MENUNGGU sampai hari kematian mereka baru percaya.
    Yang mereka tidak / belum percaya adalah Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
    Jadi yang sebenarnya dimaksud ayat ini adalah : MEREKA BARU AKAN BERIMAN KEPADA YESUS SEBAGAI TUHAN DAN JURUSELAMAT PADA HARI KEMATIAN MEREKA (tapi terlambat).
    MASALAHNYA, dalam terjemahan Depag, catatan-2 kaki nya sering menyesatkan, memplintir arti sebenarnya dari ayat ini, sehingga berubah artinya.

    10. QS 4:171 Ayat ini saya salin, tanpa kata2 tambahan dalam kurung yang menyesatkan / mengubah arti itu : ….SESUNGGUHNYA AL MASIH, ISA putera Maryam , itu adalah utusan Allah dan KALIMAT-NYA yang disampaikan-Nya kepada Maryam , dan ROH DARI NYA
    (Jadi kesimpulannya : ISA ADALAH KALIMAT ALLAH DAN ROH ALLAH sama dengan yang ditulis dalam Al Kitab. )
    Juga dalam ayat ini dikatakan Allah tidak mempunyai anak. Padahal itulah yang menyelamatkan manusia. Sehingga ayat ini mencelakakan umat kedalam kebinasaan, sebab membuat mereka menolak Yesus sebagai Anak Allah dan juga menolak menjadi anak2 Allah.. Jadi IBLIS TELAH MENIPU UMAT DENGAN AYAT JAHATNYA INI, SEHINGGA MEREKA LEBIH SUKA MENJADI ANAK2 IBLIS DARIPADA MENJADI ANAK2 ALLAH. DAN KELAK MEREKA JUGA LEBIH SUKA PERCAYA KEPADA DAJJAL yang adalah ANAK IBLIS YANG SULUNG, DARIPADA PERCAYA KEPADA YESUS ANAK ALLAH.

    11. QS 3 :45 ( tanpa kata2 dalam kurung yang menyesatkan / mengubah arti)
    “ Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan KALIMAT DARIPADA-NYA, NAMA-NYA AL MASIH ISA putera Maryam, seorang yang TERKEMUKA DI DUNIA DAN DI AKHIRAT…… Tidak ada nabi lain yang dikatakan begitu, Muhammad pun tidak
    Jadi Isa adalah : Kalimat Allah = Firman Allah ,
    dan menurut Al Kitab, di Yoh 1: 1 dan 14 Firman Allah = Allah dan telah menjadi manusia.
    Jadi kesimpulannya : Yesus adalah Firman Allah, sama dengan Allah

    • firdaus berkata:

      asrie. Dari tulisan dan pilihan katanya tranalisis , anda bukan tipe orang yang bisa di ajak diskusi,
      Agamamu agama mu …. agamaku agamakuu…

      • Moh . Iqbal berkata:

        Firdaus,
        Aku mewakili Asrie deh,
        RENUNGKANLAH SEBELUM ANDA mem-bangga2 -kan suatu kitab sbg kitab suci yg paling sempurna, apalagi secara berlebihan meng-agung2 kannya :

        APAKAH ADA TANDA BUKTI2 KEBENARAN KENABIAN muhamad ? berupa :

        1.Nubuat dari Nabi2 Asli Israel sebelumnya & tertulis didlm kitab suci sblmnya (Alkitab ) ?

        [Tapi jangan merampok Nubuat2 Yesus , mskpn tidak cocok , kamu PAKSA dgn TIDAK TAHU MALU, sbgmn kebiasaan dan kebisaan kalian ]

        2. Apkh ada Kesaksian dari min 3 orang Nabi2 Asli Israel yg membenarkan perkataannya dlm kitabnya ?

        3. Apakh dia berasal dari Israel ( orang / bangsa Yahudi ) ? Sbgmn syarat seorang Nabi Asli

        4.Apakah ada ijin Allah utk melakukan mujizat2 sbgmn Paulus Rasul Allah?
        Yang tertulis didalam Kitab Suci Asli (Alkitab) BUKAN quran, apalagi hadist2 atau dongeng2 !!

        5. Apkh perilaku hidupnya : Alim, Suci Kudus, Penuh Kasih, atau CABUL, Pedofil, Nafsu sex nya bejat ?

        6. Apakah dia sanggup MENGHAPUS DOSA manusia dan MENJAMIN umatnya masuk surga , sgbmn Yesus ?? Atau masih minta2 didoakan umatnya 17x sehari , Supaya selamat ??

