DEBAT 4


(Lagi, Rekaman Diskusi dengan Kristen Idiot, Duladi, Penghujat Islam di Dunia Maya)

Masih seputar hal-hal yang menyangkut masalah krusial tentang keimanan Islam-Kristen dan fakta-fakta tentang Plus Minus Yesus dan Kemuliaan Muhammad SAW.

Kata Pengantar:  Notes ini sebenarnya dibuat bukan untuk mencari-cari permasalahan yang memang tidak akan pernah ada endingnya hingga kiamat tiba. Notes ini juga bukanlah kali pertama saya berkehendak menampilkannya secara terbuka, yang setahu saya dapat mengganggu toleransi dengan teman-teman lain yang berbeda agama.

Akan tetapi, notes ini bisa menjadikan kita sebagai tempat untuk membuka mata dan pikiran bahwa permusuhan serta  kedengkian orang-orang non muslim terhadap Islam akan selalu ada. Mungkin tidak secara terang-terangan, karena sudah pasti mereka tidak akan berani terang-terangan, tapi menyerang keyakinan muslim lewat perantara media Internet lewat tulisan blog atau webiste-websiste yang mengacu kepada asumsi dan kesinisian belaka, salah satunya adalah situs: http://indonesia.faithfreedom.org/doc/

 Dan hal ini memang sudah diisyaratkan kurang lebih 1500 tahun yang lalu oleh  Rasulullah SAW lewat firman-Nya:

 “Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup” (QS 2:1217)

 “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.” (QS. 2:120)

 “Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya”. (QS. 61:8)

Maka, perhatikanlah bagaimana mereka bermaksud menyerang keimanan Islam yang justru menjadi blunder atau serangan balik kepada keimanan mereka sendiri tanpa bisa dijawab sedikitpun oleh mereka ketika pertanyaan itu dikembalikan.

Singkatnya, fakta akhirnya berbicara meski hanya melalui tulisan, bahwa Islam terbukti benar tak terpatahkan, Kristen terbukti salah tak terbantahkan.

(Diskusi dimulai)

Duladi Samarinda (Kristen Idiot yang ngaku-ngaku  ex muslim) bertanya:

Nabi kita Muhammad selain bejat moral, dia juga sakit jiwa. Lihat saja salah satu ajarannya ini, dia memerintahkan BUNUH ORANG yg berani lewat di depan muslim yg sedang sholat:

“Janganlah kamu sholat tanpa menghadap sutrah dan janganlah engkau membiarkan seseorang lewat di hadapan kamu (tanpa engkau cegah). Jika dia terus memaksa lewat di depanmu, bunuhlah dia karena dia ditemani oleh setan.” (HR. Ibnu Khuzaimah dengan sanad yang jayyid (baik)).

Tanggapan:

Surya Yaya

Penerapannya tidaklah seperti itu, yang dimaksud sebenarnya adalah:

Abu Said Al-Khudri z berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda:

“Apabila salah seorang dari kalian shalat menghadap sesuatu yang menutupinya dari manusia (menghadap sutrah), lalu ada seseorang ingin melintas di hadapannya, hendaklah ia menolaknya pada lehernya. Kalau orang itu enggan untuk minggir (tetap memaksa lewat) perangilah (tahanlah dengan kuat) karena ia hanyalah setan.” (HR. Al-Bukhari no. 509 dan Muslim no. 1129)

Ibnul Arabi menyatakan yang dimaksud dengan muqatalah dari lafadz: فَلْيُقَاتِلْهُ adalah menolak/mendorong bukan maknanya al-qatl (membunuh). (Al-Qabas fi Syarhi Muwaththa’ Malik, 1/344).

Al-Imam Ibnu ‘Abdil Barr t berkata, “Kami memandang pernyataan mudafa’ah ini diinginkan dengannya penekanan untuk betul-betul mendorong orang yang lewat dan tentunya segala sesuatu ada batasnya.” (Al-Istidzkar 6/163)

Orang yang shalat mencegah orang yang hendak lewat pertama kali dengan cara yang halus, dengan menggunakan isyarat. Namun bila tetap memaksa ingin lewat, didorong lebih kuat dibandingkan dorongan sebelumnya. (Syarhus Sunnah 2/456, Subulus Salam, 1/230)

Duladi Samarinda

Surya Yaya, sejak kapan makna kata “PERANGILAH” menjadi “DORONGLAH”???? Ngakak.

Surya Yaya

Pemahaman lengkap hadist di atas bisa juga seperti ini:

Beliau shalat wajib, lalu beliau menggabungkan tangan beliau (mencekik). Tatkala selesai shalat, mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah terjadi sesuatu dalam shalat tadi?” Beliau menjawab, “Tidak, hanya saja setan hendak lewat di hadapanku, maka aku mencekiknya hingga aku dapati dinginnya lidahnya di atas tanganku. Demi Allah, seandainya saudaraku Sulaiman tidak mendahuluiku dalam penguasaan terhadap setan niscaya aku akan mengikat setan tersebut di salah satu tiang masjid hingga dapat dipermainkan oleh anak-anak penduduk Madinah. Siapa di antara kalian yang mampu agar jangan ada seorang pun yang menghalangi antara dia dengan kiblatnya (dengan lewat di hadapannya, pent.) maka hendaklah ia lakukan.” (HR. Ad-Daraquthni 140, Ahmad 5/104-105, dan Ath-Thabarani dalam Al-Kabir. Berkata Al-Imam Al-Albani t, “Sanadnya shahih dengan syarat Muslim. Lafadz hadits ini dari Ad-Daraquthni. Dan tambahan:

فَمَنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لاَ يَحُوْلَ بَيْنَهُ وَ بَيْنَ الْقِبْلَةِ أَحَدٌ فَلْيَفْعَلْ

dikeluarkan oleh Ahmad dengan sanad yang hasan dari Abu Sa’id Al-Khudri z.” (Ashlu Shifah Shalatin Nabi n, 1/124)

 Surya Yaya

“Suatu kali beliau sedang shalat, tiba-tiba datang seekor kambing bersegera hendak lewat di hadapan beliau, maka beliau pun mendahuluinya dengan maju hingga perut beliau menempel ke dinding dan hewan tersebut lewat di belakang beliau.” (HR. Ath-Thabarani dalam Al-Kabir, Al-Hakim 1/254, dan beliau berkata, “Hadits ini shahih sesuai syarat Al-Imam Al-Bukhari”, dan disepakati oleh Al-Imam Adz-Dzahabi. Asy-Syaikh Al-Albani berkata, “Hadits ini shahih sebagaimana ucapan keduanya.” Lafadz hadits ini dari Ath-Thabarani. Dan tambahan (مَرَّتْ مِنْ وَرَائِهِ ) sanadnya hasan dari jalan ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya.” (Ashlu Shifah Shalatin Nabi n, 1/122-123)

Surya Yaya

Orang yang shalat mencegah orang yang hendak lewat pertama kali dengan cara yang halus, dengan menggunakan isyarat. Namun bila tetap memaksa ingin lewat, didorong lebih kuat dibandingkan dorongan sebelumnya. (Syarhus Sunnah 2/456, Subulus Salam, 1/230)

Bila hal itu sampai mengakibatkan kematian orang yang lewat tersebut tanpa kesengajaan orang yang shalat itu untuk membunuhnya, maka tidak ada tanggungan apa-apa dan tidak ada kewajiban yang dibebankan atas orang yang shalat tersebut2. (Al-Muhalla, 2/130, Al-Majmu’ 3/228, Fathul Bari, 1/754)

Ulama sepakat ia tidak boleh memerangi/melawan orang yang lewat tersebut dengan menggunakan senjata. (Al-Istidzkar 6/163, Subulus Salam 1/230, Nailul Authar, 3/8)

Untuk mencegah orang yang ingin lewat, ia tidak boleh sampai berjalan ke depannya, tapi ia hanya mencegah dalam batas yang bisa dijangkau oleh tangannya dari tempat berdirinya. (Fathul Bari, 1/754, Al-Minhaj 4/446,447)

Apabila seseorang telah telanjur lewat di depan orang yang shalat, apakah dia ditarik kembali ke tempatnya semula? Dalam hal ini didapati dua pandangan ahlul ilmi. Pendapat jumhur, di antaranya Asy-Sya’bi, Ats-Tsauri, Ishaq, dan Ibnul Mundzir, mengatakan, tidak disukai menariknya kembali ke tempat semula. Adapun ahlul ilmi yang lainnya memandang untuk mengembalikannya. Dan yang rajih adalah pendapat jumhur, karena dengan mengembalikannya akan membuat dia lewat dua kali. (Fathul Bari li Ibni Rajab, bab Yaruddul Mushalli Man Marra baina Yadaihi, Al-Mughni, Kitabush Shalat fashl in Marra baina Yadaihi Insaan fa ‘Abara, lam Yustahabba Radduhu, Fathul Bari, 1/754)

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya telah menambah koleksi kita tentang Hadist-hadist lucu. Tolong disave dan diberi judul “Ajaran Muhammad ttg SETAN”.

Surya Yaya

Besarnya Dosa Lewat di Hadapan Orang Shalat

Abu Juhaim ibnul Haritsz berkata, “Rasulullah n bersabda:

لَوْ يَعْلَمُ الْمَارُّ بَيْنَ يَدَي الْمُصَلِّي مَاذَا عَلَيْهِ، لَكَانَ أَنْ يَقِفَ أَرْبَعِيْنَ، خَيْرًا لَهُ مِنْ أَنْ يَمُرَّ بَيْنَ يَدَيْهِ

“Seandainya orang yang lewat di depan orang yang shalat (dalam jarak yang dekat dengan orang yang shalat, pent.) mengetahui apa yang ditanggungnya, niscaya ia memilih untuk berhenti selama 40, itu lebih baik baginya daripada lewat di depan orang yang shalat.” (HR. Al-Bukhari no. 510 dan Muslim no. 1132)

Hadits ini menunjukkan haramnya lewat di hadapan orang yang shalat dalam jarak yang dekat karena makna hadits ini adalah larangan yang ditekankan dan ancaman yang keras dari perbuatan demikian. Dengan begitu melewati orang yang shalat terhitung dosa besar. (Fathul Bari, 1/757)

Al-Imam Ibnu Hazm t menyatakan adanya kesepakatan ahlul ilmi tentang dibencinya lewat di antara orang shalat dengan sutrahnya dan berdosa siapa yang melakukan perbuatan tersebut. (Maratibul Ijma’ hal 54 )

Dalam hadits di atas kita dapatkan keterangan bahwa dosa yang disebutkan dalam hadits di atas diberikan kepada orang yang tahu adanya larangan lewat di depan orang shalat tapi ia tetap lewat. Dzahir hadits ini juga menunjukkan bahwa ancaman yang disebutkan khusus bagi orang yang lewat, bukan orang yang hanya diam berdiri dengan sengaja di depan orang shalat atau duduk ataupun tidur, akan tetapi bila alasan pelarangan adalah karena mengganggu/mengacaukan konsentrasi orang yang shalat maka sekadar diam di depan orang shalat pun bisa masuk ke dalam makna melewati.

Surya Yaya

Jika Kristen dungu kayak anda mau membaca dengan pelan uraian hadits di atas, maka tentu anda akan menyadari, bahwa anda hanya sekedar mencari2 kesalahan yang justru menunjukkan Islam adalah kesempurnaan.

Surya Yaya

Persoalan di atas sudah 3 tahun lalu saya diskusikan di forum muslim Islamic Center Makassar.. dan tidak ada yang ganjil pada hadits tersebut bila kita mengetahui history wurudnya. Jadi, soalan ini sudah usang.

Duladi Samarinda

Hadist-hadist yg anda kutip di atas LUCU. Muhammad adalah seorang yg mengidap halusinasi atau pembual/pecinta takayul, dan anda begitu bodohnya mempercayai semua bualannya itu.

Duladi Samarinda

Muhammad mencekik setan????? Ada yg lihat? Siapa saksinya? Abu Bakar? Umar? Atau Aisyah? Siapa saksinya? TIDAK ADA.

Surya Yaya

Satu-satunya manusia yang dapat mengetahui sesuatu yang gaib, dialah Muhammad SAW. tentunya dengan Izin Allah. Dan tidak ada yang mendustakan apa yang ia katakan kecuali orang2 yang menolak kebenaran.

Duladi Samarinda

Surya Yaya,

Muhammad tidak tahu apa-apa tentang hal gaib

Hadist Sahih Bukhari no. 1985

Diterima dari Aisyah ra, katanya, “Siapa yang menceritakan kepada engkau, bahwa Muhammad melihat tuhannya, sesungguhnya orang itu dusta, karena Tuhan mengatakan, “Pemandangan tidak sampai kepadaNya”. Dan siapa yang menceritakan kepada engkau, bahwa Muhammad mengetahui hal yang gaib, sesungguhnya orang itu berdusta, karena Tuhan mengatakan, “Tiada mengetahui hal yang gaib melainkan Allah.”

Duladi Samarinda

Muhammad hanyalah seorang pembual dan pecinta takayul. Bagaimana kita yg lebih pintar darinya dapat menghambakan diri pada orang bodoh seperti dia?

Duladi Samarinda

Bagaimana kita bisa percaya pd orang yg mengatakan ANJING BERBULU HITAM adalah SETAN?

Surya Yaya

Betul. tidak ada yang mengetahui sesuatu yang gaib kecuali Allah. Dan satu-satunya manusia yang dengan izin-Nya dapat mengetahui sesuatu yang gaib, dialah Muhammad SAW.

Perkara tentang akhir zaman, perkara tentang kehidupan surga dan neraka, perkara tentang sifat2 setan dan perkara2 lainnya, semua terucap dari mulut Muhammad SAW.

Bahkan lucunya, Kristen sering menukil hadist beliau untuk membenarkan kedudukan agamanya. Hahahaha…

Duladi Samarinda

Bagaimana kita bisa percaya pd orang yg mengatakan SETAN bisa tidur di dalam hidung kita?

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, Aisyah telah jujur mengatakan pada kita bahwa Muhammad tak tahu apa-apa tentang hal gaib. Jadi, semua pengakuannya tentang setan itu adalah bualan Muhammad belaka.

Surya Yaya

Memang. Tidak ada yang mengetahui sesuatu yang gaib kecuali Allah. Dan satu-satunya manusia yang dengan izin-Nya dapat mengetahui sesuatu yang gaib, dialah Muhammad SAW.

Perkara tentang akhir zaman, perkara tentang kehidupan surga dan neraka, perkara tentang sifat2 setan dan perkara2 lainnya, semua terucap dari mulut Muhammad SAW.

Bahkan lucunya, Kristen sering menukil hadist beliau untuk membenarkan kedudukan agamanya. Hahahaha…

Duladi Samarinda ‎Surya Yaya menulis: Memang. Tidak ada yang mengetahui sesuatu yang gaib kecuali Allah. Dan satu-satunya manusia yang dengan izin-Nya dapat mengetahui sesuatu yang gaib, dialah Muhammad SAW.

Tanggapan:

TIDAK PERNAH AISYAH BERSAKSI bahwa MUHAMMAD TAHU TENTANG HAL GAIB. Malahan Aisyah bersaksi bahwa Muhammad tak tahu apa-apa tentang hal gaib, itu sesuai dengan pengakuan Muhammad sendiri di dalam Alquran bahwa dia tak tahu apa-apa tentang hal gaib. Cerita-cerita Muhammad dengan setan adalah BUALAN Muhammad.

Muhammad bukan utusan Tuhan, dia cuma seorang pembual dari Arab, dan dia begitu terbelakang sehingga banyak mengarang cerita-cerita lucu tentang setan.

Surya Yaya

Apa yang dilihat oleh beliau SAW, bagi manusia awam tidak bisa melihat itu. Karena kedudukannya beda. Bagi beliau, tidak ada hijab yang membatasi untuk bisa melihat sesuatu yang ghaib. Sedangkan bagi manusia, dan juga Yesus, sama sekali buta soal yang gaib.

Beliau bersabda,”Apabila kalian bisa melihat dan mendengar seperti yang aku lihat dan dengar, tentunya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, apa buktinya Muhammad bisa melihat yg ghaib? Dia itu cuma seorang pembual terbelakang. Kalo benar dia tahu hal ghaib, mana mungkin dia mengatakan setan berak di hidung manusia?

Surya Yaya

Bahkan setan dan jin tunduk kepada beliau. Tidak ada satu pun manusia, jin dan setan yang dapat mencelakainya, melainkan tunduk dan gentar menghadapi beliau. Siapapun yang menjadi musuhnya, pasti terkalahkan.

Bagaimana dengan Yesus?

