Islam Adalah Keselamatan


Jaminan keselamatan bagi Rasulullah SAW dan Umat Pengikut Sunnahnya

Dalam sebuah diskusi di dunia maya, seringkali kita melihat Kristen menggunakan dalil-dalil di bawah ini untuk mengatakan bahwa tidak ada jaminan keselamatan bagi Muhammad SAW dan pengikutnya (Islam):

Hadits Muslim 220 : “ Rasullullah s.a.w bersabda “ : “ Demi Allah yg jiwaku ditangan-Nya, maka Sungguh kedatangan Isa bin Maryam kepada kalian untuk menjadi Hakim secara adil akan segera tiba.

Hadits Shahih Bukhari no.162-164

162. Dari Anas r.a katanya: “ Seorang laki2 bertanya kepada Rasullah s.a.w : “ Ya , Rasullah! Dimana tempat bapakku?? Jawab Nabi s.a.w : “ Di neraka!” Ketika orang itu berlalu, Nabi s.a.w memanggilnya kembali seraya bersabda: “ Sesungguhnya bapakku & bapakmu di neraka”.

163. ………… , Sesungguhnya aku tidak kuasa apa2 untuk membelamu di hadapan Allah  kelak, selain hubungan keluarga yang dapat kupenuhi sebaik2nya didunia ini saja.

164. Aku tidak kuasa apa2 untuk membelamu sekalian di hadapan Allah kelak. Karena itu, kecuali sedikit harta yg kumiliki , mintalah jika kamu membutuhkan!”.

QS 46 AL AHQAAF: 9 >>> Katakanlah: “Aku bukanlah Rasul yang pertama di antara
rasul-rasul dan Aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan Aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan”.

Lalu membandingkan dengan dalil yang ada pada kitab mereka, yakni:

Kisah rasul 10 : 42 >>> Dan Ia ( Yesus Kristus ) telah menugaskan kami memberitakan
kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah ( Yesus Kristus ) yang ditentukan Allah menjadi Hakim ……… atas orang-orang hidup dan orang-orang mati.

1 Petrus 4 : 5 >>> Tetapi mereka harus memberi pertanggungan jawab kepada Dia (Yesus Kristus ) , yang telah siap sedia menghakimi ……… orang yang hidup dan yang mati.

Yohanes 14 : 6 >>> Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan ……….. dan kebenaran …………. dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Roma 8 : 34 >>> Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?

Dan berikut uraian jawabannya:

Pertanyaan 1

Hadits Muslim 220 : “ Rasullullah s.a.w bersabda “ : “ Demi Allah yg jiwaku ditangan-Nya, maka Sungguh kedatangan Isa bin Maryam kepada kalian untuk menjadi Hakim secara adil akan segera tiba.

Tanggapan:
Hadist di atas termasuk salah satu hadist yang bercerita tentang akhir zaman yang menjadi pertanda, kiamat akan segera tiba.  Bahwa Isa A.S akan turun menjadi hakim ang adil, yang akan memutuskan segala perkara yang selama  ini menjadi perselisihan sebagian umat manusia tentang dirinya.

QS 3.55. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu TENTANG HAL-HAL yang selalu kamu BERSELISIH padanya”.

Oleh karena si penuding hanya bisa menampilkan hadistnya sepotong-sepotong, berikut ini dalil lengkap hadist tsb adalah:

Abu Hurairah mengatakan. “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya! Sungguh, kedatangan Isa bin Mariam kepada kalian untuk MENJADI HAKIM SECARA ADIL akan segera tiba. Dia akan MEMATAHKAN SALIB, MEMBUNUH BABI  serta menghapuskan jizyah (dari orang kafir). Harta akan melimpah ruah, sehingga tidak ada seorang pun yang ingin menerimanya.”

Dan dalam riwayat Ibnu Uyainah disebutkan,Sebagai imam yang adil dan hakim yang adil.” Sedangkan dalam riwayat Yunus,Sebagai hakim yang adil,” dan tidak menyebutkan, “imam yang adil.” Sedangkan dalam riwayat Shalih, “hakim yang adil.”

Sebagaimana dikatakan al-Laits, dan dalam haditsnya terdapat tambahan, “hingga satu sujud Iebih baik daripada dunia dan seisinya.”

Kemudian Abu Hurairah berkata, “Bacalah jika kalian berkehendak: ‘(Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya) (QS. An-Nisa’: 159 )  (Shahis Muslim: 220)

Berarti secara tidak langsung, si penuding mengakui kebenaran hadist di atas, hanya sayangnya, dalilnya tidak lengkap alias dipotong oleh anda.