  18. Indria Yulia berkata:

    lakum dinnukum waliyadin………….tapi Islam adalah Imanku…..

    • Moh . Iqbal berkata:

      Indria,
      Jangan terlalu cepat yakin dulu, SEBELUM ANDA MEMPERCAYAI dan mem-bangga2 -kan suatu kitab sbg kitab suci, apalagi secara berlebihan meng-agung2 kannya sbg kitab yg paling sempurna,
      PERIKSA / UJI lah dahulu keabsahan kitab & nabi mu !! Jangan asal tubruk & peluk aja, pakai lah AKAL SEHAT !
      1) Ada berapa nabi yg bersaksi / menulis di kitab tsb ? Sebab min harus ada 4 Nabi / Rasul , bila kurang dari 4, berarti TIDAK SYAH ! Contohnya Injil, ada 4 Rasul yg menulis, jadi SYAH dan MANTAP, SANGAT MEYAKINKAN KEBENARANNYA
      Dan Alkitab, ditulis oleh 40 Nabi + Rasul2 Asli dari Israel

      2) Apakah nabi nya punya BUKTI2 KEBENARAN KENABIAN , sbgmn tertulis di kitab mu sendiri ttg syarat2 kenabian : QS 2:87, 92 & Qs 3:49 ?? Sbgmn juga dimiliki oleh Musa, Elia, Elisa, Petrus, Paulus ? Bila tidak ada berarti : BUKAN KITAB SUCI

      3) Apakah ADA Pengakuan / Pembenaran dari Alkitab melalui Nabi2 dan Rasul 2 Asli nya, dlm bentuk Nubuat. ( Tapi yg bukan rampokan milik Yesus ya ! )
      Bila tidak ada berarti : BUKAN KITAB SUCI

      4) Apakah ada pengakuan ( terdengar nya suara) dari Surga / Langit sbgmn ada utk Yesus ? atau pengakuan dari Malaikat , sbgmn ada utk Yesus, atau dari Alam, sbgmn ada utk Yesus, dlm bentuk : Gerhana Matahari 3 jam ( pdhl normalnya, max 8 menit) , atau Gempa bumi pd saat kematianNya , sbgmn Yesus ?

      5) Apakah Nabinya Asli dari Israel atau dari LUAR Israel ? Sebab semua Nabi Asli , berdasarkan Alkitab dan Quran, harus datang dari Israel ( Qs 29:27 & QS 45:16 )

      Bila dari LUAR Israel, berarti BUKAN Nabi ASLI !

      6) Apakah ada KEPASTIAN KESELAMATAN dari nabi tsb, dgn melihat apakah dia SUDAH selamat atau MASIH HARUS didoakan 17x sehari supaya selamat ?

      7) Apakah PERILAKU nabi nya alim, suci atau nafsu sexnya bejat, doyan kawin , sampai2 : hamba istrinya di embat, menantu nya di kawini juga, bahkan bocah cilik 6 th pun di kawininya juga ? Umatnya dibolehkan beristri 4, padahal kitab Injil ( PB) sudah membatasi satu istri saja, ttp dia pura2 tidak tahu, bahkan dia sendiri punya “simpanan” 22 orang wanita
      Bila nabi anda TIDAK MEMENUHI syarat2 diatas, maka dia BUKAN nabi dan bukunya BUKAN kitab suci

  19. lidien berkata:

    Kalo yesus menjanjikan syurga setelah kematian bagi yang percaya…Kita semua tau syurga itu lebih kekal lebih indah lebih dari dunia ini.kenapa orang kristen masih betah di dunia ini ????..sangat lucu bila 1 orang menanggung beban semua dosa manusia sebelum nya dan sesudah nya…

    • Moh . Iqbal berkata:

      lidien,
      Semoga setelah membaca ayat2 dibawah ini, anda menjadi paham, shg tidak mengangap : lucu , melainkan : bersyukur atas pengorbanan Tuhan Yesus di kayu Salib
      Rom 5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.
      Rom 5:13 Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.
      Rom 5:14 Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.
      Rom 5:15 Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.
      Rom 5:16 Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran.
      Rom 5:17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.
      Rom 5:18 Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.
      Rom 5:19 Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.
      Rom 5:20 Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah,
      Rom 5:21 supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

  20. Moh . Iqbal berkata:

    Kebenaran suatu pernyataan , harus dilihat siapa yg berkata dan dimana tertulis .
    Nah janji kepastian keselamatan itu berasal dari YHWH dan dilanjutkan oleh Tuhan Yesus, dan ditulis oleh para Nabi dan Rasul didalam Alkitab .
    Jadi Kitab itu harus diselidiki, apakah benar atau tidak ? Jika Kitab itu benar2 Suci berasal dari TUHAN Pencipta Alam Semesta, maka pernyataan nya PASTI BENAR,
    Sebaliknya jika kitab nya PALSU , maka PASTI isinya DUSTA semua.
    JADI kita HARUS MENYELIDIKI APA CIRI2 KITAB SUCI YG ASLI dan BGM YG PALSU .