Iblis tidak takut pada Yesus, bahkan mengajak Yesus untuk “adu silat.”. Kaum Yesus tidak segan padanya.

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya, apa buktinya Muhammad bisa melihat yg ghaib? Dia itu cuma seorang pembual terbelakang. Kalo benar dia tahu hal ghaib, mana mungkin dia mengatakan setan berak di hidung manusia?

Kalo benar Muhammad itu tahu hal ghaib, kenapa dia mengatakan bintang adalah rudal buat nembak setan? Bukankah ini bukti dia cuma seorang pembual Arab yg terbelakang?

Surya Yaya

Perbandingan telak antara Yesus dan Muhammad adalah:

Setan/Iblis tidak takut pada Yesus. Bahkan ngajak Yesus adu silat. hahahaa….

Sedangkan Muhammad SAW, Iblis tunduk dan merasa hina di hadapan beliau.!

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya menulis: Bahkan setan dan jin tunduk kepada beliau. Tidak ada satu pun manusia, jin dan setan yang dapat mencelakainya,

Tanggapan:

Kata siapa setan tak bisa mengganggu Muhammad?

Sahih Al-Bukhari, Volume 9, Book 87, Number 111

Dikisahkan `Aisha:

“Awal munculnya wahyu illahi kepada Rasul Allah adalah dalam bentuk mimpi2 yang baik dalam tidurnya. Dia tidak pernah bermimpi sejelas itu seperti di siang hari yang terang. Dia biasa pergi menyendiri (ke gua) Hira di mana dia biasa sembahyang (kepada Allah saja) terus-menerus dalam banyak (hari) dan malam. Dia biasa membawa bekal makanan untuk diam di situ dan kembali ke (istrinya) Khadija untuk mengambil bekal makanan lagi untuk tinggal di gua lagi, sampai tiba2 Kebenaran datang padanya ketika dia sedang berada di gua Hira.

Malaikat datang padanya dan memintanya untuk membaca. Sang Nabi menjawab, “Aku tidak dapat membaca.” (Sang Nabi menambahkan) , “Malaikat mencengkeramku (dengan kuat) dan menekanku begitu kuat sampai aku tidak tahan lagi. Dia lalu melepaskanku dan sekali lagi memintaku untuk membaca dan aku jawab, “Aku tidak dapat membaca,” dan dia mencengkeramku lagi dan menekan diriku untuk kedua kalinya sampai aku tidak tahan lagi. Dia lalu melepaskanku dan memintaku untuk membaca lagi, tapi aku jawab lagi, “Aku tidak dapat membaca (atau, apakah yang harus kubaca?).”

Atas itu dia mencengkeramku untuk ketiga kalinya dan menekanku dan lalu melepaskanku dan berkata, “Baca: Dalam nama Tuhanmu, yang menciptakan segala (yang ada). Telah menciptakan manusia dari gumpalan darah. Baca dan Tuhanmu Maha Pemurah” …

Lalu Rasul Allah kembali mendapat wahyu, otot2 lehernya kejang2 karena rasa takut sampai dia menemukan Khadija dan berkata, “Selubungi aku! Selubungi aku!” Mereka menyelubungi dirinya sampai rasa takutnya hilang dan berkata, “Wahai Khadija, apa yang terjadi pada diriku?” Lalu dia mengatakan padanya (Khadija) semua yang terjadi dan katanya, “Aku takut sesuatu mungkin telah terjadi atasku.” Khadija berkata, “Tidak mungkin! Tapi bersukacitalah, karena demi Allah, Allah tidak akan pernah merendahkanmu selama kau tetap bersikap baik kepada sanak saudaramu, berkata jujur, menolong kaum miskin dan yang menderita, memperlakukan tamu dengan murah hati dan membantu orang2 yang membutuhkan dan tertimpa bencana.”

Khadija lalu membawanya kepada (saudara sepupunya) Waraqa bin Naufal bin Asad bin `Abdul `Uzza bin Qusai. Waraqa adalah anak laki dari paman Khadija, yakni saudara laki ayahnya, yang di saat periode sebelum Islam adalah orang Kristen dan biasa menulis dalam bahasa Arab dan menulis Injil dalam bahasa Arab sebanyak yang Allah inginkan dia menulis. Dia adalah orang yang lanjut usia dan buta. Khadija berkata padanya, “Wahai saudara sepupuku! Dengarlah kisah dari keponakanmu. ” Waraqa bertanya, “Wahai keponakanku! Apakah yang telah kau lihat?” Sang Nabi mengisahkan segala yang telah dilihatnya.

Waraqa berkata, “Ini adalah Namus (Jibril, malaikat yang menyimpan rahasia2) yang sama yang Allah kirim kepada Musa. Kuharap aku masih muda dan dapat hidup mengalami saat ketika orang2mu mengunjungimu. ” Rasul Allah berkata, “Apakah mereka akan mengunjungiku? ” Waraqa menjawab dengan tegas, “Tiada orang yang mengalami pengalaman yang sama seperti yang kau alami diperlakukan dengan buruk. Jika aku masih hidup di hari kau dikunjungi, maka aku akan mendukungmu sepenuhnya.”

Tapi beberapa hari kemudian Waraqa mati dan Wahyu Illahi tidak datang untuk beberapa saat dan sang Nabi jadi begitu sedih sampai kami mendengar bahwa dia beberapa kali bermaksud terjun dari puncak gunung dan setiap kali dia di atas gunung siap untuk terjun ke bawah, Jibril lalu muncul di hadapannya dan berkata, “Wahai Muhammad! Engkau memang Rasul Allah yang benar” dan ini membuatnya hatinya tenteram dan dia jadi tenang dan lalu pulang.” Dst, dll… baca sendiri.

Berlawanan dengan yang dikatakan Aisha, yang dialami Muhammad ketika mendapat wahyu dalam mimpi bukanlah mimpi baik, tapi mimpi buruk sampai Muhammad ketakutan, kejang2, dan jerit2. Dari manakah datangnya mimpi buruk ?

Muhammad sendiri memberi jawabannya. Lihat Hadis2 di bawah ini.

Sahih Al-Bukhari, Volume 4, Book 54, Number 513:

Dikisahkan oleh Abu Qatada:

Sang Nabi berkata, “Mimpi baik datang dari Allah, dan mimpi buruk atau jahat datang dari setan; jadi jika ada diantara kalian yang bermimpi buruk dan jadi ketakutan, dia harus meludah ke sebelah kirinya dan minta perlindungan Allah atas yang jahat, sehingga orang itu tidak celaka.”

Sahih Al-Bukhari, Volume 9, Book 87, Number 113

Dikisahkan oleh Abu Qatada:

Sang Nabi berkata, “Mimpi baik datang dari Allah, dan mimpi buruk datang dari Setan.”

Malik’s Muwatta, Book 52, Number 52.1.4

Yahya menceritakan padaku dari Malik dari Yahya ibn Said bahwa Abu Salama ibn Abd ar-Rahman berkata, “Aku mendengar Abu Qatada ibn Ribiyy berkata bahwa Rasul Allah berkata, “Mimpi baik datang dari Allah, dan mimpi buruk datang dari setan. Kalau kau melihat apa yang tidak kau sukai, meludahlah ke sebelah kiri 3 kali setelah kau bangun, dan minta perlindungan dari Allah. Atas kehendak Allah, hal itu (mimpi buruk) tidak akan mencelakanmu. ‘ Abu Salama berkata, “Aku sering bermimpi yang membebaniku lebih berat daripada sebuah gunung. Ketika aku mendengar hadis ini, aku tidak khawatir lagi.”

Surya Yaya

Di kalimat mana pada hadist diatas setan mengganggu muhammad?

Duladi Samarinda

Bahkan SIHIR pun mempan terhadap diri Muhammad:

Diriwayatkan Aisha:

Pernah sang nabi tersihir hingga dia mulai merasa telah melakukan hal2 yang sebenarnya tidak dia lakukan. (Sahih Al-Bukhari, Volume 4, Book 53, Number 400)

Diriwayatkan Aisha:

Sihir bekerja pada diri sang nabi hingga dia berkhayal telah melakukan hal yang sebenarnya tidak dia lakukan. Satu hari dia menyebut (Allah) utk waktu lama lalu berkata, “Kurasa Allah telah mengilhamiku bagaimana caranya menyembuhkan diriku sendiri. Dua orang datang padaku (dalam mimpi) dan duduk, satu dikepalaku dan satu lagi dikakiku. Satu dari mereka bertanya pada yang lain, “Apa penyakit orang ini?” yang lain menjawab, “Dia telah tersihir” Yang pertama bertanya, “Siapa yang menyihir?” Yang lain menjawab, “Lubaid bin Al-A’sam.” Yang pertama bertanya, “Bahan2 apa yang dia pakai?” Yang lain menjawab, “Sebuah sisir, rambut pada sisir itu, dan kulit luar dari tepung sari pohon kurma jantan.” Yang pertama bertanya, “dimana?” Yang lain menjawab, “Di sumur Dharwan.”” Jadi, nabi keluar kearah sumur dan kembali lalu berkata pada aku sekembalinya, “Kurmanya (dari pohon kurma dekat sumur) mirip kepala iblis.” Aku bertanya, “Apa kau cabut benda2 yang dipakai sihir itu?” Katanya, “Tidak, karena aku telah disembuhkan Allah dan aku takut tindakan ini akan menyebabkan tersebarnya kejahatan diantara orang2.” Belakangan sumur itu ditimbun tanah. (Sahih Al-Bukhari, Volume 4, Book 54, Number 490)

Diriwayatkan Aisha:

Seseorang menyebut Labid bin al-A’sam dari suku Bani Zaraiq melakukan sihir pada Rasul sampai Rasul Allah mulai berkhayal melakukan hal2 yang sebenarnya tidak dia lakukan. Satu hari atau satu malam dia bersama kita, dia sebut2 Allah dan menyebut2 lamanya waktu, dan lalu berkata, “O Aisha! Tahukah kau bahwa Allah memerintahkanku tentang masalah yang kutanya padaNya? Dua orang menemuiku dan duduk, satu dikepalaku dan satu lagi dikakiku. Satu dari mereka bertanya pada yang lain, “Apa penyakit orang ini?” yang lain menjawab, “Dia telah tersihir” Yang pertama bertanya, “Siapa yang menyihir?” Yang lain menjawab, “Lubaid bin Al-A’sam.” Yang pertama bertanya, “Bahan2 apa yang dia pakai?” Yang lain menjawab, “Sebuah sisir, rambut pada sisir itu, dan kulit luar dari tepung sari pohon kurma jantan.” Yang pertama bertanya, “dimana?” Yang lain menjawab, “Di sumur Dharwan.”” Jadi, nabi keluar kearah sumur dan kembali lalu berkata pada aku sekembalinya, “O Aisha, warna airnya seperti disepuh daun Henna (merah). Bagian atas dari pohon kurma dekatnya mirip kepala setan.” Aku tanya, “O Rasul? Kenapa tidak kau perlihatkan (pada orang2)?” Dia bilang, “Karena Allah menyembuhkanku, aku tidak suka membiarkan kejahatan disebarkan diantara orang2.” Lalu dia perintahkan sumur itu ditimbun tanah. (Sahih Al-Bukhari, Volume 7, Book 71, Number 658)

Diriwayatkan ayah Hisham: ‘Aisha berkata, “Rasul Allah disihir, lalu dia sebut2 Allah berulang-ulang memintaNya menyembuhkan (dari sihir).” Hisham lalu menceritakan cerita diatas. (Sahih Al-Bukhari, Volume 8, Book 75, Number 400)

Surya Yaya

Hadist yang anda kutip justru semakin menunjukkan bahwa Muhammad itu benar2 seorang nabi, karena dia dapat mengetahui siapa yang menyihirnya.

Maka ini pun dapat menjadi hujjah, bahwa beliau memang mengetahui sesuatu yang gaib atas izin-Nya.

Duladi Samarinda

Surya Yaya, Muhammad bisa kena sihir, adalah bukti dia bukan NABI. Dia juga kerap diganggu setan lewat mimpi-mimpi buruk.

Surya Yaya

Bandingkan dengan Yesus, suatu yang gaib yang mana yang ia tahu. Katanya Tuhan, tapi goblok

soal hari kiamat!…..

Duladi Samarinda

Dari pengakuan Muhammad sendiri, bagaimana dirinya diganggu oleh setan:

Sahih Bukhari Volume 1, Book 1, Number 2:

Dikisahkan ‘Aisha:

Al-Harith bin Hisham bertanya kepada Rasul Allah, ” O Rasul Allah! Bagaimana caranya inspirasi illahi diturunkan padamu?” Rasul Allah menjawab, “Kadang2 terasa seperti deringan bel (lonceng), inspirasi seperti ini adalah yang paling kuat terasa dibandingkan inspirasi yang lain … “

Nah, ini komentar Muhammad tentang bel:

Sahih Muslim Book 024, Number 5279:

Abu Huraira mengisahkan bahwa Rasul Allah berkata, “Bel adalah alat musik setan.”

Sunan Abu Dawud, Book 34, Number 4218

Dikisahkan oleh Umar ibn al-Khattab:

Ibn az-Zubayr berkata bahwa seorang wanita langganannya membawa anak perempuan az-Zubayr kepada Umar ibn al-Khattab dan dia mengenakan bel di kakinya. Umar memotongnya (bell itu) dan berkata bahwa dia mendengar Rasul Allah berkata: Terdapat setan di setiap bell.

Surya Yaya

Di kalimat mana pada hadist diatas setan mengganggu muhammad?

Hadits diatas justru menunjukkan bahwa Muhammad SAW bisa melihat sesuatu yang gaib.

Sekali lagi, tidak ada satu pun manusia, jin dan setan yang dapat mencelakainya, melainkan tunduk dan gentar menghadapi beliau. Siapapun yang menjadi musuhnya, pasti terkalahkan.

Bagaimana dengan Yesus?

Iblis tidak takut pada Yesus, bahkan mengajak Yesus untuk “adu silat.”. Kaum Yesus tidak segan padanya.

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya menulis: Bandingkan dengan Yesus, suatu yang gaib yang mana yang ia tahu. Katanya Tuhan, tapi goblok soal hari kiamat!…..

Tanggapan:

Kalo Yesus tak tahu soal hari kiamat, mana mungkin dia bisa bercerita panjang lebar tentang tanda-tanda kedatangan hari kiamat? Dan bahkan dia menceritakan peristiwa apa saja yg akan terjadi pd hari kiamat.

Surya Yaya

Tidak ada peristiwa atau tanda2 hari kiamat yang dijelaskan Yesus yang terbukti kebenarannya di zaman kini. Justru Yesus goblok bin idiot sekaligus buta soal kiamat.

Bandingkan dengan ucapan Muhammad, tentang tanda2 akhir zaman. terbukti kebenarannya di zaman sekarang

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya menulis: Di kalimat mana pada hadist diatas setan mengganggu muhammad?

Tanggapan:

Setan bisa mengganggu Muhammad lewat sihir dan mimpi buruk. Itu pengakuan Muhammad sendiri.

Surya menulis:

Hadits diatas justru menunjukkan bahwa Muhammad SAW bisa melihat sesuatu yang gaib.

Tanggapan:

Sudah disanggah oleh Aisyah. Aisyah telah berkata jujur mengenai Muhammad.

Surya menulis:

Sekali lagi, tidak ada satu pun manusia, jin dan setan yang dapat mencelakainya, melainkan tunduk dan gentar menghadapi beliau. Siapapun yang menjadi musuhnya, pasti terkalahkan.

Tanggapan:

Dalam beberapa kisah diceritakan Muhammad justru berkawan baik dengan setan dan jin. Ini artinya apa? Sesuai pengakuan dalam hadist, INSPIRATOR Muhammad sebenarnya adalah SETAN, dan setan itulah yg disangka tuhan oleh Muhammad.

Duladi Samarinda ‎Surya Yaya menulis:

Tidak ada peristiwa atau tanda2 hari kiamat yang dijelaskan Yesus yang terbukti kebenarannya di zaman kini. Justru Yesus goblok bin idiot sekaligus buta soal kiamat.

Tanggapan:

Tanda-tanda akhir zaman diceritakan oleh Yesus secara gamblang, bahkan APA SAJA yg akan terjadi pada hari H itu, diperlihatkan secara jelas kepada rasul Yohanes (baca kitab Wahyu).

Surya menulis:

Bandingkan dengan ucapan Muhammad, tentang tanda2 akhir zaman. terbukti kebenarannya di zaman sekarang

Tanggapan:

Muhammad keliru tentang tanda hari kiamat. Masak BULAN SEPARUH dan GERHANA dikira KIAMAT MAU DATANG?