Pertanyaan 2

Hadits Shahih Bukhari no.162-164
162. Dari Anas r.a katanya: “ Seorang laki2 bertanya kepada Rasullah s.a.w : “ Ya , Rasullah! Dimana tempat bapakku?? Jawab Nabi s.a.w : “ Di neraka!” Ketika orang itu berlalu, Nabi s.a.w memanggilnya kembali seraya bersabda: “ Sesungguhnya bapakku &
bapakmu di neraka”.

Tanggapan:
Dalil lengkapnya adalah sbb:  Dari Tsabit dari Anas bahwa seorang Iaki-Iaki bertanya, “Wahai Rasulullah, di manakah bapakku?” Beliau menjawab, “dia di dalam neraka.” Ketika Iaki-laki tersebut berlalu pergi, “.maka beliau memanggilnya seraya berkata: “Sesungguhnya bapakku dan bapakmu di dalam neraka. (Shahi Muslim: 302)

Adalah sebagai jawaban dari pertanyaan laki-laki di atas mengenai nasib bapaknya yang meninggal di zaman jahiliyiah.  Dan kala itu nabi SAW berucap bahwa setiap orang yang mati dalam kemusyrikan pasti akan dimasukkan ke dalam neraka.

Dan perkataan nabi SAW tersebut, telah dinasakh (hukumnya dihapuskan) oleh Allah lewat firman-Nya yang berbunyi:

QS 17:15: Kami tidak akan menyiksa SEBELUM KAMI MENGUTUS seorang rasul.

Artinya, bahwa setiap jiwa yang mati meskipun dalam keadaan musyrik sebelum diutusnya seorang pemberi peringatan (Nabi/Rasul), yakni masa tenggang di antara dua orang Rasul, maka orang tersebut tidak akan diazab. Seperti halnya kaum musyrikin yang meninggal sebelum diutusnya Nabi.

Seperti hadist nabi SAW berikut:
“Adapun GOLONGAN MANUSIA yang akan MENGAJUKAN BANDING pada hari kiamat nanti, yaitu para penderita TUNA RUNGU yang tidak dapat mendengar apa-apa, orang-orang yang dungu, orang-orang yang sudah tua renta, dan orang-orang yang meninggal pada masa jeda.

Adapun banding orang yang tuna runggu adalah:”Ya Tuhanku, ketika agama Islam Engkau turunkan, aku adalah orang yang tidak dapat mendengar apa-apa.”

Sementara orang-orang dungu berkata: “Ya Tuhanku, ketika agama Islam Engkau turunkan, aku adalah seorang yang tidak dapat berfikir. Anak kecil saja berani melemparkanku dengan kotoran”

Sedangkan para Tua Renta berkata:” Ya Tuhanku, ketika agama Islam Engkau turunkan, aku adalah seorang yang tidak dapat melakukan apa-apa.”

Dan orang-orang yang meninggal pada masa jeda berkata: Ya Tuhanku, TIDAK ADA RASUL YANG DATANG PADA KAMI.” Kemudian mereka di perintahkan untuk bersumpah, dan segala kepatuhannya mereka bersumpah satu-persatu.

Lalu mereka diperintahkan untuk masuk neraka, (sebagian dari mereka patuh dan sebagian lainnya menolak). Mereka yang patuh dan segera masuk dalam ke dalam neraka, maka neraka itu akan di perintahkan untuk memberi kesejukan dan keselamatan kepada mereka. Sedangkan mereka yang menolak untuk masuk kesana, mereka akan ditarik paksa untuk masuk kedalamnya.” (Kitab Shahih Al-Jami’:881)

Pertanyaan 3:

163. ………… , Sesungguhnya aku tidak kuasa apa2 untuk membelamu di hadapan Allah
kelak, selain hubungan keluarga yang dapat kupenuhi sebaik2nya didunia ini saja.

164. Aku tidak kuasa apa2 untuk membelamu sekalian di hadapan Allah kelak. Karena itu, kecuali sedikit harta yg kumiliki , mintalah jika kamu membutuhkan!”.

Tanggapan:
Coba perhatikan kata per kata dalam hadits ini, agar kita tahu makna yang sebenarnya.
Dalil lengkapnya adalah sbb:

Dari Abu Hurairah dia berkata,Ketika turun ayat: (Berilah peringatan kepada kaum kerabatmu yang terdekat) ’ (Qs. Asy Syu’ara`: 214). Maka Rasulullah SAW menyeru kaum Quraisy hingga mereka semua berkumpul. Kemudian beliau berbicara secara umum dan secara khusus.