    INILAH ALASAN MENGAPA ALKITAB PATUT DIYAKINI sebagai SATU2-NYA KITAB SUCI yang PALING BENAR dan SEMPURNA ?
    ( HARUS ADA ALASANNYA DONG, BILA TIDAK ADA BERARTI BUAL BESAR alias DUSTA BESAR SPT KALIAN )

    1. Sebab Kitab inilah yang PERTAMA kali di-ilhamkan / di Wahyu kan oleh TUHAN Pencipta Alam Semesta, sejak th 1500 SM kepada Nabi Musa sampai SELESAI dengan LENGKAP dan SEMPURNA pada th 100 Masehi kepada Rasul Yohanes dan Paulus, sebagai Rasul2 yang TERAKHIR, dan TIDAK ADA lagi Nabi atau Rasul setelah mereka, CLOSED !!
    Karena itu TIDAK PERLU ADA lagi kitab lain yang diilhamkan TUHAN sebagai tambahan.
    Bila ada berarti PALSU

    -Mzm 147:19-20 “ Ia (ALLAH) memberitakan Firman-Nya kepada Yakub (Bukan Ismail), ketetapan-ketetapan-Nya dan hukum-hukum-Nya kepada ISRAEL.
    IA TIDAK berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal. Haleluya! ”

    -Yes 2:3 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari SION akan keluar pengajaran dan Firman TUHAN dari Yerusalem.”

    -Yes 59:21 Adapun Aku, inilah Perjanjian-Ku dengan mereka ( keturunan Yakub), firman TUHAN: Roh-Ku yang menghinggapi engkau dan firman-Ku yang Kutaruh dalam mulutmu TIDAK AKAN MENINGGALKAN mulutmu dan mulut keturunanmu dan mulut keturunan me
    reka, dari sekarang sampai selama-lamanya, firman TUHAN.

    -Rom 3:1-2 “Jika demikian, apakah kelebihan orang YAHUDI dan apakah gunanya sunat. Banyak sekali, dan di dalam segala hal. Pertama-tama: sebab kepada mereka lah DIPERCAYAKAN firman Allah.”
    ( Jadi Firman Allah TIDAK DIPERCAYAKAN kepada bangsa lain, selain Yahudi)

    2. DIAKUI KEBENARANNYA oleh Kitab suci agama lain (QS.2:87; QS.5:46,68; QS.32:23; QS.46:12; QS 10:94), tetapi SEBALIKNYA TIDAK !!

    3. Ditulis oleh 4×8=32 orang Nabi dan 4×2=8 orang Rasul yang ber-beda2 profesinya,( jumlah 4×10=40 orang), banyak dari mereka tidak saling mengenal, dalam zaman yang berbeda, yaitu selama 40×40=1600 th, tetapi dapat dikumpulkan menjadi SATU Kitab, dan yang bila kita baca, se-olah2 membaca tulisan dari SEORANG Penulis saja, yaitu TUHAN Pencipta Alam Semesta, yang meng-ilhami semua Nabi dan Rasul2 itu

    4. Jumlah Nabi / Rasul Penulis ( 40 orang) dan “Waktunya (1600 th)” SUDAH GENAP, sehingga TIDAK mungkin ADA Nabi / Rasul lagi setelah itu.

    5. Kesaksian dari 40 Nabi/Rasul Asli dari Israel Penulis Alkitab, SANGAT JAUH LEBIH KUAT dan MANTAP daripada kesaksian SATU nabi non Israel, yang TIDAK punya BUKTI2 ke-nabi-an.

    6. Minimum HARUS ADA 4 orang Saksi / Penerima Wahyu ( Lihat di Qs 4: 15; Qs 24:4,13)

    Itulah sebabnya kenapa penulis Alkitab dibutuhkan sampai 40 orang, dan penulis Injil saja minimum 4 0rang Rasul, supaya kesaksian mereka benar2 SYAH dan MANTAP

    7. Sudah ada kata2 Penutup di-akhir Alkitab :
    Why 22:18-19 Aku (Yohanes) bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang MENAMBAHKAN sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka ALLAH akan menambahkan kepadanya malapetaka-2 yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang MENGURANG KAN sesuatu dari perkataan-2 dari kitab nubuat ini, maka ALLAH akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.”