Surya Yaya

Hahaha… jangan maksa bung… gak ada bukti kuat atas tulisanmu. Tapi justru semakin menunjukkan Muhammad itu lebih hebat daripada Yesus idiot yang anda sembah!

Ini sebagian ucapan Muhammad saw tentang tanda2 akhir zaman yang telah dan akan terbukti kebenarannya.

detailnya baca disini: https://sy42.wordpress.com/2011/01/13/isyarat-nabi-saw-tentang-urutan-urutan-peristiwa-yang-akan-kita-nantikan-datangnya/

Surya Yaya

Sebaliknya, mana cuap2 Yesus tentang hari kiamat atau sesuatu yang gaib yang bisa dibuktikan kebenarannya??!

TIDAK ADA!!! (kasihaaannnn….)

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, kalo benar Muhammad lebih hebat dari Yesus, kok Muhammad mati gak bisa hidup lagi? Kok Muhammad mempan diracun wanita Yahudi? Paulus aja kena racun ular gak mati.

Surya Yaya

Muhammad wafat, itu karena Muhammad seorang manusia bisa. Dan Yesus/Isa juga akan wafat pada waktunya.

Soal racun, lagi2 justru membuktikan Muhammad itu benar2 seorang nabi yang mengetahui sesuatu yang gaib atas izin-Nya. Terbukti daging itu berbicara dan memberi tahu siapa yang mensusupi racun kedalamnya.

Surya Yaya

soal Paulus, saya cuma bisa bilang

1. Si penyesat itu bernama Paulus

2. Si tukang tipu itu…. (juga) bernama Paulus

3. Rasul palsu berakhlak perampok itu … (juga) bernama Paulus

4. Orang yang dianggap Santo (Suci) bagi Kristen itu… (juga) bernama Paulus

5. Manusia bodoh sekaligus idiot itu… (juga) bernama Paulus.

… 6. Orang yang lebih didengar pendapatnya soal hukum agama itu…(juga) bernama Paulus.

Dan Kristen adalah korban abadinya! Dari kesesatannya, tipu menipu, ahlak perampok, bodoh dalam berpikir dan berlogika, serta tidak taat kepada ajaran agama, semua diadposi oleh Kristen!

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya menulis: Muhammad wafat, itu karena Muhammad seorang manusia bisa

Tanggapan: Kata anda Muhammad lewat hebat dari Yesus? Jadi terbukti khan kalo Muhammad tidak lebih hebat dari Yesus? Bahkan kualitas moralnya jauh dari orang biasa.

Surya menulis:

Soal racun, lagi2 justru membuktikan Muhammad itu benar2 seorang nabi yang mengetahui sesuatu yang gaib atas izin-Nya. Terbukti daging itu berbicara dan memberi tahu siapa yang mensusupi racun kedalamnya.

Tanggapan:

Itu cuma bualan Muhammad setelah dirinya telanjur menelan racun. Pada faktanya, akhirnya dia mengaku juga bahwa dia MENDERITA akibat makan racun itu. Baca pengakuan Muhammad:

Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 713:

Dikisahkan oleh Aisha:

Pada waktu sakitnya sebelum dia mati, sang Nabi sering mengatakan, “Wahai Aisha! Aku masih merasa kesakitan karena daging yang kumakan di Khaybar, dan sekarang aku merasa urat nadiku dipotong oleh racun itu.”

Tabaqat Ibn Sa’d, halaman 252

Rasul Allah hidup sampai tiga tahun setelah itu sampai racun itu menyebabkan rasa sakit sehingga ia wafat. Selama sakitnya dia biasa berkata, “Aku tidak pernah berhenti mengamati akibat dari daging (beracun) yang kumakan di Khaibar dan aku menderita beberapa kali (dari akibat racun itu) tapi sekarang kurasa tiba saatnya batang nadiku terputus.”

Surya menulis:

soal Paulus, saya cuma bisa bilang

1. Si penyesat itu bernama Paulus

2. Si tukang tipu itu…. (juga) bernama Paulus

Tanggapan:

Heran, kenapa anda bisa menuduh Paulus demikian buruk, sementara terhadap Muhammad anda menutup mata? Bukankah Muhammad lebih nyata sebagai seorag penyesat dan penipu? Muhammad mendapat keuntungan dari statusnya, sementara apa yg didapat Paulus?

Surya Yaya

Sekali lagi hadist diatas, tidak dapat membuktikan bahwa Muhammad wafat di racun. Sebab, rasullullah wafat 3 tahun setelah peristiwa tsb. Gak masuk logika khan?

Paulus? Ya dia memang penyesat, penipu, perampok, dan manusia berotak idiot. Dan Kristen adalah korbannya! Anda sadari itu khan???? Hahahaa….

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya menulis: Sekali lagi hadist diatas, tidak dapat membuktikan bahwa Muhammad wafat di racun. Sebab, rasullullah wafat 3 tahun setelah peristiwa tsb. Gak masuk logika khan?

Tanggapan:

Apanya yg tidak masuk logika? Lha wong AIDS saja bisa membuat orang menderita selama bertahun-tahun.

Muhammad mengaku sendiri (dan dikukuhkan oleh Aisyah) bahwa dia menderita selama 3 tahun gara-gara kena racun Kaybar.

Surya Yaya

Sekali lagi fakta telak, Muhammad lebih hebat dari Yesus idiot sembahan kristen adalah:

Setan tunduk dan merasa hina bahkan tidak bisa mencelakai Muhammad SAW. Sedangkan Yesus, setan ngajakin berantem! Itu artinya setan tidak takut pada Yesus!!! NGAKAK!!!

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya,

1) Setan bisa mengganggu Muhammad lewat mimpi buruk.

2) Setan bisa mengganggu Muhammad lewat sihir

3) Muhammad didukung oleh jin/setan (baca surat al-Jin dlm Alquran)

4) Muhammad mendapat wahyu lewat instrumen setan (bel).

Jadi apa kesimpulannya? Muhammad dan setan adalah ESA.

Surya Yaya

Hahahaa… buktinya gak ada… maksa euy!

Duladi Samarinda

Saya sudah kutip bukti-buktinya di atas.

Surya Yaya

Gak ada bro… mana.??? Justru hadits yang anda kutip akan saya simpan sebagai referensi tambahan bahwa Muhammad dapat mengetahui sesuatu yang gaib dengan izin-Nya.

Nah, Yesus??? Diajak berantem ama iblis!! Huhuhaahahahuhahaha…

Surya Yaya

Sekali lagi fakta telak, Muhammad lebih hebat dari Yesus idiot sembahan kristen adalah:

Setan tunduk dan merasa hina bahkan tidak bisa mencelakai Muhammad SAW. Sedangkan Yesus, setan ngajakin berantem! Itu artinya setan tidak takut pada Yesus!!! NGAKAK!!!

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, Muhammad tak pernah mengaku MENGETAHUI HAL GAIB, malah dia mengaku lewat Quran bahwa dia tak tahu apa-apa soal Gaib, dan dikukuhkan oleh Aisyah dalam Hadist.

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, kalo Muhammad lebih hebat dari Yesus, kok Muhammad mati gak bisa hidup lagi? Kok dia mempan diracun? Kok moralnya bejat? Kok sifat dan pribadinya jelek banget?

Surya Yaya

Gak perlu diulang dan ambil jurus ngeles… intinya, anda cuma ngawur dan memaksa. Jelas2 fakta telak, Muhammad lebih hebat dari Yesus idiot sembahan kristen adalah:

Setan tunduk dan merasa hina bahkan tidak bisa mencelakai Muhammad SAW. Sedangkan Yesus, setan ngajakin berantem! Itu artinya setan tidak takut pada Yesus!!!

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, kalo benar Muhammad tak bisa dicelakai, kok dia mempan diracun? Kok dia bisa dilukai hingga giginya ompong saat perang Uhud?

Surya Yaya

Itu sudah dijawab diatas, bahwa hadist diatas, tidak dapat membuktikan bahwa Muhammad wafat di racun. Sebab, rasullullah wafat 3 tahun setelah peristiwa tsb. Gak masuk logika khan?

Duladi Samarinda

Muhammad bisa dilukai hingga giginya ompong, apakah ini bukti Muhammad TAK BISA

DILUKAI? Ngakak.

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 2 Halaman 42-43

Apa Yang Dialami Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam di Perang Uhud

Ibnu Ishaq berkata, “Pertahanan kaum Muslimin pun jebol dan mereka diserang musuh-musuh mereka. Itu hari ujian dan hari pembersihan dimana Allah memuliakan kaum Muslimin dengan memberi kesempatan mati syahid kepada mereka. Karena pertahanan kaum Muslimin terbuka, musuh berhasil masuk ke tempat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kemudian melempar beliau dengan batu hingga beliau terjatuh dalam keadaan miring, batu tersebut mengenai gigi, antara gigi depan dengan gigi taring, melukai wajah dan bibir beliau. Orang yang melempar beliau dengan batu ialah Utbah bin Abu Waqqash.”

Ibnu Ishaq berkata, Humaid Ath-Thawil berkata kepadaku dari Anas bin Malik yang berkata, “Di Perang Uhud, gigi antara gigi depan dengan gigi taring Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pecah dan wajah beliau terluka. Darah pun keluar di wajah beliau

Duladi Samarinda Lanjutan:

Ibnu Hisyam berkata, Rubaih bin Abdurrahman bin Abu Sa’id Al-Khudri berkata dari ayahnya dari Abu Sa’id Al-Khudri bahwa di Perang Uhud, Utbah bin Abu Waqqash melempar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hingga memecahkan gigi antara gigi depan dengan gigi taring sebelah kanan bagian bawah dan melukai bibir bawah beliau. Abdullah bin Syihab Az-Zuhri melukai kening Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Ibnu Qami’ah melukai bagian atas pipi yang menonjol hingga dua rantai besi perisai masuk ke dalam bagian atas pipi beliau.

Surya Yaya

Dilukai adalah hal yang manusiawi..sedangkan di celakai hingga membuat ia tidak berdaya, tentunya tidak ada yang dapat melakukan itu.

Bandingkan dengan Yesus yang di smackdown habis2an sama Yahudi, boro2 nunggu datangya pertolongan, yang ada malah teriak2 cengeng manggil2 bapanya… hahahahaa..

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, Muhammad bisa dicelakai hingga dia tak berdaya. Bahkan dia dengan egoisnya MEMOHON-MOHON agar muslim bersedia MATI UNTUK DIRINYA. Benar-benar manusia jahat dan egois.

BACA RIWAYAT BERIKUT:

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 2 Halaman 43-44

Ibnu Ishaq berkata, “Ketika Rasulullah SAW dikepung orang-orang Quraisy, beliau berkata, ‘Siapa orang yang siap mengorbankan nyawa untukku?’ Ziyad bin As-Sakan berdiri bersama lima orang dari kaum Anshar -seperti dikatakan kepadaku oleh Al-Hushain bin Abdurrahman bin Amr bin Sa’ad bin Muadz berkata kepadaku dari Mahmud bin Amr-. Sebagian orang berkata bahwa orang yang siap mengorbankan nyawa untuk Rasulullah SAW adalah Umarah bin Yazid bin As-Sakkan. Mereka bertempur habis-habisan melindungi Rasulullah SAW hingga satu per-satu dari mereka gugur sebagai syuhada’ dan orang yang terakhir gugur dari kelima orang tersebut ialah Ziyad atau Umarah yang bertempur hingga luka parah. Dalam kondisi seperti itu, datanglah salah satu kelompok dari kaum Muslimin yang akhirnya berhasil menyingkirkan orang¬-orang musyrik dari sekitar Rasulullah SAW. Beliau ber¬sabda, ‘Dekatkan dia kepadaku.’ Mereka pun mendekatkannya kepada Rasulullah SAW kemudian beliau menjadikan kaki beliau sebagai bantalnya dan Ziyad bin As-Sakan meninggal sedang pipinya berada di atas kaki Rasulullah SAW.”

Duladi Samarinda GIGI DEPAN MUHAMMAD COPOT:

Ibnu Hisyam mengatakan, bahwa Abdul Aziz bin Muhammad Ad-Darawardi berkata dari Ishaq bin Yahya bin Thalhah dari Isa bin Thalhah dari Aisyah dari Abu Bakar Ash-Shiddiq bahwa Abu Ubaidah bin Al-Jarrah mencabut salah satu besi dari wajah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hingga gigi depannya copot dan mencabut besi satunya hingga gigi depannya yang lain. Jadi kedua gigi depannya copot.

Surya Yaya

Saya sudah membacanya, dan gak ada makna bahwa Muhammad bisa dicelakai hingga tak berdaya.

Duladi Samarinda

Tentang Muhammad mati karena racun, belilah buku ini, ditulis oleh ULAMA ISLAM sendri:

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya menulis: Saya sudah membacanya, dan gak ada makna bahwa Muhammad bisa dicelakai hingga tak berdaya.

Tanggapan:

Muhammad bisa dicelakai hingga tak berdaya. Tuh, sampai dia merengek-rengek pada pengikutnya SUPAYA JADI TAMENG HIDUP, supaya muslim aja yg mati, bukan dirinya.

Surya Yaya

Tapi seperti ini analisa ulama pada umumnya:

Tabaqat Ibn Sa’d halaman 249

Wanita Yahudi yang meracuni Muhammad berkata, “Aku ingin tahu apakah kaubenar-benar seorang nabi, yang jika memang benar maka racun ini tidak akan mengganggumu, dan jika kau ternyata seorang nabi palsu, maka aku akan dapat membebaskan masyarakat dari dirimu.”

–>Tanggapan:

Anda lupa atau memang tidak berkehendak menulis cerita tersebut lebih jauh, bahwa dari kejadian tersebut, Nabi SAW memang benar-benar TERBUKTI SEORANG NABI, terbukti, bahwa Rasulullah SAW tahu bahwa daging tersebut disusupi racun.

“Sesungguhnya, tulang daging ini memberitahukan kepadaku bahwa ia beracun.”

Cerita ini agak panjang, tapi ringkasnya adalah wanita yang mencoba menyusupi racun tersebut, yakni Zainab binti Harits (Istri Sallam bin Misykam-pahlawan kaum yahudi yang mati dibunuh oleh tentara kaum muslimin) akhirnya masuk Islam karena kebenaran tersebut.

Ia (Zainab binti Harits) berkata dalam pengakuannya;

“Sayalah yang melakukan itu, sebab aku ingin tahu apakah kamu benar-benar seorang nabi, yang jika memang benar maka racun ini tidak akan mengganggumu, dan jika kamu ternyata seorang nabi palsu, maka aku akan dapat membebaskan masyarakat dari dirimu.” (Cuma sampai disini yang anda kutip),

berikut lanjutannya:

Dan ternyata MEMANG BENAR engkau seorang nabi, daging tersebut memberi kabar kepadamu bahwa ia beracun, maka dengarlah bahwa saya bersaksi ‘Tiada Tuhan Selain Allah, dan Engkau Muhammad benar-benar utusan Tuhan”.

Zainab binti Harist pun masuk Islam karena kebenaran itu dan juga berdasarkan kemauannya sendiri.

Secara logika:

Racun yang dibubuhi termasuk sangat ganas, terbukti sahabat nabi, Bisyr ibnul Barra bin Ma’ruf yang ikut makan pada waktu itu, meninggal seketika. Sedangkan nabi SAW tidak jadi memakannya, malah memuntahkannya kembali.

Bahkan dalam kitab tarikh, Umar r.a berkata kepada beliau:

“Demi ibu-bapakku wahai Rasul! Sungguh, andaikan Isa putra Maryam telah dikarunai oleh Allah kemampuan untuk dapat menghidupkan kembali orang mati, namun apakah hal itu lebih menakjubkan ketimbang DAGING KAMBING YANG DIRACUNI dan telah digoreng, KETIKA IA BERBICARA DENGANMU LEWAT PAHANYA, “JANGANLAH ENGKAU MEMAKANKU, KARENA AKU BERACUN!”

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, Muhammad mengatakan dirinya diberitahu kalo daging itu beracun setelah melihat Bisyir keracunan.

Surya Yaya

Daging itulah yang berbicara bahwa ia disusupi racun. Muhammad SAW lagi terbukti hebat dari yesus sembahanmu khan?

Surya Yaya

Sekali lagi, Dilukai adalah hal yang manusiawi..sedangkan di celakai hingga membuat ia tidak berdaya, tentunya tidak ada yang dapat melakukan itu.

Bandingkan dengan Yesus yang di smackdown habis2an sama Yahudi, boro2 nunggu datangya pertolongan, yang ada malah teriak2 cengeng manggil2 bapanya… hahahahaa..

