Tuhan Mengisyaratkan Alkitab Sudah Tercemar!


Ayat-ayat alkitab di bawah ini hanyalah salah satu dari sekian banyak bukti-bukti kalau kitab yang ada di tangan orang-orang Kristen saat ini adalah kitab “Aspal”… alias Asli tapi palsu…! Dan pada pembahasan-pembahasan sebelumnya sudah kita jelaskan secara panjang lebar mengenai ‘Error’-nya Injil Kristen.

Berikut, bukti-bukti tambahan yang juga dikutip dari sumber yang sama, yakni Alkitab yang mana di dalamnya Tuhan mengisyaratkan telah terjadi penyimpangan ayat-ayat-Nya oleh orang-orang terdahulu.

Roma 3: (2) Pertama-tama: sebab kepada merekalah dipercayakan firman Allah. (3) Jadi bagaimana, jika di antara mereka ada yang tidak setia, dapatkah ketidaksetiaan itu membatalkan kesetiaan Allah?

Yeremia 23:36 Tetapi Sabda yang dibebankan oleh TUHAN janganlah kamu sebut-sebutkan lagi, sebab yang menjadi beban bagi setiap orang ialah perkataannya sendiri, oleh karena kamu telah memutarbalikkan perkataan-perkataan Allah yang hidup, TUHAN semesta alam, Allah kita.

Yeremia 8:8 Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.

Yesaya 29:15 Celakalah orang yang menyembunyikan dalam-dalam rancangannya terhadap TUHAN, yang pekerjaan-pekerjaannya terjadi dalam gelap sambil berkata: “Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang mengenal kita?”

29:16 Betapa kamu memutarbalikkan segala sesuatu! Apakah tanah liat dapat dianggap sama seperti tukang periuk, sehingga apa yang dibuat dapat berkata tentang yang membuatnya: “Bukan dia yang membuat aku”; dan apa yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya: “Ia tidak tahu apa-apa”?

Dan sekarang, Mari kita bedah ayat per ayat:

PEMBAHASAN PERTAMA

ROMA 3: (2) PERTAMA-TAMA: sebab kepada merekalah dipercayakan firman Allah.

Terjemahan Bahasa Indonesia Sehari Hari (BISH): (2) Pertama-tama, karena kepada orang Yahudi-lah Allah mempercayakan perkataan-perkataan Allah.

PENJELASAN: Pada pasal ini dijelaskan bahwa Allah mempercayakan firman-Nya kepada orang-orang Yahudi. Oleh karena itu, mereka tentunya sudah pasti diberi amanah untuk menjaga firman tersebut. Alias utuh seperti sedia kala.

(3) Jadi bagaimana, jika di antara mereka ada yang tidak setia, dapatkah ketidaksetiaan itu membatalkan kesetiaan Allah?

Terjemahan BISH: (3) Tetapi bagaimanakah kalau sebagian orang Yahudi tidak setia? Apakah karena itu Allah menjadi tidak setia?

PENJELASAN: Pada ayat ini mengandung sebuah pertanyaan sekaligus keraguan, bahwa sikap sebagian orang-orang Yahudi dalam mengembang amanah, tidak semuanya dapat dipercaya (Tuhan mengatakan mereka kaum yang degil—keras kepala, suka membangkang dan tidak mau nurut).

Sebagian dari mereka bisa saja berkhianat dan mengatakan sesuatu yang bohong dan melakukan yang tidak pernah di firmankan kepada mereka. Lalu, apakah dengan sikap tersebut, Allah bisa memakluminya atau ikut menyesuaikan perkataanNya berdasarkan keinginan orang-orang yang tidak amanah tersebut? Tentunya tidak. (Jawabannya ada di pasal sesudah ini)

Kalau pakai bahasa sekarang, kira-kira bunyinya seperti ini:

Saya berbicara “A” kepada anda, seharusnya pun anda berbicara dan melakukan yang demikian. Tapi dikemudian hari anda malah berbicara “B”. Itu artinya anda tidak konsisten dengan apa yang sudah diberikan. Lantas, apakah saya harus ikut tidak konsisten juga oleh karena sikap anda? Biarlah anda dengan sikap yang gamang, tapi saya tetap dengan konsistensi ini. Sekali “A” ya.. “A”! Seperti itu analoginya.