    8. Menurut Alquran-pun : Semua Nabi BERASAL dari orang Yahudi / Israel
    QS.29:27 “Kami anugerahkan kepada Ibrahim, Ishak dan Yakub (TIDAK disebut Ismail, artinya HANYA kpd bangsa Yahudi=Israel) dan Kami jadikan Ke-NABI-an dan ALKITAB pada KETURUNANNYA,……dan sesungguhnya mereka (Yahudi) di Akhirat, benar2 termasuk orang2 yang saleh.

    QS.45:16 Sesungguhnya telah kami berikan kepada bani Israel Alkitab, KEKUASAAN dan KENABIAN dan…….. Kami LEBIHKAN mereka atas bangsa2

    QS 43:4 “Dan sesunguhnya Alquran itu ADA dalam INDUK AlKitab disisi ALLAH …….
    (Berarti Alkitab adalah Sumber Info / Pengetahuan / Panutan utk alquran )
    Lihat juga di QS 5: 20 & PENGAKUAN QS.19: 49, 58, dan di Alkitab:

    Yeh 38:17 Beginilah firman Tuhan ALLAH: engkaulah itu tentang siapa Aku sudah berfirman pada hari-hari dahulu kala dengan perantaraan hamba-hamba-Ku, yaitu NABI-NABI ISRAEL, yang bertahun-tahun BERNUBUAT pada waktu itu, …..dst

    JADI TIDAK ADA NABI DARI BANGSA LAIN, ATAU ARAB, DAN BILA ADA, BERARTI NABI YG BUKAN ASLI

    bersambung

  21. Moh . Iqbal berkata:

    samb.
    INILAH CIRI-2 KITAB SUCI YANG ASLI, PALING BENAR dan SEMPURNA, SBB:
    BUKAN ASAL CUAP2 TANPA DASAR / BUKTI2

    1. DIAKUI KEBENARANNYA oleh Kitab suci agama lain (QS.2:87; QS.5:46,68; QS.32:23; QS.46:12; QS 10:94), tetapi SEBALIKNYA TIDAK.

    2. Sebelum dia , belum pernah ada ilham / Wahyu Allah yang diberikan kpd manusia, sehingga dapat ditulis suatu Kitab suci. Sedangkan kitab suci lain HANYA meniru dari wahyu yang SUDAH ADA ini dgn meng-ubah disana sini

    3. Nabi utama, dll dari kitab suci ini juga DIAKUI oleh nabi/kitab suci agama lain, tetapi SEBALIKNYA TIDAK.

    4. NABI-2 NYA HARUS MEMILIKI BUKTI2 KEBENARAN KENABIAN ( SBGMN UL 18: 21-22 & QS 2: 87, 92 & QS 3:49 )

    5. Dengan demikian, kitab suci ini memiliki Tingkat Status KEBENARAN yang SANGAT dan PALING TINGGI dibandingkan dengan kitab2 lain

    6. Kitab ini ditulis dengan bimbingan RohKudus, sehingga TERJAGA KEBENARANNYA. Biarpun ditulis dalam banyak terjemahan/versi, tetapi INTI BERITAnya TETAP SAMA.
    Yaitu: KESELAMATAN HANYA ADA didalam IMAN kpd KRISTUS YESUS, didalam DARAHNYA YG KUDUS dan YG TIDAK TERNILAI HARGANYA yang ditumpahkan diatas kayu SALIB

    7. Kitab suci ini ditulis oleh banyak Nabi/Rasul (±40 orang,yg semuanya dari garis keturunan: Abraham,Ishak,Yakub,artinya dari bangsa Yahudi),dalam waktu ±1600 tahun.(QS.29:27;Yes 2:3; Yeh.38:17; Rom.3:1-2) Nabi2/Rasul2 ini menulis dijamannya masing masing, sehingga mereka TAHU PERSIS kejadian2 saat itu, karena mereka MENYAKSIKAN dengan mata sendiri (hidup pada jaman itu dan berada dinegeri itu), maka KEBENARANNYA sangat meyakinkan.