Duladi Samarinda

Surya Yaya, ya itu bualan Muhammad setelah melihat Bisyir keracunan.

Surya Yaya

Duladi Samarinda Surya Yaya, ya itu bualan Muhammad setelah melihat Bisyir keracunan. —>Bisyir dan Muhammad tidak saling berdekatan.

Surya Yaya

Jadi, Daging itulah yang berbicara bahwa ia disusupi racun. Muhammad SAW lagi terbukti hebat dari yesus sembahanmu khan?

Surya Yaya

Sekali lagi, Dilukai adalah hal yang manusiawi..sedangkan di celakai hingga membuat ia tidak berdaya, tentunya tidak ada yang dapat melakukan itu.

Bandingkan dengan Yesus yang di smackdown habis2an sama Yahudi, boro2 nunggu datangya pertolongan, yang ada malah teriak2 cengeng manggil2 bapanya… hahahahaa..

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, dicelakai atau dilukai sama saja. Jelas bahwa Muhammad bisa dicelakai lewat racun dan lewat serangan frontal.

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, Muhammad dalam perang Uhud dibuat tak berdaya, sehingga dia perlu menjadikan muslim menjadi TAMENG HIDUP.

Surya Yaya

lihat lagi pemahaman kata “dicelakai” seperti yang sudah saya tulis diatas.

Duladi Samarinda

Gak usah bermain kata-kata. Yang jelas anda sudah tahu bahwa Muhammad BUKAN DEWA, dia bahkan tak lebih hebat dari Paulus. Moralnya pun jauh dari standar moral manusia biasa.

Surya Yaya

Gak banget. Yesus buta soal gaib, sedangkan Muhammad bisa melihat sesuatu yang gaib dengan Izin-Nya. Ini inti tema kita kita.

Duladi Samarinda

Surya Yaya, kalo Muhammad tahu tentang hal gaib, kok dia tidak tahu kapan dia akan mati? Kematian Muhammad begitu mendadak, sehingga para sahabat saling berebut KUASA dan pada akhirnya saling bunuh-bunuhan.

Surya Yaya

Justru dia tahu… baca saja surah al-maida, disitu ada sebab2 turunnya ayat yang menjadi sinyal bahwa dakwah beliau akan segera berakhir.

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, itu cuma tafsiran ulama modern, tapi dari fakta sejarah kita tahu bahwa Muhammad sama sekali tak pernah tahu kapan dia akan mati, sehingga dia tidak mempersiapkan siapa yg akan jadi penerusnya.

Duladi Samarinda

Muhammad bahkan mati saat sedang bersenggama dengan Aisyah, kejadiannya begitu mendadak, bukti Muhammad NABI PALSU.

Surya Yaya

Atau silakan baca sirah ibn hisyam jilid 2 mulai hal 629

Duladi Samarinda

Nabi-nabi selalu diberitahu oleh Tuhan kapan dia akan mati, tapi Muhammad mati saat sedang senggama. Jelas bahwa dia sama sekali tak tahu kapan dirinya akan mati.

Surya Yaya

sudah saya jelaskan diatas. baca saja surah al-maida, disitu ada sebab2 turunnya ayat yang menjadi sinyal bahwa dakwah beliau akan segera berakhir. Atau silakan baca sirah ibn hisyam jilid 2 mulai hal 629

Surya Yaya

Atau silakan juga baca sirah ibn hisyam jilid 2 mulai hal 584-587

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, Muhammad tak tahu kapan dia akan mati, tak ada persiapan sama sekali. Surat Al-Maidah itu cuma tafsiran sepihak, tidak ada bukti fakta sejarahnya.

Surya Yaya

tafsiran al-maidah saling berkaitan dengan sirah ibn hisyam yang saya cantumkan halamannya diatas. baca saja dulu

Surya Yaya

Bukankah untuk mengetahui history asbabun nuzul dari qur’an, tidak jarang para ulama mengetahuinya dari sirah tsb??

Goblok bener anda… hahahahaa.

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, begini saja. Apakah Muhammad pernah mengatakan bagaimana caranya dia mati dan kapan, hari apa dan jam berapa? JELAS bahwa Muhammad bukan nabi. Bandingkan dengan MUSA & YESUS, yg keduanya tahu kapan mereka akan diangkat.

Duladi Samarinda

Dari SIRAH kita tahu bahwa Muhammad mati mendadak di pelukan Aisyah.

Surya Yaya Intinya, Muhammad tahu bahwa dia akan segera dipanggil Tuhannya.

Duladi Samarinda

Yesus tahu kapan dia akan mati dan kemudian diangkat. Semuanya tidak terjadi di luar pengetahuan Yesus. Tetapi Muhammad, mulai dari kejadian penyerangan, peracunan, hingga pencabutan nyawanya oleh malaikat maut pun Muhammad tak tahu.

Surya Yaya

Yesus tidak tahu kapan dia akan mati, kecuali hanya berupa sinyalemen belaka. Sedangkan Muhammad tahu dia akan segera wafat meski tanpa sinyalemen.

Duladi Samarinda

Apakah Muhammad tahu, bahwa GIGI DEPANNYA bakal ompong? Apakah dia tahu, bahwa saat senggama dengan Aisyah nyawanya akan dicabut?

Duladi Samarinda

Apakah Muhammad tahu, bahwa dirinya bakal akan kena sihir?

Apakah Muhammad tahu, bahwa setan bakal akan mengganggunya lewat mimpi buruk?

Surya Yaya

Sekali lagi, Dilukai adalah hal yang manusiawi..sedangkan di celakai hingga membuat ia tidak berdaya, tentunya tidak ada yang dapat melakukan itu.

Duladi Samarinda

Pertanyaan saya adalah: Apakah Muhammad tahu bahwa dirinya bakal akan ompong?

Surya Yaya

itu pertanyaan diluar pembahasan yang mencakup kenabian beliau.

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya, apakah Muhammad tahu bagaiimana caranya ia mati? Apakah dia tahu bahwa dia akan mati saat sedang bersenggama dengan aisyah?

Surya Yaya

Intinya, Muhammad tahu bahwa dia akan segera dipanggil Tuhannya. Sedangkan saat sedang senggama adalah asumsi busuk anda.

Duladi Samarinda

Kematian Muhammad begitu mendadak,,,,,, Kejadian ini sama sekali di luar perkiraan Muhammad. Seorang nabi asli, apalagi diklaim sebagai NABI PALING DICINTAI TUHAN, tentu akan mati dengan cara yg terhormat, dan dia akan tahu kapan dia akan mati. Tetapi Muhammad adalah seorang nabi gadungan yg matinya pun sama sekali tak diduga olehnya sendiri.

Surya Yaya

Muhammad wafat dengan indah. Sedangkan yesus mampus dengan mengenaskan! Ini juga menjadi fakta telak, bahwa Muhammad jauh lebih mulia dari yesus idiot sembahan kristen. Hahahahah…

Duladi Samarinda

 Muhammad Wafat Dipelukan Aisyah

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 2 Halaman 645

Aisyah berkata, “Rasulullah SAW wafat di antara pelukanku dan pada hari giliranku. Di antara kebodohanku karena masih muda belia bahwa Rasulullah SAW wafat di pangkuanku, kemudian aku meletakkan kepala Rasulullah SAW di atas bantal. Aku menepuk dada dan memukul wajahku bersama wanita-wanita lain.”

Surya Yaya

bagaimana mungkin seorang yang sudah tidak berdaya masih memikirkan itu? tentu tidak. Sebab kata2 “pada hari giliranku” adalah kata2 sebelum terjadi. Justru dia meminta siwak kepada AIsyah, dan kemudian berkata “ketempat tertinggi disurga.”

Surya Yaya

Sekali lagi, Muhammad wafat dengan indah. Sedangkan yesus mampus dengan mengenaskan! Ini juga menjadi fakta telak, bahwa Muhammad jauh lebih mulia dari yesus idiot sembahan kristen. Hahahahah..

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, anda lupa kalo nabi kita seorang maniak seks? Walo dia sekarat pun dia masih memikirkan seks.

Surya Yaya

saya tidak menemukan makna tsb pada acuan sirah ibn hiysam anda, selain anda hanya mempermantap gelar bagi kristen memang selalu berasumsi busuk..

Surya Yaya

Intinya Muhammad wafat dengan indah. Ia dan umatnya sudah dijanjikan surga.

Sedangkan yesus mampus dengan mengenaskan! Ini juga menjadi fakta telak, bahwa Muhammad jauh lebih mulia dari yesus idiot sembahan kristen. Hahahahah..

Boro2 soal janji surga, umatnya malah terjun bebas ke neraka!

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya, Sirah jelas menceritakan bahwa Muhammad mati di pelukan Aisyah saat senggama, dan Aisyah mengatakan hari itu memang hari gilirannya. Jadi, sebelum itu Muhammad sudah menggilir istri-istrinya yg lain. Jangan lupa, bahwa Muhammad MANIAK SEKS:

Hadist Sahih Bukhari, Volume 1, Book 5, Number 268

Anas bin Malik berkata, “NABI BIASANYA PERGI MENGUNJUNGI SEMUA ISTRINYA SECARA BERGILIR,SELAMA SIANG DAN MALAM, dan mereka jumlahnya ada SEBELAS.” Aku bertanya pada anas, “Apakah nabi punya kekuatan untuk itu? Anas menjawab bahwa, “Biasanya kami mengatakan bahwa NABI DIBERIKAN KEKUATAN 30 LELAKI

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya, kenapa anda mencaci maki Yesus? Muhammad yg bejat moralnya dan jahat hatinya kok tidak anda caci maki?

Surya Yaya

pembicaraan kita seputar wafatnya Muhammad, dan tidak ada kaitanya dengan hadist lain yang anda tulis tsb.

Intinya, anda ketangkep basah membual!!! hahahahaaa…

Surya Yaya

saya ulang…. pembicaraan kita seputar wafatnya Muhammad, dan tidak ada kaitanya dengan hadist lain yang anda tulis tsb.

Intinya, anda ketangkep basah membual!!! hahahahaaa…

Surya Yaya

so, Muhammad wafat dengan indah. Ia dan umatnya sudah dijanjikan surga.

Sedangkan yesus mampus dengan mengenaskan! Ini juga menjadi fakta telak, bahwa Muhammad jauh lebih mulia dari yesus idiot sembahan kristen. Hahahahah..

Boro2 soal janji surga, umatnya malah terjun bebas ke neraka!

Surya Yaya

sepertinya akan habis bahan faitfredom yang akan anda bawa kesini…hahahaahaa

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya menulis: so, Muhammad wafat dengan indah. Ia dan umatnya sudah dijanjikan surga.

Tanggapan:

Muhammad sendiri mengatakan bahwa setiap muslim akan ke neraka:

“Dan tidak seorang diantara kamu, melainkan mendatanginya (masuk neraka) dan ini bagi Tuhanmu adalah ketetapan yang sudah dipastikan…”

(Maryam, 19:71)

Duladi Samarinda

Muhammad sendiri tak yakin dirinya bakal akan ke mana, ke surga ato ke neraka:

QS 46:9

Katakanlah: “Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan”

Sehingga dia minta di-doakan oleh muslim agar dirinya diampuni dan bisa masuk surga. Benar-benar keterlaluan.

Surya Yaya

Duladi Samarinda Surya Yaya menulis: so, Muhammad wafat dengan indah. Ia dan umatnya sudah dijanjikan surga.

Tanggapan:

Muhammad sendiri mengatakan bahwa setiap muslim akan ke neraka:

“Dan tidak seorang diantara kamu, melainkan mendatanginya (masuk neraka) dan ini bagi Tuhanmu adalah ketetapan yang sudah dipastikan…”

(Maryam, 19:71)

–> untuk mempersingkat jawaban, sudah saya bahas disini: https://sy42.wordpress.com/2011/12/29/menjawab-tuduhan-kafir-kristen-yahudi-semua-muslim-masuk-neraka/

Duladi Samarinda

QS 19 sudah mementahkan klaim anda bahwa muslim akan ke surga.

Surya Yaya

Duladi Samarinda

Muhammad sendiri tak yakin dirinya bakal akan ke mana, ke surga ato ke neraka:

QS 46:9

Katakanlah: “Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadap…mu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan”

–> juga, untuk mempersingkat jawaban, sudah saya bahas disini: https://sy42.wordpress.com/2011/08/30/islam-adalah-keselamatan/

Duladi Samarinda

Jika Islam adalah keselamatan, mengapa Islam bukannya mengajak muslim menjauhi kejahatan, tapi malah mengajak muslim berperilaku sebagai orang jahat?

Lihat gambar ilustrasi saya ini, untuk menggambarkan bagaimana Islam menggiring muslim agar dihukum Tuhan:

Surya Yaya

Intinya, umat Muhammad SAW sudah dijamin masuk surga:

“Surga diharamkan untuk para Nabi SAMPAI AKU MASUK ke dalamnya dan diharamkan untuk semua ummat SAMPAI UMMATKU masuk ke dalamnya.” (HR At-Thabarani dalam Al-Awsath). Menurut Al-Haitsami isnad hadits ini hasan. (Dikutip dari Majma’ul Zawaa’id vol. 10 hlm. 69).

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, itu cuma bualan Muhammad sewaktu sehat, tapi setelah sekarat dia ketakutan dan minta di-doakan supaya selamat.

Surya Yaya

Sedangkan Kristen, hanya bisa mimpi ke surga. kenyataannya terbalik.

BERIKUT TUJUH FAKTA TAK TERBANTAHKAN, KRISTEN PANTAS MASUK NERAKA (Berdasarkan Tinjauan Aliktab/Bibel)

1. Yesus memerintahkan untuk menuruti SEGALA perintah Allah:

[Markus 10] Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalananNya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapanNya ia bertanya: “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

[10:18] Jawab Yesus: “Mengapa kau katakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja. [Matius 19] Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

[19:17] Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.” Dan perintah Allah itu diantaranya: JANGAN sujud menyembah kepada selain Allah:

[Keluaran 20] Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah orang yang cemburu,

Tetapi orang Kristen malah sujud dan menyembah kepada Yesus Kristus atau kepada selain Allah. Jadi tentu saja orang Kristen masuk neraka.🙂

2. Yesus tidak bisa menjamin apa-apa, karena yang bisa memberikan jaminan HANYALAH Allah. Maka itu sembahlah Allah SAJA, jangan sembah yang lain termasuk Yesus.

[Markus 10] Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan.”

Tetapi orang Kristen malah menyembah Yesus, dan Yesus sama sekali tidak menganjurkan dirinya untuk disembah selain hanya kepada Allah saja.😉

3. Yesus berdoa kepada Allah, TUHAN LANGIT DAN BUMI.

[Lukas 10] Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata:

“Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, TUHAN LANGIT DAN BUMI, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Ini sebetulnya tidak aneh karena sejak dulu memang sudah disebutkan bahwa hanya Allah lah satu-satunya Tuhan baik di langit maupun di bumi, tidak ada yang lain:

[Ulangan 4] Sebab itu sadarilah hari ini dan jangan lupa: TUHAN SATU-SATUNYA ALLAH DI LANGIT DAN DI BUMI; TAK ADA YANG LAIN.

4. Yesus itu NOTHING, dia tidak bisa berbuat apa-apa karena yang memiliki kuasa itu HANYA Allah.

[Yohanes 5] Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. – Karena HANYA Allah lah SATU-SATUNYA Tuhan di langit dan di bumi:

[Ulangan 4] “Sebab itu sadarilah hari ini dan jangan lupa: TUHAN SATU-SATUNYA ALLAH DI LANGIT DAN DI BUMI; TAK ADA YANG LAIN.” Tapi orang Kristen malah menganggap Tuhan itu tidak hanya Allah tetapi juga Yesus dan Roh Kudus. – Dan TIDAK ADA Tuhan selain Allah:

[Ulangan 4] “Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa TUHANLAH ALLAH, TIDAK ADA YANG LAIN KECUALI DIA.”

Tetapi menurut orang Kristen ada Tuhan YANG LAIN selain Allah, yaitu Yesus Kristus.

Jadi orang Kristen MEMPERSEKUTUKAN ALLAH.😉

Karena SEJAK DULU Tuhan itu HANYA Allah, TIDAK ADA yang lain:

[Yesaya 46] Ingatlah hal-hal yang dahulu dari SEJAK PURBAKALA, bahwasanya AKULAH ALLAH DAN TIDAK ADA YANG LAIN, AKULAH ALLAH DAN TIDAK ADA YANG SEPERTI AKU,

Tapi Menurut orang Kristen ada Tuhan yang lain selain Allah atau menganggap Allah itu adalah Yesus.😉

Dan TIDAK ADA YANG SAMA seperti Allah:

[Keluaran 9] … dengan maksud supaya engkau mengetahui, bahwa TIDAK ADA YANG SEPERTI AKU DI SELURUH BUMI.