(4) Sekali-kali tidak! Sebaliknya: Allah adalah benar, dan semua manusia pembohong, seperti ada tertulis: “Supaya Engkau ternyata benar dalam segala firman-Mu, dan menang, jika Engkau dihakimi.”

Terjemahan BISH: (4) Tentu tidak! Sebab jelaslah Allah selalu benar, walaupun setiap orang berbohong. Dalam Alkitab tertulis, “Hendaknya engkau terbukti benar dalam apa yang engkau ucapkan, dan engkau menang pada waktu engkau dihakimi.”

PENJELASAN: Sebuah penegasan bahwa setiap manusia bisa saja berbohong, tapi Allah tidak. Seolah-olah Tuhan berkata, “Silakan manusia dengan kedegilannya dalam me-amanahi perkataanKu. Dan Aku tidak akan merubahnya. Sebab Aku menekankan kepada setiap manusia untuk selalu bicara jujur”

So, untuk pembahasan pertama di atas, sangat jelas mengisyaratkan kepada kita, bahwa firman Tuhan bisa saja ‘dipreteli’ atau dipalingkan dari makna yang sesungguhnya mengingat kedegilan orang-orang Yahudi itu sendiri.

Seperti perkataan Tuhan, “… mereka tidak mau mendengarkan ataupun memperhatikannya, melainkan mereka masing-masing mengikuti kedegilan hatinya yang jahat;” (Yer 11: glasses8)

Mengapa bisa seperti itu? Tuhan berkata, “… biarlah mereka berjalan mengikuti rencananya sendiri! Sebab itu Aku membiarkan dia dalam kedegilan hatinya…” ( Maz 81 (12) (81-13)

PEMBAHASAN KEDUA

Yeremia 23: (36) Tetapi Sabda yang dibebankan oleh TUHAN janganlah kamu sebut-sebutkan lagi, sebab yang menjadi beban bagi setiap orang ialah perkataannya sendiri, oleh karena KAMU TELAH MEMUTARBALIKKAN perkataan-perkataan Allah yang hidup, TUHAN semesta alam, Allah kita.

Terjemahan BISH: (36) Mereka tidak boleh lagi menggunakan istilah ‘beban TUHAN’. Kalau ada yang masih menggunakan istilah itu, maka Aku akan menjadikan pesan-Ku betul-betul beban baginya. Orang yang mengatakan ‘beban TUHAN’ hanyalah MEMUTARBALIKKAN perkataan-Ku, Allah mereka, Allah yang hidup, TUHAN Yang Mahakuasa.

PENJELASAN: Ayat di atas lebih dekatnya kita mulai pada Yeremia 23 pasal 9 . Yakni kegusaran Tuhan dalam Bibel tentang banyaknya nabi-nabi palsu dan jahat yang menyesatkan manusia. Mereka seolah membawa pesan dari Tuhan, atau berdusta atas nama Tuhan sembari memberikan harapan kosong ‘kamu akan selamat’, padahal Tuhan tidak pernah mengatakan yang demikian apalagi memerintah mereka untuk ‘berdakwah’ seperti itu.

Singkatnya, yang dimaksud dengan kalimat : “karena kamu telah memutarbalikkan perkataan-perkataan Allah yang hidup..” ADALAH SEBUAH WARNING TUHAN kepada Yeremia untuk kaumnya agar tidak gampang percaya dengan sabda-sabda palsu yang didengarnya TIDAK secara langsung, MELAINKAN HANYA dari mulut ke mulut dan juga para nabi- nabi yang menyampaikan kata-katanya sendiri, lalu mengatakan bahwa itu dari Tuhan…

(30) Sebab itu, sesungguhnya, Aku akan menjadi lawan para nabi, demikianlah firman TUHAN, yang mencuri firman-Ku masing-masing dari temannya. (31) Sesungguhnya, Aku akan menjadi lawan para nabi, demikianlah firman TUHAN, yang memakai lidahnya sewenang-wenang untuk mengutarakan firman ilahi. Silakan baca pasal berikutnya, 33-40 pada Yeremia 23.