    Maksud dan misalnya: Rasul2 pengikut nabi sempurna/istimewa tsb (ada 8 orang Rasul) menulis tentang beliau,yg mereka Betul-2 KENAL,dan MENYAKSIKAN dengan MATA sendiri: KEMATIAN, KEBANGKITAN DAN KENAIKAN Nya keSurga dan ternyata memang tulisan2 mereka SE-NADA, TIDAK bertentangan, saling MENEGUHKAN KEBENARAN2 nya, sehingga tulisan rasul2 tsb SANGAT DAPAT DIPERCAYA KEBENARANNYA, dibandingkan dengan tulisan seorang nabi lain yg lahir 600-an tahun kemudian,dari negeri yang jauh, buta huruf, hanya dengar2,TIDAK MENYAKSIKAN kematian & kebangkitan-Nya,tapi (dengan sok tahu) menyangkal Kematian dan Kebangkitan Nabi istimewa tsb; sangatlah DIRAGUKAN Kebenarannya (bahkan DAPAT DIPASTIKAN KESALAHANNYA), pengetahuannya hanya TERBATAS dari “mendengar”apa kata orang2/mahluk yang tidak jelas jatidirinya.

    Mana yang lebih dapat dipercaya kebenarannya?Tulisan40 nabi yang menulis apa yang mereka SAKSIKAN/alami sendiri semua kejadian2 yang ditulisnya, dan meskipun tidak semuanya saling mengenal, tapi tulisan2 mereka saling MENEGUHKAN KEBENARAN2, berkesinambungan, saling sambung menyambung,dan nubuat2 dari nabi2 terdahulu digenapi dalam kitab2 yg kemudian, sehingga dapat dikumpulkan menjadi satu kitab suci; atau-kah tulisan satu orang nabi yg lahir 600-an th kemudian, yang TIDAK MENYAKSIKAN dan TIDAK MENGALAMI semua kejadian2 dalam tulisannya? Jadi 40 :1,mana yang lebih dapat dipercaya kebenarannya??

    Mana yang berdusta dapat diketahui dengan jelas, kecuali oleh orang yang sangat rendah IQ nya
    Bila kita membaca kitab suci ini dari awal sampai akhir akan terasa seperti membaca satu buku, yang ditulis oleh satu penulis saja, sehingga dapat diyakini, bahwa semua penulis yang berbeda itu di ilhami/dipimpin oleh RohulQudus, yaitu:Allah sendiri yang memberi ilham/Wahyu kepada nabi2/rasul2 penulis2 tsb.(2Tim:3:16;Yer.30:2,4;Hos.8:12; Hab.2:2; I Kor.10:11 )

    8. Nubuat2 dalam kitab SUCI ini, semua SUDAH DIGENAPI , kecuali yang memang belum saatnya, mis:
    a. Tentang Kelahiran (Yes.7;14; Yes.9:5-6; Yes.11:1-10), tentang Kematian, Kebangkitan nabi istimewa tsb,sudah digenapi.(Mzm.16:10;Yes.53:10-11;Yoh.10:17-18, Mat.12:40,Luk.18:31-34).
    b. Asal-Nya dari garis keturunan:Abraham- Ishak-Yakub-Yehuda-Daud-dan dari seorang perawan, dan yang lahir di-Bethlehem,tergenapi dengan TEPAT
    c. Juga tentang kembalinya bangsa Israel ke-tanah mereka, yang telah diberikan Allah kpd mereka, telah digenapi (QS.5:21, dan Yeh 37:21-28; Yeh 39:25-29; Yes 11:11-16; Yer 16:14-15; Yer 30:3) pada th 1948.
    d. NubuatNya sebagai Juruselamat (Yes.43:11, Hos.13:4) telah terbukti benar,digenapi,ada tertulis dikitab Luk.2:10-14,dan Yoh.4:42 .
    e. Juga Nubuat tentang munculnya nabi palsu (2Pet.2:1-3; I Yoh.2:22-23; I Yoh.4:1-4),yang ciri2-nya:MENYANGKAL YESUS sebagai TUHAN DAN JURUSELAMAT,sudah digenapi 600an tahun kemudian (abad ke7). Jadi sangat meyakinkan kebenaran kitab suci ini
    f. Nubuat,bahwa semua orang yang memberkati Israel akan diberkati Tuhan, telah digenapi.
    Lihat saja AS sangat diberkati.Sebaliknya orang yang mengutuk Israel akan dikutuk,ini juga terbukti:Lihat saja Sadam Husein/Irak, Kadafi/Libya dan Syria, negara mereka hancur dan kacau. Dan Israel, sebagai bangsa yang diberkati Allah, menjadi bangsa yang tidak terkalahkan.Lihatlah sejarah perang Israel–Arab th1948, 1956, 1967, 1973, 1979, 1982, 1996, 2006 , 2008, 2014 dll, yang selalu dimenangkan oleh Israel
    9. Jumlah ayat2nya tidak sama dgn jumlah setan=6666 sebagaimana tertulis didalam injil Barnabas pasal 21,dan tidak mengandung ciri2 setan=666 sebagaimana tertulis didalam Alkitab,Wahyu 13:18
    10. Ayat dan jumlah nya tidak ber –ubah2, misalnya dulu 6666, setelah tahu bahwa sama dgn jumlah setan, malu, maka diubahlah jumlah ayat2nya, misalnya menjadi 6236, dan kemudian diubah lagi menjadi 6220.( Koq ber-ubah2 begitu ya? )
    11. Harus dibaca dengan pengertian, tidak perlu di-hafal, tapi harus merenungkannya (dgn bimbingan Rohulkudus) dan melakukannya.Bukan:asal-baca,meskipun hafal, dengan suara keras tapi tanpa pengertian; tidak ada gunanya,alias sia2.