[Ulangan 33] TIDAK ADA YANG SEPERTI ALLAH.

[II Samuel 7] “Sebab itu Engkau besar, ya TUHAN ALLAH, SEBAB TIDAK ADA YANG SAMA SEPERTI ENGKAU dan TIDAK ADA ALLAH SELAIN ENGKAU.

Tetapi menurut orang Kristen Yesus Kristus SAMA dan SEPERTI Allah. Berdasarkan pelanggaran-pelanggaran berat ini tentu saja orang Kristen masuk neraka, karena mereka MELANGGAR perintah Allah.😉

5. Yesus mengajarkan bahwa HUKUM YANG TERPENTING DARI SEGALA HUKUM adalah “Tuhan Allah kita,

TUHAN ITU ESA. Kasilihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu”, dan TIDAK ADA hukum yang lebih penting dari hukum itu:

[Markus 12] Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepadaNya dan bertanya: “Hukum manakah yang paling utama?”

[12:29] Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, TUHAN ITU ESA.

[12:30] Kasilihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

[12:31] Dan hukum yang kedua ialah: kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari kedua hukum ini.

[12:32] Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.

[12:33] Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan.”

[12:34] Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: “Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!” Dan seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.

Namun orang Kristen malah MEMPRAKTEKKAN HUKUM YANG LAIN, yaitu menyembah Yesus dan Roh Kudus sebagai Tuhan! Jadi HUKUM YANG TERPENTING DARI SEGALA HUKUM dari Allah yaitu perintah untuk HANYA menyembah Allah SAJA sebagai SATU-SATUNYA Tuhan, dilanggar dan diinjak-injak oleh orang Kristen karena mereka malah menyembah Yesus.😉

6. Yesus memerintahkan untuk HANYA menyembah dan berbakti kepada Allah SAJA.

[Matius 4] Yesus bersabda, “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan HANYA KEPADA DIA SAJALAH engkau berbakti!”

Tapi orang Kristen malah menyembah dan berbakti kepada Yesus sebagai Tuhan. Jadi Orang Kristen melanggar perintah Yesus dan masuk neraka.🙂

7. TUHAN BUKAN MANUSIA

Bilangan 23:19 Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta, (Allah) bukan (seperti) anak manusia,

sehingga ALLAH menyesal. Masakan ALLAH berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?

ALLAH(TUHAN) bukan manusia, dan ALLAH(TUHAN) tidak akan menjelma menjadi manusia apalagi turun kedunia dalam wujud manusia, dan tidak ada nubuat soal itu.😉

Yesaya 7:14 Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

ALLAH(TUHAN) akan mengutus seorang utusan(NABI) sebagai pertanda untuk bani israel melalui seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

Maka gugurlah keimanan seseorang yang percaya bahwa TUHAN turun ke bumi dalam wujud manusia… karena tidak ada referensi alkitab yang menguatkannya, hanya hasil analisa manusia itu sendiri. Itu artinya SESAT. Dan tempat orang sesat, adalah NERAKA. Maka Kristen-lah yang pantas masuk neraka!

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya, apakah Islam mengikuti ketujuh perintah Yesus di atas?

Surya Yaya

Rasul SAW bersabda, ” .. .SURGA TIDAK AKAN DIMASUKI kecuali oleh jiwa yang MUSLIM.” (HR Bukhari)

Kristen??? lewat….. dasar jahannam

QS.98:6. Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya menulis:

Rasul SAW bersabda, ” .. .SURGA TIDAK AKAN DIMASUKI kecuali oleh jiwa yang MUSLIM.” (HR Bukhari)

Tanggapan:

Hadist statusnya di bawah Quran. Alquran mengatakan semua muslim pasti akan ke neraka:

“Dan tidak seorang diantara kamu, melainkan mendatanginya (masuk neraka) dan ini bagi Tuhanmu adalah ketetapan yang sudah dipastikan…” (Maryam, 19:71)

Surya Yaya

Jawabnya sudah tulis di blog saya: https://sy42.wordpress.com/2011/12/29/menjawab-tuduhan-kafir-kristen-yahudi-semua-muslim-masuk-neraka/

Sedangkan TUJUH FAKTA TAK TERBANTAHKAN, KRISTEN PANTAS MASUK NERAKA (Berdasarkan Tinjauan Aliktab/Bibel), anda tidak bisa menjawabnya.

Duladi Samarinda

Surya Yaya, apakah Islam mematuhi ketujuh perintah Yesus seperti yg anda tulis itu?

Surya Yaya

Duladi Samarinda Sastro Mumet, tidak ada jaminannya bahwa setelah masuk neraka bakal akan diangkat lagi. Yesus sudah menceritakan bahwa sekali orang masuk neraka tak akan bisa dientas lagi. —> itu neraka Kristen. Kalau neraka dalam pandangan Islam, jauh lebih manusiawi, bahwa semua yang ada iman atau amalnya meski hanya sebesar bakteri pun masih berhak masuk surga.

Surya Yaya

Nabi SAW bersabda: “Tidak ada sesuatu yang belum diperlihatkan kepadaku KECUALI AKU SUDAH MELIHATNYA dari tempatku ini hingga surga dan neraka. Dan telah diwahyukan kepadaku bahwa kalian akan terkena fitnah dalam qubur kalian seperti, atau hampir serupa dengan fitnah Dajjal yang aku sendiri tidak tahu fitnah apakah itu.” (HR Bukhari-Muslim)

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, neraka Islam adalah SURGA KAFIR, dan apa yg dikira surga oleh Islam itu sebenarnya NERAKA.

Duladi Samarinda

Surya Yaya menulis:

Nabi SAW bersabda: “Tidak ada sesuatu yang belum diperlihatkan kepadaku KECUALI AKU SUDAH MELIHATNYA dari tempatku ini hingga surga dan neraka. Dan telah diwahyukan kepadaku bahwa kalian akan terkena fitnah dalam qubur kalian seperti, atau hampir serupa dengan fitnah Dajjal yang aku sendiri tidak tahu fitnah apakah itu.” (HR Bukhari-Muslim)

Tanggapan:

Itu cuma bualan Muhammad, karena sesungguhnya dia tak tahu apa-apa soal gaib.

Surya Yaya

Duladi Samarinda Surya Yaya, neraka Islam adalah SURGA KAFIR, dan apa yg dikira surga oleh Islam itu sebenarnya NERAKA. —-> pernyataan ini semakin membuktikan kebenaran hadist beliau yang berbunyi: DIJADIKAN DALAM DUNIA INI DALAM PANDANGAN ORANG2 KAFIR. SEHINGGA DUNIA INI MENJADI SURGA BAGINYA, DAN ORANG MUKMIN MENJADI PENJARA BAGINYA. (MUTAFAQ ALAHI)

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, pikir sendiri pake nalar. Bagaimana kamu bisa berpendapat bahwa ORANG JAHAT seperti Muhammad malah masuk surga?

Surya Yaya

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Setiap umatku AKAN MASUK SURGA kecuali bagi yang enggan…”(BUKHARI-MUSLIM)

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya, hadist Muhammad itu dimentahkan oleh ayat Quran surat Mariyam ayat 71.

Surya Yaya

baca saja penjelasanya di link tadi, maka anda akan mendapati pahitnya beragama setan dengan label Kristen!

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya, Kristen mengajarkan hal-hal baik, kenapa anda begitu membenci KRisten? Sementara Islam yg jahat malah tidak anda benci?

Surya Yaya

Tidak ada hal yang baik. Yang ada, adalah kebusukan dan kedustaan berkat didikan rasul berahlak perampok bernama Paulus.

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya, Paulus tak pernah merampok, tapi anda mengatakan dia perampok. Heran. Kenapa Muhammad yg jelas-jelas merampok orang-orang Yahudi dan Quraish, malah tidak anda katakan perampok?

Surya Yaya

Ibnu Ishaq berkata, Rasulullah SAW adalah orang yang terjaga dalam pandangan Allah. Beliau orang yang paling ksatria di kaumnya, paling baik akhlaknya, paling mulia asal-usulnya, paling baik pergaulannya, paling agung sikap santunnya, paling benar tutur katanya, paling agung kejujurannya, paling jauh dari keburukan dan paling jauh dari akhlak-akhlak yang mengotori orang laki-laki, hingga kaumnya menggelari Al-Amin. (Sirah Ibnu Hisyam Jilid 1, Hal 151, Bab 34)

Sedangkan, Rasul palsu berakhlak perampok itu …adalah Paulus. Berikut, pengakuan Paulus bahwa dia seorang perampok:

2 Korintus 11: (8) Jemaat-jemaat lain telah kurampok dengan menerima tunjangan dari mereka, supaya aku dapat melayani kamu!

Surya Yaya

Intinya Tidak ada hal yang baik dalam kehidupan Kristen. Yang ada, adalah kebusukan dan kedustaan berkat didikan rasul berahlak perampok bernama Paulus.

Fakta tentang bajingan tengik bernama Paulus:

1. Si penyesat itu bernama Paulus

2. Si tukang tipu itu…. (juga) bernama Paulus

3. Rasul palsu berakhlak perampok itu … (juga) bernama Paulus

4. Orang yang dianggap Santo (Suci) bagi Kristen itu… (juga) bernama Paulus

5. Manusia bodoh sekaligus idiot itu… (juga) bernama Paulus.

… 6. Orang yang lebih didengar pendapatnya soal hukum agama itu…(juga) bernama Paulus.

Dan Kristen adalah korban abadinya! Dari kesesatannya, tipu menipu, ahlak perampok, bodoh dalam berpikir dan berlogika, serta tidak taat kepada ajaran agama, semua diadposi oleh Kristen!

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya, Ibnu Ishaq memuji-muji Muhammad dalam kitab Sirah, tapi coba anda ceritakan mana bukti fakta hidupnya? Fakfa-fakta hidup yg diceritakan justru sebaliknya….. Itulah Islam, mengumbar sejuta pujian untuk membalikkan kenyataan, seperti gambaran saya berikut ini:

Surya Yaya

Bukan cuma Ibn Ishaq, tapi semua manusia yang mau menerima kebenaran tanpa hati dengki.

Sosok seorang penulis (Barat) yang berkaliber belum bisa dikatakan tampil secara utuh jika mereka belum menulis tentang Islam dan diri Rasulullah SAW. Maka tidak heran buku-buku kesinisan yang mereka buat semata-mata hanya karena dengki dengan kebenaran Islam.

Apapun background dari tulisan tersebut, bagi mereka, Muhammad SAW adalah sosok yang fenomenal sepanjang zaman, yang sukses mengubah wajah dunia menjadi beradab. Mereka bahkan sama sekali tidak tertarik untuk menulis biografi Yesus, sebab memang tidak ada yang bermutu dari kisah hidupnya.🙂

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya, lihat dulu ilustrasi saya ini:

Surya Yaya

Duladi Samarinda Sastro Mumet, apa yg seringkali Islam sebut sebagai PERANG, sebenarnya adalah PERAMPOKAN. Muhammad berjihad untuk mendapatkan harta, wanita, kekuasaan.

–> anda cuma mengada2. Sebab jauh sebelum Muhammad diusir dari kampung halamannya, ia terlebih dahulu ditawari oleh Quraish, mulai dari kekayaan hingga hal2 lainnya.

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya, apakah kamu pikir Muhammad sebodoh itu menerima tawaran Quraish sehingga akhirnya ketahuan bahwa dia nabi palsu?

Surya Yaya

Baca kembali Ibn Hisyam vol 1 hal 248-249

Surya Yaya

maka tuduhan anda akan mentah dengan mengatakan Muhammad berjihad untuk mendapatkan harta, wanita, kekuasaan. Umat Paulus memang idiot!

Duladi Samarinda

Surya Yaya, saya kutip lengkap agar semua pembaca juga mengetahuinya. Muhammad diminta bukti kenabiannya tapi Muhammad tak sanggup:

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam jilid 1 halaman 248 – 251

Ibnu Ishaq meriwayatkan:

Kemudian tokoh-tokoh Quraisy dari setiap kabilah seperti Utbah bin Rabi’ah, Syaibah bin Rabi’ah, Abu Sufyan bin Harb, An-Nadhr bin Al-Harts bin Kildah saudara Bani Abduddaar Abu Al-Bakhturi bin Hisyam, Al-Aswad bin Al-Muththalib bin Asad, Zam’ar bin Al-Aswad, Al-Walid bin Al-Mughirah, Abu Jahl bin Hisyam (semoga dikutuk Allah), Abdullah bin Abu Umaiyyah, Al-Ash bin Wail, Nubaih. Munabbih (keduanya anak Al-Hajjaj), Umaiyyah bin Khalaf, dan lain-lain mengadakan pertemuan setelah matahari terbenam di samping Ka’bah.

Sebagian dari mereka berkata kepada sebagian yang lain, “Pergilah salah seorang dari kalian kepada Muhammad kemudian bicaralah dengannya, dan berdebatlah dengannya hingga kalian bisa mengajukan alasan-alasan kepadanya.”

Mereka mengutus seseorang dengan membawa pesan untuk disampaikan kepada Rasulullah SAW, “Sesungguhnya kaummu sedang berkumpul membahas perihal dirimu. Mereka ingin bicara denganmu. Oleh karena itu, datanglah engkau ke tempat mereka!”

Rasulullah SAW mendatangi mereka dengan tergopoh-gopoh karena ia menduga bahwa ada perubahan positif pada mereka. Beliau menaruh perhatian sangat besar kepada mereka, mengharapkan mereka mendapatkan petunjuk, dan sedih atas kerusakan mereka. Ketika beliau telah duduk bersama mereka, maka salah seorang berkata kepada beliau, “Hai Muhammad, sungguh kami telah mengirim orang untuk berbicara denganmu. Demi Allah, kita belum pernah melihat ada seseorang dari Arab yang lancang kepada kaumnya melebihi kelancanganmu kepada kaummu. Sungguh, engkau telah menghina nenek moyang. Engkau mencela agama dan melecehkan tuhan-tuhan. Engkau membodoh-bodohkan mimpi-mimpi dan memecah-belah persatuan. Tidak ada hal yang jelek, melainkan engkau bawa dalam kaitan hubunganmu dengan kami. Jika dengan pembicaraan ini semua, engkau menginginkan kekayaan, kami akan mengumpulkan seluruh kekayaan kami hingga engkau menjadi orang yang paling kaya di antara kami. Jika dengan pembicaraan ini semua, engkau menginginkan kehormatan, maka kami menjadikan engkau sebagai pemimpin kami. Jika engkau menginginkan menjadi raja, kami mengangkatmu sebagai raja kami. Jika apa yang engkau alami adalah karena faktor jin yang tidak mampu engkau usir, kami akan mengeluarkan seluruh kekayaan kami sebagai biaya untuk mencari dokter hingga engkau sembuh darinya.”

Rasulullah SAW bersabda kepada mereka, “Apa yang kalian katakan tentang aku? Apa yang aku bawa kepada kalian tidak dengan maksud ingin mendapatkan kekayaan dari kalian, atau kehormatan di mata kalian, atau kekuasaan atas kalian. Namun Allah mengutusku kepada kalian sebagai Rasul, menurunkan Al-Kitab kepadaku, dan memerintahkanku menjadi pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan bagi kalian. Aku sampaikan pesan-pesan Tuhanku kepada kalian dan memberi nasihat kepada kalian. Jika kalian menerima apa yang aku bawa, itulah keberuntungan kalian di dunia dan akhirat. Jika kalian menolaknya, aku bersabar terhadap perintah Allah hingga Dia memutuskan persoalan di antara kita.”

Duladi Samarinda Tokoh-tokoh Quraisy berkata, “Hai Muhammad, jika engkau tidak menerima satu tawaran pun yang telah kami ajukan kepadamu, ketahuilah, bahwa tidak ada seorang pun yang lebih sempit daerahnya, dan lebih sedikit persediaan airnya, dan lebih keras kehidupannya dari kami. Oleh karena itu berdoalah kepada Tuhanmu yang mengutusmu dengan membawa apa yang engkau bawa ini agar Dia menggoncang gunung-gunung yang terasa sempit bagi kami, meluaskan daerah kami, mengalirkan sungai-sungai seperti Sungai Syam dan Irak untuk kami di dalamnya, membangkitkan nenek moyang kita, dan pastikan bahwa di antara nenek moyang yang dibangkitkan untuk kita adalah Qushai bin Kilab, karena ia orang tua yang benar, kemudian kita bertanya kepadanya apa yang engkau katakan; benar atau salah? Jika nenek moyang kita membenarkanmu dan engkau mengerjakan apa yang kami pintakan kepadamu, maka kami membenarkanmu, mengakui kedudukanmu di sisi Allah, dan bahwa Allah mengutusmu sebagai Rasul seperti yang engkau katakan.”