Beliau bersabda Iagi: Wahai Bani Ka’ab bin Luaiy, selamatkanlah diri kamu dari Neraka. Wahai Bani Murrah bin Ka’ab, selamatkanlah diri kamu dari Neraka.

Wahai Bani Abdul Syams, selamatkanlah diri kamu dari Neraka. Wahai Bani Abdul Manaf, selamatkanlah diri kamu dari Neraka. Wahai Bani Hasyim, selamatkanlah diri kamu dari Neraka. Wahai Bani Abdul Mutthalib, selamatkanlah diri kamu dari Neraka.

Wahai Fatimah, selamatkanlah diri kamu dari Neraka. Sesungguhnya aku tidak memiliki (kekuatan sedikit pun untuk) MENOLAK SIKSAAN Allah kepadamu sedikit pun, selain kalian adalah kerabatku, maka aku akan menyambung tali kerabat tersebut.”  (Shahih Muslim: 303)

*Bahwa apa yang tersirat dari sabda nabi SAW di atas adalah sebuah pesan sekaligus peringatan terhadap kaum kerabatnya. Dan Nabi tidak bertanggung jawab kelak di akhirat atas segala apa yang mereka lakukan tersebut kecuali hanya menyeru mereka (kaum kerabatnya) kepada jalan yang lurus (ISLAM).

Seperti hadist Nabi SAW berikut:
Telah menceritakan kepada kami Al `Abbas bin `Abdul Muthallib r.a. Dia berkata kepada Nabi SAW: “Mengapa anda tidak menolong pamanmu padahal dia yang melindungimu dari marah demi membelamu?“. Beliau bersabda: “Dia berada di TEPIAN NERAKA. Seandainya BUKAN KARENA AKU, dia tentu sudah berada di DASAR NERAKA. (Shahih Bukhari: 3594)

Jadi, maksud dari kata-kata, “Aku tidak kuasa apa-apa untuk membelamu” adalah seartian juga dengan bunyi kalimat  “Sesungguhnya aku tidak memiliki (kekuatan sedikit pun untuk) MENOLAK SIKSAAN Allah kepadamu sedikit pun.”

Siapa yang sanggup merubah apa yang dikehendaki Allah, termasuk menjatuhkan siksaan pedih kepada hambanya? Sudah pasti tidak ada.  Maka dari itulah nabi mengucapkan kata-kata tersebut.

Ibaratnya, seorang Ayah yang menegur kepada anaknya dengan perkataan, “Wahai anakku, jangan kamu berbuat keji,sebab aku tidak bertanggung jawab jika terjadi apa-apa pada dirimu.” Bukankah hal itu adalah sebuah nasihat yang sungguh berarti? Lalu apa hubungannya dengan tudingan anda yang mengatakan, “Muhammad saja tidak tahu dirinya selamat atau tidak”.  Lagi-lagi cuma asumsi belaka?

Pertanyaan 4:

QS 46 AL AHQAAF: 9 >>> Katakanlah: “Aku bukanlah Rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan Aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan Aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan”.

Tanggapan:
Nabi SAW memang bukan rasul yang pertama, melainkan telah berlalu beberapa orang rasul sebelumnya (QS.3.144).

Dan mengenai kalimat ” dan Aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu” dalam kitab Ibnu Tafsir dijelaskan, bahwa tidak diperbolehkan seseorang menyatakan dirinya PASTI AKAN masuk surga seperti pernyataan (kepedean) yang sering dilontarkan orang-orang Yahudi dan Nasrani dalam Al-qur’an (QS. 211.)Kecuali orang-orang yang telah ditunjuki Allah dan Rasul-Nya seperti 10 sahabat yang sudah dijamin masuk Surga, yaitu Abu Bakar As-Shiddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Muhammad Thalhah bin Ubaidillah, Ubaidillah Zubair binAwwan, Sa’ad bin Abi Waqas, Said bin Zaid bin Amr,  Abdurrahman bin Auf bin Abdi Rauf, dan Ubaidah Amir bin Abdullah bin Al Jarrah.