    12. Dalam terjemahannya, tidak ada kata2 TAMBAHAN/sisipan/catatan2kaki,yg MENGUBAH arti sebenarnya dari ayat2nya, seperti yang terjadi dalam kitab.……dalam terjemahannya oleh Depag

    13. Ayat2nya tidak pernah : diubah/direvisi, dibatalkan, dihapus, meskipun untuk diganti dengan yang lebih baik, sebab sudah dalam keadaan baik dan sempurna. Meskipun sering DITUDUH dan difitnah oleh si “jahat”,bahwa ayat2nya sudah diubah,tapi TIDAK ADA BUKTINYA; apa yang dituduhkan telah diubah? Kapan? dimana? oleh siapa? dan kenapa harus diubah? apa alasannya? itu semua hanya sekedar fitnah si-iblis TANPA dasar dan bukti.
    14. Kitab ini sudah lengkap dan sempurna,sehingga tidak perlu ada lagi nabi lain atau kitab lain setelah itu. SUDAH ADA KATA2 PENUTUPNYA sbb:“Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan2 ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka2 yang tertulis didalam kitab ini, dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan2 dari kitab nubuatan ini,maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan, … dst (Wahyu.22:18-21)
    15. Kitab ini tidak perlu me-ngaku2 sebagai kitab suci paling benar dan paling sempurna dan tidak perlu juga me-ngaku2 sebagai mujizat,sebab:KEBENARAN,KESEMPURNAAN, KEAJAIBAN KITAB SUCI ini terbukti dan diakui secara otomatis oleh orang2 jujur yang membacanya, yaitu mereka yang diterangi oleh Roh Kudus, sehingga dapat mengerti dan melihat semua Kebenaran-2 yang ada dalam kitab suci tsb.
    TIDAK MUNGKINLAH, BILA DIKATAKAN QURAN TELAH MENGOREKSI ALKITAB, TIDAK MASUK AKAL WARAS !

    bersambung

  22. Moh . Iqbal berkata:

    samb
    Nah, sdr2 , silakan check Kitab pegangan sdr termasuk ke golongan yg mana ? Cocok nya dgn yg mana : Yg Asli atau yg Palsu ?
    INILAH CIRI2 KITAB SUCI PALSU
    KITAB MODEL BEGINI TIDAK MUNGKIN MENGOREKSI KITAB SUCI ASLI
    1. Munculnya setelah Alkitab selesai ditulis; meniru, dan berusaha memalsukan Alkitab, dgn banyak kekeliruan, kebenaran di-ubah2/ diplintir dan kacau, sehingga banyak pertentangan nya dgn Alkitab, bahkan dgn ayat2 nya sendiri .
    -Gal 1:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang BERBEDA dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, TERKUTUKLAH dia. !

    2. Nabi nya TIDAK memiliki Bukti2 Ke-nabi-an, berupa :
    a) Adanya Nubuat-2 dari Nabi2 sebelumnya yang tertulis didalam Alkitab, kecuali HANYA meng-ada2-kan ( ka “mu-buat2” sendiri) dengan merampok Nubuat untuk Yesus dan untuk Roh Kudus, lalu diclaim-nya sbg Nubuat utk nabinya.
    b) Tidak mendapat IJIN Allah berupa Kemampuan melakukan Mujizat, karena dia Bukan Nabi Asli Israel
    c) Tidak ada Pengakuan dari : Adanya Tanda Bintang di langit, Malaikat , Tanda2 Alam spt Gerhana Matahari 3 jam , dan Gempa Bumi