Rasulullah SAW bersabda kepada mereka, “Aku diutus kepada kalian tidak untuk seperti itu. Sesungguhnya Allah mengutusku kepada kalian dengan membawa apa yang aku bawa. Sungguh, apa yang telah diutus kepadaku telah aku sampaikan kepada kalian. Jika kalian menerimanya, itulah keberuntungan kalian di dunia dan akhirat. Jika kalian menolaknya, aku bersabar dalam menjalankan perintah Allah Ta’ala hingga Dia memutuskan persoalan di antara kita.”

Mereka berkata, “Jika engkau tidak mau mengerjakan permintaan kami. maka bangunlah untuk dirimu. Mintalah Tuhanmu mengutus malaikat bersamamu yang membenarkan apa yang engkau katakan dan meminta pendapat kami tentang dirimu. Mintalah Tuhanmu memberikan untukmu taman-taman, istana-istana, dan kekayaan dari emas dan perak hingga engkau menjadi kaya dengannya, karena engkau berada di pasar seperti halnya kami dan mencari kehidupan seperti kami. Ini semua agar kami mengetahui kelebihanmu dan kedudukanmu di sisi Tuhanmu jika engkau betul-betul seorang Rasul seperti pengakuanmu.”

Rasulullah SAW bersabda kepada mereka, “Aku tidak akan melakukan itu semua, dan aku tidak akan meminta itu semua kepada Tuhanku, serta aku tidak diutus kepada kalian dengan itu semua. Namun Allah mengutusku sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan. Jika kalian menerima apa yang aku bawa, itulah keberuntungan kalian di dunia dan akhirat. Jika kalian menolaknya, aku bersabar dalam menjalankan perintah Allah hingga Allah memutuskan persoalan di antara kita.”

Duladi Samarinda Tokoh-tokoh Quraisy berkata, “Kalau tidak begitu, jatuhkan untuk kami gumpalan dari langit karena engkau mengatakan bahwa jika Allah berkehendak, Dia pasti melakukannya. Sungguh, kita tidak beriman kepadamu jika engkau tidak melakukannya.”

Rasulullah SAW bersabda kepada mereka, “Jika itu dikehendaki Allah pada kalian, pasti Dia melakukannya.”

Tokoh-tokoh Quraisy berkata, “Hai Muhammad, apakah Tuhanmu mengetahui bahwa kami akan duduk denganmu, kami menanyakan ini semua kepadamu, dan meminta ini semua kepadamu, kemudian Dia datang kepadamu untuk mengajarimu sesuatu yang bisa engkau jadikan sebagai bahan untuk menjawab pertanyaan kami dan Dia menjelaskan kepadamu tentang apa yang akan Dia kerjakan terhadap kami jika tidak menerima apa yang engkau bawa? Sungguh, kami telah mendapat informasi bahwa engkau diajari seseorang dari Yamamah yang bernama Ar-Rahman. Demi Allah, kami tidak beriman kepada Ar-Rahman. Hai Muhammad, kami telah mengajukan banyak hal kepadamu. Demi Allah, kami tidak membiarkanmu dan apa yang engkau sampaikan kepada kami hingga kami berhasil membinasakanmu atau engkau yang membinasakan kami.”

Salah seorang dari tokoh-tokoh Quraisy berkata, “Kami menyembah para malaikat, karena mereka adalah anak-anak perempuan Allah.”

Salah seorang dari mereka berkata, “Kami tidak beriman kepadamu hingga engkau bisa mendatangkan Allah dan para malaikat berhadap-hadapan dengan kami.”

Ketika mereka usai berkata seperti itu kepada Rasulullah SAW, beliau berdiri dan diikuti Abdullah bin Abu Umaiyyah bin Al-Mughirah bin Abdullah bin Umar bin Makhzum yang tidak lain adalah saudara misannya, dan suami Atikah binti Abdul Muththalib. Abdullah bin Abu Umaiyyah berkata kepada Rasulullah SAW, “Hai Muhammad, kaummu telah mengajukan banyak tawaran kepadamu, namun semua tawaran mereka engkau tolak. Mereka memintamu memberi hal-hal agar dengan yang demikian mereka mengetahui kedudukanmu di sisi Allah seperti pengakuanmu, membenarkanmu, dan mengikutimu, namun engkau tidak sanggup memenuhinya. Mereka memintamu mengambil sesuatu untuk dirimu sehingga dengan sesuatu tersebut, mereka mengetahui kelebihanmu atas mereka dan kedudukanmu di sisi Allah, namun engkau tidak sanggup memenuhinya. Mereka meminta percepatan siksa yang engkau ancamkan kepada mereka, namun engkau juga tidak sanggup memenuhinya. Demi Allah, sampai kapan pun aku tidak beriman kepadamu hingga engkau membangun tangga ke langit, kemudian engkau naik ke langit melalui tangga tersebut dan aku melihatmu tiba di sana, setelah itu engkau mengambil empat malaikat yang memberi kesaksian untukmu bahwa apa yang engkau katakan memang benar. Demi Allah, jika engkau tidak mau melakukannya, jangan berharap aku membenarkanmu.”

Kemudian Abdullah bin Abu Umaiyyah berpaling dari Rasulullah SAW dan beliau sendiri pulang kepada keluarganya dengan perasaan sedih, dan berduka karena tidak tercapainya keinginan beliau pada mereka ketika mendakwahi mereka, dan karena melihat mereka menjauh dari beliau.

Duladi Samarinda Muhammad gagal meyakinkan Quraish dengan mujizat, maka dia memaksa dengan kekerasan. Benar-benar tak tahu malu!!

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 2 halaman 374:

Al-Abbas bin Abdul Muththalib berkata, “Aku membawa pergi Abu Sufyan bin Harb ke tempat istirahatku dan ia menginap di tempatku. Esok paginya, aku membawa Abu Sufyan bin Harb ke tempat Rasulullah SAW. Ketika beliau melihat Abu Sufyan bin Harb, beliau bersabda, “Celakalah engkau wahai Abu Sufyan, apakah belum tiba waktu bagimu untuk mengetahui bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah?”

Abu Sufyan menjawab: “Aku percaya akan hal itu.”

Muhammad lalu berkata kepadanya: “Celakalah engkau wahai Abu Sufyan, bukankah ini saatnya bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah Rasul Allah?”

Abu Sufyan menjawab: “Demi Allah, wahai Muhammad, hatiku ragu akan hal ini.”

Al-Abbas bin Abdul Muththalib berkata kepada Abu Sufyan bin Harb: “Celakalah engkau wahai Abu Sufyan, masuk Islamlah! Bersaksilah bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah Utusan Allah sebelum lehermu dipenggal dengan pedang.”

Lalu Abu Sufyan pun bersaksi dengan syahadat yang benar dan masuk Islam.

Duladi Samarinda

Dalam hadist, ancaman Muhammad kepada kaum Quraish cukup jelas:

Sahih BUkhari, Volumn 006, Book 060, Hadith Number 293.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas : ketika ayat “Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat”. diturunkan, nabi saw menaiki gunung safa dan mulai memanggail “wahai Bani Fihr ¡ wahai Bani Adi” ditujukan kepada semua suku Quraish hingga mereka berkerumun berkumpul. Mereka yang tidak dapat datang secara pribadi, mengirimkan utusan mereka untuk melihat ada apa di sana. Abu Lahab (paman Nabi) dan yang lainnya dari Quraish datang, kemudian nabi bersabda “jika aku katakan pada kalian bahwa ada sebuah pasukan berkuda (musuh) di bukit berniat menyerang kalian, apakah kalian akan mempercayai saya?” mereka semua berkata “Ya, sebab kami tidak menemukan apapun yang kau katakan selain dari kebenaran”. Kemudian beliau bersabda : “aku ini pembawa peringatan kepada kalian akan kedatangan hari penghakiman yang dahsyat.” Abu Lahab berkata (kepada nabi) “semoga kedua tangan kamu celaka. Untuk inikah kamu mengumpulkan kami ?” kemudian turun “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan..” (111:1-5).

Kisah di atas bisa juga ditemukan dalam Buku Imam Suyuthi (Asbabun Nuzul QS 111:1-5), halaman 648.

Surya Yaya

Persoalannya adalah maksud anda yang mengatakan Muhammad berjihad untuk mendapatkan harta, wanita, kekuasaan. maka jawabannya adalah pada halaman tsb

Surya Yaya

jadi gak perlu melebar2 kemana2.. bahas satu2 dulu..

Duladi Samarinda

Muhammad ngemis-ngemis minta diakui sebagai nabi & minta dijadikan pemimpin

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 1 Halaman 384-387

RASULULLAH SAW MENAWARKAN DIRINYA KEPADA KABILAH-KABILAH

Ibnu Ishaq berkata, “Kemudian Rasulullah SAW pulang ke Makkah. Sedang kaum beliau, mereka semakin menentang dan meninggalkan agama beliau, kecuali sebagian kecil dari orang-orang lemah yang telah beriman kepada beliau. Jika musim-musim haji tiba, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menawarkan dirinya kepada kabilah-kabilah Arab. Beliau mengajak mereka kepada agama Allah, menjelaskan kepada mereka bahwa beliau adalah Nabi yang diutus meminta mereka membenarkan dan melindungi beliau, sehingga beliau bisa menjelaskan apa yang beliau bawa dari Allah.”

Abu Lahab Menjauhkan Manusia dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam

lbnu Ishaq berkata bahwa Husain bin Abdullah bin Ubaidillah bin Abby berkata kepadaku, aku mendengar Rabi’ah bin Abbad yang pernah berbicara dengan ayahku yang berkata, “Sesungguhnya aku anak muda bersama ayahku di Mina. Ketika itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berdiri di salah satu hunian kabilah Arab. Beliau bersabda, `Hai Bani Fulan, sesungguhnya aku utusan Allah kepada kalian. Allah memerintahkan hendaklah kalian beribadah kepada-Nya, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, kalian harus melepas tandingan-tandingan yang kalian sembah selain Allah, kalian beriman kepadaku, membenarkanku dan melindungiku hingga aku dapat menjelaskan apa yang aku bawa dari Allah.’ Di belakang Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam terdapat orang yang juling matanya, wajahnya tampan, mempunyai dua jalinan rambut dan mengenakan pakaian dari Aden. Jika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam telah berbicara dan mendakwahkan dakwah beliau, orang tersebut berkata, `Hai Bani Si Fulan, sesungguhnya orang ini mengajak kalian untuk melepas Tuhan Al-Lata dan Tuhan Al-Uzza dari leher kalian dan dari sekutu-sekutu kalian dari jin Bani Malik bin Aqiqisy kepada bid’ah dan kesesatan yang dibawanya. Kalian jangan taat kepadanya dan jangan dengar ucapannya.’ Aku bertanya kepada ayahku, ‘Ayah, siapakah orang yang berkata sesudah orang tersebut dan membantah ucapannya tersebut?’ Ayah menjawab, ‘Dia adalah pamannya yang bernama Abdul Uzza bin Abdul Muththalib Abu Lahab’.”

18 jam yang lalu · SukaTidak Suka

Duladi Samarinda

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Menawarkan Dirinya kepada Kindah

Ibnu Ishaq berkata bahwa Ibnu Syihab berkata kepadaku bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam datang ke Kindah di pemukiman mereka. Mereka mempunyai pemimpin yang bernama Malih. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengajak Malih kepada agama Allah Azza wa Jalla dan menawarkan dirinya kepada mereka, namun mereka tidak merespon permintaan beliau.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Menawarkan Dirinya kepada Bani Abdullah, Sebuah Kabilah dari Bani Kalb

Ibnu Ishaq berkata bahwa Muhammad bin Abdurrahman bin Abdullah bin Hushain berkata kepadaku, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam datang ke kabilah Bani Kalb di pemukiman mereka, tepatnya salah satu dari kabilah mereka yang bernama kabilah Abdullah. Rasulullah SAW mengajak mereka kepada agama Allah dan menawarkan diri beliau kepada mereka. Beliau bersabda kepada mereka, “Hai Bani Si Fulan, sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah memberi nama yang baik untuk nenek moyang kalian.” Mereka tidak menerima tawaran beliau. [Duladi: Muhammad pake jurus merayu segala, tapi gak berhasil]

Duladi Samarinda

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Menawarkan Dirinya kepada Bani Hanifah

Ibnu Ishaq berkata bahwa sebagian sahabat kami berkata kepadaku dari Abdullah bin Ka’ab bin Malik bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mendatangi Bani Hanifah di pemukiman mereka. Beliau mengajak mereka kepada agama Allah dan menawarkan diri beliau kepada mereka, namun tidak ada orang Arab yang tanggapannya lebih buruk daripada tanggapan mereka.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Menawarkan Dirinya kepada Bani Amir bin Sha’sha’ah

Ibnu Ishaq berkata bahwa Az-Zuhri berkata kepadaku, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mendatangi Bani Amir bin Sha’sha’ah. Beliau mengajak mereka kepada agama Allah Azza wa Jalla dan menawarkan dirinya kepada mereka. Salah seorang dari mereka yang bernama Biharah bin Firas (lbnu Hisyam berkata, “Firas adalah anak Abdullah bin Salamah bin Qusyair bin Ka’ab bin Rabi’ah bin Amir bin Sha’sha’ah.”) berkata, Demi Allah, seandainya aku mengambil pemuda ini dari orang-orang Quraisy, aku pasti ditelan orang-orang Arab.’

Biharah bin Firas berkata kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, `Bagaimana pendapatmu jika kami mengikuti agamamu, kemudian Allah memenangkanmu atas orang-orang yang menentangmu. Apakah setelah itu urusan ini menjadi milik kami?’

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Semua urusan itu milik Allah. Dia menempatkannya sesuai dengan kehendak-Nya.’

Biharah bin Firas berkata kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, ‘Apakah engkau akan mengarahkan leher-leher kami kepada orang-orang Arab hanya karena membelamu, kemudian jika Allah memenangkanmu, maka urusan ini menjadi milik orang lain selain kami? Kami tidak butuh urusanmu.’ Mereka menolak penawaran Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Setelah menyelesaikan ibadah haji, para jama’ah haji pulang ke negerinya masing-masing, termasuk Bani Amir. Mereka pulang menemui orang tua mereka yang telah lanjut usia dan tidak bisa ikut haji bersama mereka. Biasanya jika mereka telah bertemu kembali dengan orang tua tersebut, mereka bercerita kepadanya tentang apa saja yang terjadi di musim haji. Ketika mereka tiba dari menunaikan ibadah haji pada tahun ini dan bertemu dengan orang tua mereka tersebut, orang tua tersebut bertanya kepada mereka tentang apa saja yang terjadi pada musim haji tahun ini. Mereka menjawab, ‘Seorang pemuda dari Quraisy, tepatnya dari Bani Abdul Muththalib datang kepada kami. la mengaku sebagai nabi dan mengajak kita melindunginya, berpihak kepadanya dan memboyongnya ke negeri kita.’ Orang lua tersebut meletakkan kedua tangannya di atas kepalanya, kemudian berkata, `Hai Bani Amir, apakah dia masih bisa dicari? Apakah kalian bisa mengambil apa yang telah hilang dari kalian? Demi Dzat yang jiwa Si Fulan berada di Tangan-Nya, sesungguhnya anak keturunan Ismail tidak pernah sekalipun mengada-ngada dalam ucapannya. Ucapannya benar. Mana kecerdasan kalian yang tadinya kalian miliki?”‘ [Duladi: ????? Sikap seperti inikah yang dibilang cerdas? Anak keturunan Ismail? Ucapan anak keturunan Ismail pasti benar? Huek!]

Ibnu Ishaq berkata, “Itulah yang dilakukan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Jika manusia berkumpul untuk melakukan ibadah haji, beliau mendatangi mereka. Beliau ajak kabilah-kabilah kepada agama Allah dan Islam, beliau menawarkan diri beliau kepada mereka petunjuk dan rahmat yang beliau bawa dari Allah. Jika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salla’n mendengar kedatangan orang-orang Arab yang tehormat ke Makkah, beliau segera menemui mereka, mengajak mereka kepada agama Allah dan menawarkan apa yang beliau miliki kepada mereka.”