Kitab ARRIYADH ANNADHIRAH FI MANAQIBIL ASYARAH“ mencatat: Dari sahabat Abu Dzar ra, bahwa Rasulullah masuk ke rumah Aisyah ra dan bersabda:

“Wahai Aisyah, inginkah engkau mendengar kabar gembira?” Aisyah menjawab : “Tentu, ya Rasulullah.” Lalu Nabi SAW bersabda, ”Ada sepuluh orang yang mendapat kabar gembira masuk surga, yaitu : Ayahmu masuk surga dan kawannya adalah Ibrahim; Umar masuk surga dan kawannya Nuh; Utsman masuk surga dan kawannya adalah aku; Ali masuk surga dan kawannya adalah Yahya bin Zakariya; Thalhah masuk surga dan kawannya adalah Daud; Azzubair masuk surga dan kawannya adalah Ismail; Sa’ad masuk surga dan kawannya adalah Sulaiman; Said bin Zaid masuk surga dan kawannya adalah Musa bin Imran; Abdurrahman bin Auf masuk surga dan kawannya adalah Isa bin Maryam; Abu Ubaidah ibnul Jarrah masuk surga dan kawannya adalah Idris Alaihissalam.” (Dirangkum dari kitab Shahih Bukhari-Muslim)

Adapun dalil-dalil lainnya yang menceritakan tentang jaminan keselamatan bagi Nabi SAW dan umat yang mengikuti sunnahnya adalah sbb:

1. “Surga diharamkan untuk para Nabi SAMPAI AKU MASUK ke dalamnya dan diharamkan untuk semua ummat SAMPAI UMMATKU masuk ke dalamnya. (HR At-Thabarani dalam Al-Awsath). Menurut Al-Haitsami isnad hadits ini hasan. (Dikutip dari Majma’ul Zawaa’id vol. 10 hlm. 69).

2. Rasulullah SAW bersabda (dalam sebuah hadist qudsi): “ Allah berfirman: “Aku telah mempersiapkan bagi para hambaku yang shalih, apa yang belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga,dan tidak terlintas dalam hati manusia.” Apabila kalian kehendaki maka bacalah: “Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang dirahasiakan bagi mereka, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.” (QS. Assajdah: 17), Di Surga terdapat pohon yang mana seorang pengendara berjalan di bawah naungannya selama seratus tahun tidak mampu menyeberanginya.

Apabila kalian menghendaki maka bacalah: “Dan naungan yang terbentang luas” (QS. Alwaqi’ah: 30), Dan tempat cemeti di Surga lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Apabila kalian menghendaki maka bacalah: “Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS.Ali’Imran: 185), Abu Isa berkata: hadits ini adalah hadits hasan shahih. (HR. Tirmidzi: 3214)

3. Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Setiap umatku AKAN MASUK SURGA kecuali bagi yang enggan,” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, lantas siapakah yang enggan itu?” Nabi menjawab: “Siapa yang taat mengikuti sunnahku akan
masuk surga dan siapa yang membangkang (jauh dari sunnahku) berarti itulah yang enggan masuk surga.” (Shahih Bukhari: 6737)

4. Dari Abu Hurairah ia berkata; RasulullahSAW bersabda: “Kita (umat Muhammad) adalah yang terakhir (datang ke dunia), tetapi yang terdahulu (diadili) pada hari kiamat. Kita adalah yang PALING DAHULU MASUK SURGA, padahal mereka diberi Kitab lebih dahulu dari Kita, sedangkan Kita sesudah mereka. Lalu mereka berselisih, kemudian Allah memberikan petunjuk kepada Kita, yakni kebenaran dari apa yang mereka perselisihkan. Inilah hari yang mereka perselisihkan, sedangkan Allah telah menunjukkannya kepada Kita.” Beliau bersabda lagi: “Maka hari ini (Jum’at) adalah untuk Kita. Esok (hari Sabtu) untuk kaum Yahudi,dan lusa (Ahad) untuk kaum Nasrani.” (Shahih Muslim: 1413)

5. Nabi SAW bersabda: “Tidak ada sesuatu yang belum diperlihatkan kepadaku KECUALI AKU SUDAH MELIHATNYA dari tempatku ini hingga surga dan neraka. Dan telah diwahyukan kepadaku bahwa kalian akan terkena fitnah dalam qubur kalian seperti, atau hampir serupa dengan fitnah Dajjal yang aku sendiri tidak tahu fitnah apakah itu.”