    3. Inti isi beritanya SANGAT BERTENTANGAN dengan Alkitab (secara garis besar ), yaitu :

    a) Menyangkal Kematian Yesus di kayu Salib, dan KebangkitanNya, sehingga secara otomatis juga MENYANGKAL Anugerah Pengampunan Dosa, yang memberikan Kepastian Keselamatan, sehingga membawa umatnya menuju kepada kebinasaan kekal, sebab :

    -SALIB KRISTUS ADALAH BUKTI KASIH TUHAN ( Rom 5 : 28 )
    -SALIB KRISTUS ADALAH BUKTI KUASA TUHAN ( 2 Tim 1: 10 & Rom 6: 9 )
    -TIDAK DAPAT MEMBERIKAN KEPASTIAN KESELAMATAN kepada umatnya, MALAHAN MENGHALANGI umatnya DISELAMATKAN !! Dgn cara MENUTUPI Kebenaran-2 didalam Alkitab, yang membawa kepada Keselamatan

    b) Menyangkal adanya Dosa Warisan Adam-Hawa, padahal bukti2nya sangat jelas, sbb :
    -Manusia sudah diusir dari Taman Firdaus ( Kej 3: 23 ).
    Manusia tidak tinggal lagi didalam Taman itu. MANA TAMAN ITU ?
    -Manusia sudah KEHILANGAN KEKEKALAN, dulu Adam Hawa tidak terbatas umurnya (ABADI), tetapi setelah makan buah terlarang itu, hilanglah kekekalannya, ibarat laptop yg sudah dilepaskan hubungannya dgn power supply, akan segera mati / off, tidak lebih dari 1 hari Allah yg = 1000 tahun manusia (Kej 2:17)
    Mana Kekekalan itu ?
    -Manusia kehilangan Cahaya Kemuliaan Allah, sehingga telanjang dan butuh pakaian ( Kej 3: 7 ) Mana cahaya kemuliaan itu ?

    -Bumi hilang kesuburannya, sehingga tanah harus dikerjakan/ diolah / ditanami / dirawat oleh manusia dgn berkeringat ( Kej 3: 17-19 ) Dulu Adam tinggal petik , tidak usah cape2
    -Wanita akan susah payah mengandung dan melahirkan anak ( Kej 3: 16 )
    Adakah wanita yg TIDAK bersusah payah ketika mengandung anaknya ?

    Sehingga berdampak umatnya MENOLAK Juruselamat, Tuhan Yesus, sehingga menuju kepada kebinasaan kekal.

    c) Mengubah Nama Yesus, yang memiliki arti: “Allah menyelamatkan umatNya dari dosa”, menjadi sebuah Nama lain yang tidak bermakna apa2.
    Dengan perkataan lain, kitab ini menutupi / menyembunyikan adanya Anugerah Keselamatan yang HANYA ADA didalam Kristus Yesus

    d) Menyangkal Ke-Tuhan-an / ke-Allah-an Yesus
    -2Ptr 2:1 “Sebagaimana nabi-nabi PALSU dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran SESAT yang MEMBINASAKAN, bahkan mereka akan MENYANGKAL PENGUASA yang telah MENEBUS mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.”
    ( Sesuai dgn Qs 19:71 dan kekal didalamnya Qs 2: 39,81,167 )

    e) Memutar Balik tentang Maksud Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali untuk “Mengangkat”( membawa Naik / Menyelamatkan) umatNya yang Kudus, DIPLINTIR menjadi: untuk “me-nangkap2-i “ umatNya, menghancurkan Salib, dsbnya yang tidak masuk akal waras.

    f) Menjanjikan Surga Palsu , yang BERBEDA dengan Surga Asli, dimana ADA banyak percabulan dgn bidadari2, kenikmatan SEX duniawi, yang sebenarnya TIDAK ADA didalam Surga Asli
    Mat 22:29-30 Yesus menjawab mereka: “Kamu SESAT, sebab kamu TIDAK mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!
    Karena pada waktu kebangkitan orang TIDAK kawin dan TIDAK dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.