Suwaid bin Shamit

Ibnu Ishaq berkata bahwa Ashim bin Umar bin Qatadah AI-Anshan. Adz-Dzafari berkata kepadaku dari orang-orang tua kaumnya yang berkata. “Suwaid bin Shamit, saudara Bani Amr bin Auf tiba di Makkah untuk melakukan ibadah haji atau umrah. Suwaid di kalangan kaumnya dipanggil Al-Kamil, karena kesabarannya, kemuliaannya dan nasabnya.”

Pertemuan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dengan Suwaid bin Shamit

Ibnu Ishaq berkata, “Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mendengar kedatangan Suwaid bin Shamit, beliau menemuinya dan mengajaknya kepada agama Allah dan kepada Islam. Suwaid bin Shamit berkata kepada Rasulullah ShallallahuAlaihi wa Sallam, ‘Barangkali apa yang engkau bawa itu sama dengan apa yang aku bawa.’ Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berkata kepada Suwaid bin Shamit, ‘Apa yang engkau bawa?’ Suwaid bin Shamit berkata, ‘Lembaran mulia Luqman.’ Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berkata kepada Suwaid bin Shamit, ‘Coba perlihatkan lembaran tersebut kepadaku!’ Suwaid bin Shamit memperlihatkan lembaran mulia Luqman kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kemudian beliau bersabda, ‘Ini ucapan yang bagus, namun apa yang aku miliki jauh lebih bagus. Yang aku miliki ialah Al-Qur’an yang diturunkan Allah Ta’ala kepadaku. AI-Qur’an adalah petunjuk dan cahaya.’ Kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam membacakan AI-Qur’an kepada Suwaid bin Shamit dan mengajaknya kepada Islam. Suwaid bin Shamit tidak membantah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Suwaid bin Shamit berkata, ‘Sesungguhnya ini ucapan yang bagus.’ Usai berkata begitu, Suwaid bin Shamit pergi dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan pulang ke Madinah untuk bertemu dengan kaumnya. Tidak lama setelah itu, Suwaid bin Shamit dibunuh orang-orang Al-Khazraj. Orang-orang dari kaumnya berkata, ‘Sesungguhnya kami melihatnya dibunuh dalam keadaan Muslim.’ Pembunuhan Suwaid bin Shamit terjadi sebelum Perang Bu’ats.”

[Duladi: Begitulah modal Muhammad, ngaku-ngaku nabi dan membacakan kata-kata bijak (ayat-ayat Mekkah). Dia tidak membawa TANDA PENGENAL dari Tuhan dalam bentuk mujizat yang berguna, kecuali “ayat-ayat” yang diklaimnya sebagai wahyu]

Surya Yaya

Lanjutannya baca hal 388-390. Beberapa diantara kaum yang didatangi/didakwahi itu akhirnya masuk Islam.

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya menulis: Persoalannya adalah maksud anda yang mengatakan Muhammad berjihad untuk mendapatkan harta, wanita, kekuasaan. maka jawabannya adalah pada halaman tsb

Tanggapan:

Tujuan Muhammad melakukan JIHAD memang untuk harta, kekuasaan dan seks.

Tapi RIWAYAT SIRAH yg anda referensikan itu bukan tentang JIHAD, melainkan tentang KEINGINAN MUHAMMAD DIAKUI NABI. Kalau Muhammad kemudian menerima tawaran Quraish, bukankah itu sama saja dia membuka kedoknya sebagai nabi palsu? Tentu tidak sebodoh itu khan?

Surya Yaya

Itu hanya asumsi busuk Kristen idiot macam anda. Jawabannya sudah jelas pada hal 384. Bahkan pamannya sendiri sudah lepas tangan.

Duladi Samarinda

Pada akhirnya, tujuan Muhammad memang demi HARTA, SEKS & KEKUASAAN. Baca ini:

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 2 Halaman 186-187

Ibnu Ishaq berkata bahwa ia diberitahu dari Salman Al-Farisi yang berkata, “Aku menggali di sebagian parit namun ada batu keras yang tidak mampu aku pecahkan, sedang Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berada di dekatku. Ketika beliau melihatku menggali dan kerepotanku dalam memecah batu tersebut, beliau turun kemudian mengambil kapak dari tanganku. Beliau menghantam batu tersebut dengan hantaman yang memercikkan sinar di bawah kapak. Beliau menghantam batu tersebut sekali lagi dengan hantaman yang memercikkan sinar di bawah kapak. Beliau menghantam batu tersebut ketiga kalinya dengan hantaman yang memercikkan sinar di bawah kapak. Aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, ayah ibuku menjadi tebusanmu, sinar apakah yang aku lihat ketika engkau menghantam batu tersebut?’ Beliau bersabda, ‘Hai Salman, apakah engkau melihatnya?’ Aku menjawab, `Ya, aku melihat sinar tersebut.’ Beliau bersabda, ‘Adapun sinar pertama, dengannya Allah akan menaklukkan Yaman untukku. Adapun sinar kedua, dengannya Allah akan menaklukkan Syam dan negeri-negeri barat untukku. Sedang sinar ketiga, dengannya Allah akan menaklukkan negeri-negeri timur untukku’.”

Ibnu Ishaq berkata, “Orang yang tidak aku ragukan kejujurannya berkata kepadaku dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu yang berkata ketika negeri-negeri yang disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tersebut ditaklukkan pada masa pemerintahan Umar bin Khaththab, Utsman bin Affan, dan pemerintahan sesudahnya, `Taklukkan negeri mana saja yang kalian inginkan, karena demi Dzat yang jiwa Abu Hurairah berada di tangan-Nya, tidaklah kalian menaklukkan salah satu kota hingga Hari Kiamat, melainkan Allah telah memberikan kunci-kuncinya kepada Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam sebelum itu’.”

Pernyataan Abu Hurairah itu selaras dengan apa yang diucapkan Muhammad di dalam hadist sahih Muslim:

Hadis Sahih Muslim, Book 004, Number 1066:

Abu Huraira melaporkan: Rasul Allah berkata aku telah dibantu teror (dalam hati musuhnya); aku telah menerima firman2 yang pendek tapi jelas artinya, dan ketika aku tidur aku diberikan kunci2 harta benda dunia yang diletakkan di tanganku.

Jadi, apa tujuan Muhammad menyerang negeri-negeri kafir di luar Arabia? Sudah tentu untuk MENJAJAH!!!

Apa yang diharapkan oleh penjajah dari negeri-negeri jajahannya? Tentu saja untuk MENGERUK KEKAYAAN dan untuk MEMPERBUDAK PENDUDUKNYA.

Di negeri-negeri yang berhasil ditaklukkannya, Muhammad mendapatkan:

1) HARTA RAMPASAN, JIZYAH, ZAKAT (Perempuan & anak-anak, termasuk harta rampasan. Biasanya mereka dijadikan budak seks atau dijual ke pasar-pasar budak)

2) TAMBAHAN TENTARA, bila negeri yang didudukinya bersedia masuk Islam dan ikut jihad

Kalau ada yang membantah sumber riwayat dari hadist dan sirah di atas, itu disebabkan karena ia belum membaca ayat Alquran ini:

QS 13:41

Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; dan Dia-lah Yang Maha cepat hisab-Nya.

QS 33:27. Dan Dia mewariskan kepada kamu tanah-tanah, rumah-rumah dan harta benda mereka, dan (begitu pula) tanah yang belum kamu injak [1211]. Dan adalah Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu.

Catatan kaki: [1211]. Tanah yang belum diinjak ialah: tanah-tanah yang akan dimasuki tentara Islam.

QS 48:16-21

16. Katakanlah kepada orang-orang Badwi yang tertinggal: “Kamu akan diajak untuk (memerangi) kaum yang mempunyai kekuatan yang besar, kamu akan memerangi mereka atau mereka menyerah (masuk Islam). Maka jika kamu patuhi (ajakan itu) niscaya Allah akan memberikan kepadamu pahala yang baik dan jika kamu berpaling sebagaimana kamu telah berpaling sebelumnya, niscaya Dia akan mengazab kamu dengan azab yang pedih.”

17. Tiada dosa atas orang-orang yang buta dan atas orang yang pincang dan atas orang yang sakit (apabila tidak ikut berperang). Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya; niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan barang siapa yang berpaling niscaya akan diazab-Nya dengan azab yang pedih.

18. Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon[1399], maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya

19. Serta harta rampasan yang banyak yang dapat mereka ambil. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

20. Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan)mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.

21. Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya[1402]. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

[1402]. Maksudnya: Allah telah menjanjikan kepada kaum muslimin untuk menaklukkan negeri-negeri yang lain yang di waktu itu mereka belum dapat menaklukkannya; tetapi negeri-negeri itu telah dipastikan Allah untuk ditaklukkan oleh kaum Muslimin dan dijaga-Nya dari penaklukan-penaklukan orang-orang lain. Janji Allah ini telah terbukti dengan ditaklukkannya negeri-negeri Persia dan Rumawi oleh kaum Muslimin.

18 jam yang lalu · SukaTidak Suka · 1

Duladi Samarinda

Motivasi JIHAD akhirnya semakin jelas terlihat dari hadist berikut:

Hadist Sahih Muslim, Buku 19, Nomer 4294:

Dari Sulaiman Ibnu Buraidah, dari ayahnya, bahwa ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata:

Jika engkau bertemu orang kafir, ajaklah mereka kepada tiga hal. Bila mereka menerima salah satu dari ajakanmu itu, terimalah dan jangan apa-apakan mereka, yaitu:

(1) Ajak mereka untuk menerima Islam; jika mereka bersedia, maka terimalah mereka dan jangan perangi mereka. Lalu ajak mereka pindah dari tanah mereka ke tanah Muhajirin dan katakan pada mereka bahwa jika mereka bersedia melakukan itu, maka mereka akan menikmati keuntungan dan kewajiban para Muhajirin. Tapi jika mereka menolak, maka katakan pada mereka bahwa mereka akan punya status sebagai Muslim Baduy dan harus tunduk di bawah Perintah Allâh sama seperti Muslim² lainnya, tapi mereka tidak akan dapat jatah rampasan perang atau Fai’ kecuali jika mereka ikut berperang bersama Muslim untuk melawan kafir.

(2) Jika mereka menolak untuk memeluk Islam, maka tuntutlah Jizya dari mereka.

(3) Jika mereka menolak bayar Jizya, mintalah pertolongan dari Allâh dan perangi mereka. Jika kau mengepung benteng mereka, dan mereka lalu perlindungan dalam nama Allâh dan RasulNya, jangan beri mereka jaminan dari Allâh dan RasulNya, tapi jaminan darimu dan tentaramu, karena dosanya lebih sedikit jika jaminan darimu dilanggar daripada jika jaminan dari Allâh dan RasulNya dilanggar. Jika kau mengepung sebuah benteng, dan mereka yang dikepung ingin keluar benteng sesuai dengan perintah Allâh, jangan biarkan mereka keluar dengan perintah Allâh, tapi dengan perintahmu, karena kau tidak tahu apakah kau sanggup melakukan perintah Allâh akan nasib mereka.

Surya Yaya

Apa yang anda tulis adalah tidak nyambung dengan apa yang anda maksud. Dan anda membuktikan diri sudah mulai kalap. hahahahaa

Surya Yaya

Nabi SAW bersabda: “Hai manusia, janganlah kalian berharap bertemu musuh, dan mintalah keselamatan kepada Allah. Akan tetapi apabila kalian bertemu mereka maka bersabarlah dan ketahuilah bahwa surga di bawah bayangan pedang. Ya Allah, yang menurunkan kitab, yang menjalankan awan dan yang menghacuncurkan pasukan musuh, hancurkanlah mereka dan tolonglah kami dalam mengahdapi mereka.” (Muttafaq alaih)

Bagaiman dengan Bibel? Tidak ada kata damai..

Ulangan: 20:10 Apabila engkau mendekati suatu kota untuk berperang melawannya, maka haruslah engkau menawarkan perdamaian kepadanya.

20:11 Apabila kota itu menerima tawaran perdamaian itu dan dibukanya pintu gerbang bagimu, maka haruslah semua orang yang terdapat di situ melakukan pekerjaan rodi bagimu dan menjadi hamba kepadamu.

–>20:12 Tetapi apabila kota itu tidak mau berdamai dengan engkau, melainkan mengadakan pertempuran melawan engkau, maka haruslah engkau mengepungnya;

–>20:13 dan setelah TUHAN, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau membunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang.

–>20:14 Hanya perempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni seluruh jarahan itu, boleh kaurampas bagimu sendiri, dan jarahan yang dari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, boleh kaupergunakan.

20:15 Demikianlah harus kaulakukan terhadap segala kota yang sangat jauh letaknya dari tempatmu, yang tidak termasuk kota-kota bangsa-bangsa di sini.

20:16 Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kaubiarkan hidup apapun yang bernafas,

20:17 melainkan kautumpas sama sekali, yakni orang Het, orang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu,

Duladi Samarinda

Jadi, Muhammad melakukan JIHAD untuk salah satu atau bahkan ketiga-tiga hal berikut:

1) MEMBUNGKAM PARA PENGRITIKNYA / MEMBALAS DENDAM SAKIT HATI

2) MENDAPATKAN HARTA (BENDA & WANITA) & WILAYAH

3) MENDAPATKAN PENGIKUT BARU

Jihad bukan bentuk MEMPERTAHANKAN DIRI DARI SERANGAN KAFIR, tapi merupakan PENYERANGAN BRUTAL yg dilakukan Muhammad terhadap kafir.

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya menulis: Itu hanya asumsi busuk Kristen idiot macam anda. Jawabannya sudah jelas pada hal 384. Bahkan pamannya sendiri sudah lepas tangan.

Tanggapan:

Halaman 384 Sirah jilid 1 bukan tentang JIHAD, tapi tentang KEINGINAN MUHAMMAD DIAKUI JADI NABI.

Surya Yaya

tawaran itu akan membuat silau bagi manusia biasa. tapi Muhammad tetap tidak bergeming. Meski matahari dan bulan dileetakkan di pundaknya.

Paulus-lah yang nyata2 berahlak perampok yang disucikan orang2 Kristen idiot.!

Surya Yaya

Jihad bukan bentuk MEMPERTAHANKAN DIRI DARI SERANGAN KAFIR, tapi merupakan PENYERANGAN BRUTAL yg dilakukan Muhammad terhadap kafir.

Salahsatu jawabannya ada pada ayat ini:

(1) Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan—> usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah);<—- dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir. (Al-Baqarah: 191)

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya menulis: tawaran itu akan membuat silau bagi manusia biasa. tapi Muhammad tetap tidak bergeming. Meski matahari dan bulan dileetakkan di pundaknya.

Tanggapan:

Apakah anda pikir Muhammad sebodoh itu? Bukankah kalo dia menerima tawaran Quraish, dia akan menjadi bahan tertawaan? Bukan HARTA yg dia dapat, tapi RASA MALU.

Surya Yaya

Jawabannya, karena Muhammad tidak butuh itu dan tidak diutus untuk itu.

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, sudah saya jelaskan di atas, salah satu tujuan JIHAD adalah BALAS DENDAM. Dan anda sudah membantu pembaca memperjelas maksud saya.

Surya Yaya ‎

“…usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah)…”; QS.2:191 ini sudah cukup jelas

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya menulis: Jawabannya, karena Muhammad tidak butuh itu dan tidak diutus untuk itu.

Tanggapan:

Anda tidak baca bagaimana orang-orang Quraish memberi tawaran itu untuk mengejek Muhammad karena mereka tahu Muhammad cuma ngaku-ngaku doang sebagai nabi padahal dia bukan nabi? baca lagi ini, bagaimana ucapan para pemuka Quraish kepada Muhammad:

“Hai Muhammad, sungguh kami telah mengirim orang untuk berbicara denganmu. Demi Allah, kita belum pernah melihat ada seseorang dari Arab yang lancang kepada kaumnya melebihi kelancanganmu kepada kaummu. Sungguh, engkau telah menghina nenek moyang. Engkau mencela agama dan melecehkan tuhan-tuhan. Engkau membodoh-bodohkan mimpi-mimpi dan memecah-belah persatuan. Tidak ada hal yang jelek, melainkan engkau bawa dalam kaitan hubunganmu dengan kami. Jika dengan pembicaraan ini semua, engkau menginginkan kekayaan, kami akan mengumpulkan seluruh kekayaan kami hingga engkau menjadi orang yang paling kaya di antara kami. Jika dengan pembicaraan ini semua, engkau menginginkan kehormatan, maka kami menjadikan engkau sebagai pemimpin kami. Jika engkau menginginkan menjadi raja, kami mengangkatmu sebagai raja kami. Jika apa yang engkau alami adalah karena faktor jin yang tidak mampu engkau usir, kami akan mengeluarkan seluruh kekayaan kami sebagai biaya untuk mencari dokter hingga engkau sembuh darinya.”