So, untuk pembahasan kedua di atas, sangat jelas mengisyaratkan kepada kita, bahwa firman Tuhan telah diselewengkan oleh orang-orang yang mengaku-ngaku membawa pesan dari Tuhan, tapi tau-taunya pesan tersebut hanya didengar dari sesamanya.

Ilustrasinya adalah sebagai berikut:

Nabi palsu mendengar kabar dari nabi asli bahwa firman Tuhan bunyinya begini dan begitu…, lalu kemudian si nabi palsu menyampaikan kepada orang lain firman Tuhan tersebut dengan mengubah konteks yang sesungguhnya , maka yang terjadi adalah AJARAN YANG SUDAH PASTI MENYIMPANG dari ajaran yang sesungguhnya.

Itulah yang terjadi pada Kristen, ia adalah korban salah tangkap dalam menerima pengajaran Tuhan! Akibatnya, Kristen adalah umat yang tidak patuh, umat degil, dan umat yang salah didik.

PEMBAHASAN KETIGA

Yeremia 8:8 Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.

Terjemahan BISH: (8) Berani benar kamu berkata bahwa kamu bijaksana, dan tahu hukum-hukum-Ku! Coba lihat bagaimana hukum-hukum-Ku itu diubah oleh ahli-ahli agama yang curang!

PENJELASAN: Pertama-tama Yeremia diutus Tuhan sebagai penguji yang sekaligus menyelidiki tabiat orang-orang Yerusalem dan Yehuda tentang kehidupan keagamaannya yang sudah sangat menyimpang (Yer 6:27-30).

Setelah itu, nabi Yeremia kemudian memerintahkan mereka beribadah dan sujud menyembah Tuhan serta menjauhi segala laranganNya. Sayangnya, mereka tetap tidak patuh, mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau memperhatikan apa yang di perintahkan. Tapi lebih menuruti kedegilannya, hingga sampai ke tahap penyembahan berhala.

Dan pada pasal ini (Yeremia 8:8 ) sangat jelas menerangkan adanya indikasi tentang ‘oknum’ yang memutarbalikkan perkataan Tuhan untuk kepentingan yang lain, alias tidak jujur dalam menyampaikan dan melaksanakan firmanNya. Atau bisa juga kita sebut, kaum ini adalah kaum yang suka mengada-adakan sesuatu yang BUKAN FIRMAN TUHAN, tapi dikatakan ini adalah firman Tuhan.

Baca kembali terjemahan BISH, Yer: 8:8 Berani benar kamu berkata bahwa kamu bijaksana, dan tahu hukum-hukum-Ku! COBA LIHAT bagaimana hukum-hukum-Ku itu DIUBAH OLEH AHLI-AHLI AGAMA yang curang!

Orang Kristen pada umumnya akan mengatakan para ahli Taurat di zaman itu tidak mengubah firmanNya tapi hanya menjadikannya “sia-sia” dan “tidak berguna” bagi bangsa Israel. NAH…., justru disitulah sebenarnya intisari kajian ini, karena hukum Tuhan dianggap tidak berguna atau mungkin dianggap tidak sesuai dengan kehendak hati, maka yang terjadi adalah mereka membuat hukum sendiri berdasarkan perintah manusia, klop dengan Yesaya 29:13

So, Kristen adalah korban salah ajaran, korban dari kedegilan serta persepsi yang salah dari nenek moyangnya yang terbukti keras kepala dan tidak mau menuruti firman Tuhan, tapi cenderung mengikuti ‘kabar burung’ (ajaran yang diketahuinya dari mulut ke mulut belaka, sembari mengklaim, “ini firman Tuhan lho!” )

PEMBAHASAN KEEMPAT

Yesaya 29:15 Celakalah orang yang menyembunyikan dalam-dalam rancangannya terhadap TUHAN, yang pekerjaan-pekerjaannya terjadi dalam gelap sambil berkata: “Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang mengenal kita?”

29:16 Betapa kamu MEMUTARBALIKKAN SEGALA SESUATU! Apakah tanah liat dapat dianggap sama seperti tukang periuk, sehingga apa yang dibuat dapat berkata tentang yang membuatnya: “Bukan dia yang membuat aku”; dan apa yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya: “Ia tidak tahu apa-apa”?