    g) Mengubah Perintah Allah untuk beristri HANYA satu, menjadi boleh 4 orang ; bahkan sang nabi, memberi TELADAN dengan beristri sebanyak yang dia mau, bahkan dengan :
    -mengambil istri anak angkatnya
    – meniduri hamba istrinya, ketika istrinya itu sedang pergi
    -bahkan mengawini seorang bocah cilik , usia 6 th
    – membolehkan meniduri hamba2 / pembantu

    h) Mengubah Hari ibadah dari : – Hari ke 7, pada hari Perhentian dari bekerja (hari LIBUR), SETELAH bekerja 6 hari, menjadi hari kerja Jumat, bahkan di-tengah2 hari Kerja itu

    i) Mengubah Kisah Nubuat Pengampunan Dosa, yg mana : Ishak, anak Abraham yang dikorbankan ; di-PUTAR BALIK / di-PLINTIR menjadi Ismael.
    Sebab kisah itu bermakna : Domba mati sbg korban menggantikan anak Abraham,
    Melambangkan, bahwa : Yesus mati sbg korban menggantikan umatNya,
    Dimana anak Abraham, Ishak , melambangkan umat yang ditebusNya
    TIDAK MUNGKIN lah : bila Yesus menebus umat nabi lain yang tidak percaya kepadaNya !

    j) Mengubah arah kiblat, dari Yerusalem ke Mekah

    k) Jumlah nabinya yang menerima wahyu / membuat kesaksian Cuma SATU orang, sehingga TIDAK SYAH, seharusnya, yang namanya Saksi, harus ada minimum 4 orang ( Lihat saja di Qs 4:15 ; Qs 24: 4 &13, sbgmn Injil yg ditulis oleh 4 orang Rasul , sehingga SANGAT MANTAP dan SYAH

    • gp berkata:

      Kamu punya kiblat tidak? Mestinya kalau punya kiblat kamu berdoa juga menghadap kiblat. Menghadap Tuhan harus suci ( berwudhlu). Mosok habis kencing gak suci menghadap Tuhan, khan aneh. Menghadap pejabat saja harus rapi.

    • yok75 berkata:

      Nabi Adam menerima wahyu saksinya siapa ?

  23. agus berkata:

    dalam kitab islam telah tersempurnkan segalanya sebagai kitab akhir zaman, amalan baik dan amalan buruk yg menanggu kiata sendiri tidak ada yang menanggung orang lain sekaliber nabi yesus tidak bisa, bahkan yg bisa memberi safaat di hari akhir di padang mashar nanti hanyalah nabi Muhammad SAW khusus umat islam saja, sebenarnya sederhana saja permasalahan ; paket agama islam ini menurut selain agama islam ribet dan banyak kegiatan sperti sholat,puasa,zakat dll, padahal sebenarnya kegiatan umat islam adalah keselamatan untuk diri masing-masing kelak di hari kiamat.
    coba renungkan alam semesta ini segini besarnya siapa yg menciptakan apakah nabi yesus atau tuhan yesus yg kamu percaya bs memberikan keselamatan, salah besar. YANG MENCIPTAKAN ALAM SEMESTA INI ZAT YANG SERBA MAHA YAITU ALLAH.SWT.yang mengutus nabi muhammad menyampaikan kebenaran islam dan kiatan Al.Quran. mengapa kita tidak mengikuti ajaran agama islam yg telah di sepurnakan untuk pedoman hidup setelah kematian. ingatlah setelah mati hanya ada dua pilihan kalau Islam sesuai ajaran yang benar adalah SURGA, selain itu tergantung Hisab atau tibangan, TAPI JIKA NON MUSLIM, tidak perlu di hisab karena tidak sholat di pastikan langsung ke NERAKA, walpaun anda baik antar sesama tetap NERAKA kalau eg sholat.
    Mohon maaf kalau eg percaya carilah kebenarnya di al.Quran

  24. Gumy Lars berkata:

    hahahaha, ciri khas kristener..tdk memberikan kesempatan utk orang lain mendebatnya karena pidato terus, yg ideal klo debat ajukan point per point bahas sampai tuntas,hadeuunh…modus !!

  25. Gumy Lars berkata:

    tololnya si asri dan iqbal ini, yg ditentang itu tentu bukan injil yg asli tapi kitab yg telah direkayasa sama paulus, jangankan umat Islam,lha wong kristen sendiri banyak yg menentangnya,hahahaha

  26. gilang berkata:

    Allah Ta’ala berfirman,
    قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُ‌ونَ ﴿١﴾ لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ ﴿٢﴾ وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ ﴿٣﴾ وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ ﴿٤﴾ وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ ﴿٥﴾ لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ ﴿٦﴾
    “Katakanlah: “Hai orang-orang kafir, (1) Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. (2) Dan kamu bukan penyembah Rabb yang aku sembah. (3) Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, (4) dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Rabb yang aku sembah. (5) Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”. (6)” (QS. Al Kafirun: 1-6)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s