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya menulis: “…usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah)…”; QS.2:191 ini sudah cukup jelas

Tanggapan:

Terima kasih. Inilah yg saya maksud bahwa salah satu tujuan Muhammad melakukan JIHAD adalah untuk BALAS DENDAM.

Surya Yaya

Yang anda tulis, adalah pernyataan orang2 mengingkari kebenaran yang dibawa beliau, tapi di balik itu sebagian dari mereka mempercayai dan menyaksikan sendiri bukti2 kenabian Muhammad SAW.

Sedangkan bukti ketuhanan Yesus, dari tinjauan bibel sangat jelas2 amburadul!

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya., simak baik-baik ucapan mereka. Itu bernada mengejek. Apakah kamu pikir Muhammad akan sebdoh itu menerima tawaran Quraish? MUHAMMAD AKAN DITERTAWAIN OLEH MEREKA.

Surya Yaya

Duladi Samarinda Surya Yaya menulis: “…usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah)…”; QS.2:191 ini sudah cukup jelas

Tanggapan:

Terima kasih. Inilah yg saya maksud bahwa salah satu tujuan Muhammad melakukan JIHAD adalah untuk BALAS DENDAM.

—> Tidak ada yang salah dari upaya merebut kembali tanah kelahiran/kampung halaman.

Surya Yaya

Duladi Samarinda Surya Yaya., simak baik-baik ucapan mereka. Itu bernada mengejek. Apakah kamu pikir Muhammad akan sebdoh itu menerima tawaran Quraish? MUHAMMAD AKAN DITERTAWAIN OLEH MEREKA.

—> Silakan ikuti alur cerita berikutnya, jangan cuma menampilkan sepotong2. Intinya perlahan demi perlahan, kenabian Muhammad semakin terbukti.

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya, tujuan JIHAD adalah untuk:

1) BALAS DENDAM

2) MERAMPOK

3) MENDAPATKAN TAMBAHAN PENGIKUT

Jadi ini sudah cukup membantah klaim muslim bahwa yg Muhammad lakukan merupakan PERANG YG WAJAR. Bukan PERANG, melainkan PERAMPOKAN & PEMBUNUHAN/PENYERANGAN./

Surya Yaya

Saya tidak menemukan itu. Yang ada jika kita membaca sejarah kehidupan beliau maka yang akan kita temui adalah:

Gambaran sejarah yang amat menakjubkan, bagaimana beliau dan para sahabatnya mampu menundukkan pesona duniawi dan mengangkat nilai-nilai kemanusiaan hingga ke suatu tingkatan yang tidak pernah disaksikan oleh lembaga sejarah di mana pun berada.

Siapapun yang membaca sirah beliau, mengenal sifat-sifat beliau, maka bisa mengetahui bahwa DUNIA INI BUTUH beliau SAW., Dan dunia tidak akan sanggup mewujudkan cita-cita keberadaannya kecuali mengambil contoh sirah beliau.

Sabda-sabda beliau atau segala perkataan beliau yang terlontar mengandung makna yang sampai pada hakikatnya, karena keluar dari bibir yang di belakangnya ADA PIKIRAN, yang di belakangnya ADA HATI, yang di belakangnya ADA IMAN, dan yang di belakangnya ADA ALLAH Itulah perkataan yang tiada tercecer dan mubadzir, tidak ada pertentangan dan penyimpangan, karena semuanya mengandung faidah dan sesuai dengan fitrah kita.

Surya Yaya

Beda dengan kisah Yesus, Sosok seorang penulis (Barat) yang berkaliber belum bisa dikatakan tampil secara utuh jika mereka belum menulis tentang Islam dan diri Rasulullah SAW. Maka tidak heran buku-buku kesinisan yang mereka buat semata-mata hanya karena dengki dengan kebenaran Islam.

Apapun background dari tulisan tersebut, bagi mereka, Muhammad SAW adalah sosok yang fenomenal sepanjang zaman, yang sukses mengubah wajah dunia menjadi beradab. Mereka bahkan sama sekali tidak tertarik untuk menulis biografi Yesus, sebab memang tidak ada yang bermutu dari kisah hidupnya!

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya menulis:

Saya tidak menemukan itu. Yang ada jika kita membaca sejarah kehidupan beliau maka yang akan kita temui adalah:

Gambaran sejarah yang amat menakjubkan, bagaimana beliau dan para sahabatnya mampu menundukkan pesona duniawi dan mengangkat nilai-nilai kemanusiaan hingga ke suatu tingkatan yang tidak pernah disaksikan oleh lembaga sejarah di mana pun berada.

Tanggapan:

Muhammad tidak mengangkat nilai-nilai kemanusiaan. Dia justru mengajarkan permusuhan di antara umat manusia. Dia membuat muslim membenci kafir, dan bahkan mengajari muslim untuk MENJAJAH DUNIA untuk dirinya. Semasa hidupnya Muhammad membantai, merampok, memperkosa dan menteror. Muhammad tidak hanya jahat, tapi juga bejat moralnya. Dia tidak bisa setia dengan 1 istri. Dia mata keranjang dan hidung belang. Kebaikan apa yg anda lihat dari diri orang semacam ini?

Surya menulis:

Siapapun yang membaca sirah beliau, mengenal sifat-sifat beliau, maka bisa mengetahui bahwa DUNIA INI BUTUH beliau SAW., Dan dunia tidak akan sanggup mewujudkan cita-cita keberadaannya kecuali mengambil contoh sirah beliau.

Tanggapan:

Dari sirah, kita mengenal sifat-sifat beliau sebagai seorang yang keji, pongah, egois, megalomania, penipu/pembual dan sedikit tidak waras.

Duladi Samarinda

DUNIA BERADAB tidak butuh Muhammad. Hanya dunia bejat dan orang-orang tak bernurani saja yg butuh Muhammad. Muhammad tidak bisa membuat kita bersimpati dan trenyuh pada perjuangannya, tapi membuat kita jijik dan membencinya. Semua yg Muhammad perjuangkan dan lakukan semata hanya untuk kepentingan pribadinya belaka.

Surya Yaya

Sekali lagi, tidak ada tuduhan atas beliau yang bisa dibuktikan kecuali Kristen idiot penyembah berhala salib hanya mengandalkan asumsi yang disertai kedengkian.

So, tema kita dan jawaban atas status anda di atas yang sekaligus menjadi kesimpulan adalah:

Sebuah fakta telak bahwa:

1. Muhammad mengetahui sesuatu yang gaib atas izin-Nya. Sedangkan yesus buta dan goblok soal hal yang gaib. Buktinya, ia sendiri tidak tahu kapan kiamat itu datang.

2. Iblis/setan, tunduk dan merasa hina kepada Muhammad. Bahkan jin, manusia dan setan tidak dapat mencelakainya. Sedangkan Yesus, setan/iblis tidak takut padanya, malah nantang adu silat sama Yesus. Dan Yesus adalah korban penganiayaan yang sama sekali membuktikan bahwa dia tidak dijaga oleh bapa-Nya.

Permisi, saya off dulu… selamat merasakan kepahitan dan kebusukan ajaran anda sendiri.

Ibaratnya ada sirup manis di depan anda (Islam), tapi anda malah memilih air got untuk anda minum (ajaran Kristen). Seperti itulah psikologis berpikir orang2 Kristen.

Duladi Samarinda

‎Surya Yaya menulis:

Apapun background dari tulisan tersebut, bagi mereka, Muhammad SAW adalah sosok yang fenomenal sepanjang zaman, yang sukses mengubah wajah dunia menjadi beradab.

Tanggapan:

Dari mana anda bisa mengatakan Muhammad mengubah wajah dunia jadi beradab? Anda tahu apa yg terjadi setelah Muhammad berkuasa di jazirah ARab? Apa yg para khalifah lakukah sesudahnya? PERBUDAKAN, PEPERANGAN, PENJARAHAN, PERKOSAAN merajalela, bahkan EROPA mengalami ABAD KEGELAPAN di abad pertengahan juga gara-gara tentara Islam menutup jalur Sinai dan berkali-kali menyerang Eropa. Budaya Turki dan Irak yg maju-lah yg kemudian membawa kemajuan di era khalifah, bukan ISLAM ARAB. Bahkan perbudakan dihapus karena perjuangan dari tokoh-tokoh Kristen, dan negara-negara Islam terpaksa meratifikasinya.

Surya Yaya

Sekali lagi, tidak ada tuduhan atas beliau yang bisa dibuktikan kecuali Kristen idiot penyembah berhala salib hanya mengandalkan asumsi yang disertai kedengkian.

So, tema kita dan jawaban atas status anda di atas yang sekaligus menjadi kesimpulan adalah:

Sebuah fakta telak bahwa:

1. Muhammad mengetahui sesuatu yang gaib atas izin-Nya. Sedangkan yesus buta dan goblok soal hal yang gaib. Buktinya, ia sendiri tidak tahu kapan kiamat itu datang.

2. Iblis/setan, tunduk dan merasa hina kepada Muhammad. Bahkan jin, manusia dan setan tidak dapat mencelakainya. Sedangkan Yesus, setan/iblis tidak takut padanya, malah nantang adu silat sama Yesus. Dan Yesus adalah korban penganiayaan yang sama sekali membuktikan bahwa dia tidak dijaga oleh bapa-Nya.

Permisi, saya off dulu… selamat merasakan kepahitan dan kebusukan ajaran anda sendiri.

Ibaratnya ada sirup manis di depan anda (Islam), tapi anda malah memilih air got untuk anda minum (ajaran Kristen). Seperti itulah psikologis berpikir orang2 Kristen.

Islam adalah keselamatan, kesempurnaan dan kebahagiaan hidup! OFFLINE.

Duladi Samarinda ‎

Surya Yaya menulis:

1. Muhammad mengetahui sesuatu yang gaib atas izin-Nya.

Tanggapan:

Muhammad tidak tahu apa-apa yg ghaib, buktinya dia tidak tahu bakal akan dipermalukan di pertemuan akbar di halaman Kabah. Dia tidak tahu kalo Bisyir bakal akan mati kena racun, dia tidak tahu kalo di perang Uhud dirinya bakal akan celaka, dia bahkan tidak tahu bahwa nyawanya akan dicabut ketika sedang bersetubuh dengan Aisyah.

Surya Yaya menulis:

2. Iblis/setan, tunduk dan merasa hina kepada Muhammad. Bahkan jin, manusia dan setan tidak dapat mencelakainya.

Tanggapan:

Muhammad bisa mati kena racun, masih saja dibilang tidak bisa dicelakai.

Surya Yaya

Saya ulang lagi, tidak ada tuduhan atas beliau yang bisa dibuktikan kecuali Kristen idiot penyembah berhala salib hanya mengandalkan asumsi yang disertai kedengkian.

So, tema kita dan jawaban atas status anda di atas yang sekaligus menjadi kesimpulan adalah: SILAKAN TARIK ULUR THREAD2 YANG SUDAH BERJALAN, MAKA AKAN KITA TEMUI:

Sebuah fakta telak bahwa:

1. Muhammad mengetahui sesuatu yang gaib atas izin-Nya. Sedangkan yesus buta dan goblok soal hal yang gaib. Buktinya, ia sendiri tidak tahu kapan kiamat itu datang.

2. Iblis/setan, tunduk dan merasa hina kepada Muhammad. Bahkan jin, manusia dan setan tidak dapat mencelakainya. Sedangkan Yesus, setan/iblis tidak takut padanya, malah nantang adu silat sama Yesus. Dan Yesus adalah korban penganiayaan yang sama sekali membuktikan bahwa dia tidak dijaga oleh bapa-Nya.

Permisi, saya off dulu… selamat merasakan kepahitan dan kebusukan ajaran anda sendiri.

Ibaratnya ada sirup manis di depan anda (Islam), tapi anda malah memilih air got untuk anda minum (ajaran Kristen). Seperti itulah psikologis berpikir orang2 Kristen.

Islam adalah keselamatan, kesempurnaan dan kebahagiaan hidup! OFFLINE BENER…

Duladi Samarinda

Surya Yaya menulis:

1. Muhammad mengetahui sesuatu yang gaib atas izin-Nya.

Tanggapan:

Muhammad tidak tahu apa-apa yg ghaib, buktinya dia tidak tahu bakal akan dipermalukan di pertemuan akbar di halaman Kabah. Dia tidak tahu kalo Bisyir bakal akan mati kena racun, dia tidak tahu kalo di perang Uhud dirinya bakal akan celaka, dia bahkan tidak tahu bahwa nyawanya akan dicabut ketika sedang bersetubuh dengan Aisyah.

Surya Yaya menulis:

2. Iblis/setan, tunduk dan merasa hina kepada Muhammad. Bahkan jin, manusia dan setan tidak dapat mencelakainya.

Tanggapan:

Muhammad bisa mati kena racun, masih saja dibilang tidak bisa dicelakai.

Duladi Samarinda

Anda mengatakan Muhammad mengubah dunia jadi beradab. OOOO….. Satu contoh saja: APAKAH MEMUKULI WANITA adalah BERADAB?

Apakah TIDAK BISA SETIA DENGAN 1 ISTRI adalah BERADAB?

Apakah merencanakan MENJAJAH DUNIA adalah BERADAB?

Apakah mencari nafkah hidup dari merampok harta orang kafir adalah BERADAB?

Surya Yaya

Saya ulang lagi, tidak ada tuduhan atas beliau yang bisa dibuktikan kecuali Kristen idiot penyembah berhala salib hanya mengandalkan asumsi yang disertai kedengkian.

So, tema kita dan jawaban atas status anda di atas yang sekaligus menjadi… kesimpulan adalah: SILAKAN TARIK ULUR THREAD2 YANG SUDAH BERJALAN, MAKA AKAN KITA TEMUI:

Sebuah fakta telak bahwa:

1. Muhammad mengetahui sesuatu yang gaib atas izin-Nya. Sedangkan yesus buta dan goblok soal hal yang gaib. Buktinya, ia sendiri tidak tahu kapan kiamat itu datang.

2. Iblis/setan, tunduk dan merasa hina kepada Muhammad. Bahkan jin, manusia dan setan tidak dapat mencelakainya. Sedangkan Yesus, setan/iblis tidak takut padanya, malah nantang adu silat sama Yesus. Dan Yesus adalah korban penganiayaan yang sama sekali membuktikan bahwa dia tidak dijaga oleh bapa-Nya.

Permisi, saya off dulu… selamat merasakan kepahitan dan kebusukan ajaran anda sendiri.

Ibaratnya ada sirup manis di depan anda (Islam), tapi anda malah memilih air got untuk anda minum (ajaran Kristen). Seperti itulah psikologis berpikir orang2 Kristen.

Islam adalah keselamatan, kesempurnaan dan kebahagiaan hidup! OFFLINE BENER DEH…

Duladi Samarinda

SEMUA yg saya katakan bisa dibuktikan dengan fakta-fakta sejarah. Tapi semua yg anda katakan, puji-pujian anda kepada Muhammad semuanya cuma BULSHIT.

Surya Yaya

Harap stabilo kata2 ini: Ibaratnya ada sirup manis di depan anda (Islam), tapi anda malah memilih air got untuk anda minum (ajaran Kristen). Seperti itulah psikologis ANDA yang mewakili wajah Kristen idiot.

Sampai ketemu pada pembahasan selanjutnya. Selamat mimpi buruk!

 Link Diskusi: http://www.facebook.com/#!/duladi.samarinda/posts/346511652028652?cmntid=346583402021477

 * Notes serupa bisa anda lihat pada blog saya: https://sy42.wordpress.com/

Satu Balasan ke DEBAT 4

  1. Mr. X berkata:

    Semua : KITA JANGANLAH MENGEJEK” AGAMA. SEMUA AGAMA NAIK MENURUT PENALARAN KITA MASING”.
    UNTUK KRISTEN : LAKUKANLAH SESUAI AJARAN KRISTEN.
    UNTUK ISLAM : LAKUKANLAH SESUAI DENGAN AJARAN ISLAM.

    HAKEKATNYA : KALIAN AKAN TAHU SETELAH MATI KELAK. KEBENARAN ATAS KEBENARAN ALLOH AWT AKAN DI PERLIHATKAN SESUAI JANJINYA.
    MAKA, WASPADALAH & BERSIAPLAH.

    MAHA BENAR ALLOH ATAS SEGALA FIRMANNYA
    عن أي الله سبحانه وتعالى الحقيقية كلماته

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s