PENJELASAN: Pasal tersebut (Yes 29:15-16) juga ada kaitannya dengan Yeremia 8:8 seperti yang yang sudah ditulis di atas. (Jika belum mengerti, silakan baca berulang-ulang.)

Tuhan telah memberi kabar bahwa mereka cenderung membuat hukum sendiri berdasarkan perintah manusia (Yes 29:13).

Perintah Tuhan yang difirmankan kepada mereka dianggap tidak berguna. Maka Tuhan pun mewanti-wanti mereka seperti yang disebutkan Yesaya 29:14:

“maka sebab itu, sesungguhnya, Aku akan melakukan pula hal-hal yang ajaib kepada bangsa ini, keajaiban yang menakjubkan; hikmat orang-orangnya yang berhikmat akan hilang, dan kearifan orang-orangnya yang arif akan bersembunyi.”

Oleh karena Tuhan Maha Tahu, makanya Dia berfirman:

(15) Celakalah orang yang menyembunyikan dalam-dalam rancangannya terhadap TUHAN, yang pekerjaan-pekerjaannya terjadi dalam gelap sambil berkata: “Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang mengenal kita?” (16) Betapa kamu memutarbalikkan segala sesuatu!

Terjemahan BISH: (15) Celakalah orang yang berusaha menyembunyikan rencananya dari TUHAN! Mereka bertindak dengan diam-diam, dan MENYANGKA TAK SEORANG PUN MELIHAT atau tahu apa yang mereka lakukan. (16) Segalanya mereka putar balikkan.

Kira-kira apa yang membuat Tuhan berkata seperti pada ayat di atas? Jawabannya, sudah pasti kembali pada pasal 29: 11-13…!

So, ayat-ayat diatas adalah (juga) sebuah isyarat adanya indikasi penyelewengan ayat-ayat Tuhan atau begitu banyaknya perkataan-perkataan yang mengatasnamakan Firman/Perintah Tuhan.

Dan Kristen lagi-lagi adalah korbannya dikarenakan keseringan mengklaim ayat-ayat ‘buatan’ manusia kemudian dikatakan itu dari Tuhan sembari mengatakan backgound dari penulis Alkitab adalah atas ilham roh kudus. Hehehehee… Ada-ada saja!

Kesimpulan: Kristen yang intelektualistasnya tinggi sudah seharusnya meninggalkan pemahaman yang salah kaprah tersebut. Segera-lah menjadi muallaf dengan hidup yang lebih tenang, patuh dan terarah pada kehidupan yang lebih baik (negeri akhirat), tanpa embel-embel janji-janji palsu yang kebenarannya tidak pernah terbukti!

Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya

QS. 3.78. Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah”, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui.

Sejalan dengan Yeremia 8:6 Aku telah memperhatikan dan mendengarkan: mereka tidak berkata dengan jujur!

Juga dengan…


Yeremia 23: (36) Tetapi Sabda yang dibebankan oleh TUHAN janganlah kamu sebut-sebutkan lagi, sebab yang menjadi beban bagi setiap orang ialah perkataannya sendiri, oleh karena KAMU TELAH MEMUTARBALIKKAN perkataan-perkataan Allah yang hidup, TUHAN semesta alam, Allah kita.

Yeremia 8:8 Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi BOHONG.

Dalam QS.6.91 juga disinggung:

…. Kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan (sebahagiannya) DAN KAMU SEMBUNYIKAN SEBAHAGIAN BESARNYA , padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui(nya)?

Yesaya 29:15-16, juga mengisyaratkan demikian:

Celakalah orang yang MENYEMBUNYIKAN DALAM-DALAM RANCANGANNYA terhadap TUHAN, yang pekerjaan-pekerjaannya terjadi dalam gelap sambil berkata: “Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang mengenal kita?” Betapa kamu MEMUTARBALIKKAN SEGALA SESUATU!…”

Meskipun demikian adanya, toh Alquran juga tetap mengakui bahwa isi alkitab tidak semuanya diselewengkan, sebab Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam sendiri berkata:

“Janganlah kalian membenarkan Ahli Kitab dan jangan pula mendustakan mereka. Tetapi, ” Katakanlah, ” Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang Dia turunkan kepada kami.” (HR-Bukhari)

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Kristology dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s