Asma` berkata, “Setiap salah seorang dari kalian akan didatangkan (dalam sidang), lalu dikatakan kepadanya, ‘apa yang kamu ketahui tentang Iaki-Iaki ini (Rasulullah)? Adapun orang beriman atau orang yang yakin-aku tidak tahu mana yang Asma’ ucapkan-, lalu orang tersebut akan menjawab, ’Dia adalah Muhammad utusan Allah. Ia datang kepada kami membawa penjelasan dan petunjuk….. dst (HR. Bukhari-Muslim)

6. Rasulullah SAW bersabda: “ (Malam tadi) Aku diperlihatkan para pengikut Nabi-Nabi. Lalu aku melihat seorang Nabi yang datang bersama sekelompok dari umatnya, juga beberapa Nabi lain yang membawa  satu atau dua orang dari umatnya, bahkan ada Nabi yang tidak membawa seorang pu dari umatnya.

Lalu tiba-tiba aku melihat  sekumpulan orang-orang banyak sekali hingga terlihat warna hitam yang sangat besar, aku berharap mereka itulah yang menjadi umatku, tapi setelah itu dikatakan kepadaku: “Ini adalah Musa dan kaumnya.

Namun palingkanlah wajahmu ke arah ufuk!”  Lalu aku melihat warna hitam yang sangat besar di atas ufuk sana. (Belum habis rasa kagumku) lalu dikatakan lagi kepadaku :

“Lihat pula ke ufuk sebelah sana!” Ternyata di ufuk yang lain juga terdapat warna hitam yang sangat besar, lalu dikatakan kepadaku: “Itu adalah umatmu, di antara mereka ada tujuh puluh ribu orang YANG AKAN MASUK KE DALAM SURGA tanpa hisab di azab.

Mereka itulah orang-orang yang tidak menggunakan mantera (jampe-jampe orang yangtidak meminta mantera kepada orang lain, orang-orang yang tidak bergantung pada ramalan (yang diramal atau yang meramalkan sama saja), orang-orang yang tidak mentato badannya (atau melakukan pengobatan pada tubuh dengan menggunakan alat yang panas atau tajam, yang sulit untuk dihilangkan, contohnya dengan menindik atau memasang susuk), dan hanya kepada Allah saja mereka bertawakkal.” (Kitab Shahih Al-Jami’: 3999)

7. Nabi SAW bersabad: Ridhakah kalian, kalau kalian menjadi seperempat (1/4) dari penduduk surga?” Kami menjawab, “Ya.”Beliau berkata lagi, ‘Ridhakah kalian menjadi sepertiga (1/3) dari penduduk surga?”Kami menjawab, “Ya.”Beliau berkata lagi, ‘Ridhakah kalian menjadi setengah (1/2) dari penduduk surga?”Kami menjawab, “Ya.”Beliau berkata lagi, “Demi Allah yang jiwaku ada dalam tangan-Nya, sesungguhnya aku berharap kalian menjadi setengah (1/2) dari penduduk surga karena SURGA TIDAK AKAN DIMASUKI kecuali oleh jiwa yang MUSLIM dan tidaklah jumlah kalian dibanding ahli syirik kecuali seperti jumlah bulu putih pada kulit sapi hitam atau seperti bulu hitam pada kulit sapi merah.” (HR. Bukhari 6047)

8. Beliau berkata, “…, Ahli surga 120 shaf, 80 shaf di antaranya dari ummatku, dan 40 shaf lagi dari ummat lainnya.(HR. Tirmidzi: 3469)

9. Abu Said meriwayatkan, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Bila ahli surga telah masuk surga dan ahli neraka telah masuk neraka, maka Allah SWT akan berkata, “Orang yang di dalam hatinya ada setitik iman, hendaklah dikeluarkan. Maka mereka pun keluar dari neraka.” Anas meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Dikeluarkan dari neraka orang yang mengucapkan dan di dalam hatinya ada seberat biji dari kebaikan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

10. Rasulullah SAW bersabda: Aku adalah mahluk pertama yang akan memberikan syafaat dan aku pula mahluk yang pertama yang akan diterima syafaatnya.” (Shahih Al-Jami’: 1468)

11. QS. 41:30: Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah/surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.

41:31: Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.

12. QS. 2:25: Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.

QS. 2.82: Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.

QS. 3.133: Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.

Maha Benar Allah dengan Segala Firman-Nya.
“Dan tidaklah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” Al Anbiya (107):21.  (Surya Yaya/Berbagai Sumber)

_______________________________________________________________

Larangan untuk tidak menghakimi seseorang:

Dari Abu Hurairah dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa keluar dari ketaatan dan memisahkan diri dari Jama`ah kemudian dia mati, maka matinya seperti mati jahiliyah.

Barangsiapa terbunuh di bawah bendera kefanatikan, balas dendam karena kefanatikan, dan berperang karena kebangsaan, maka dia tidak termasuk dari ummatku.

Dan barangsiapa keluar dari ummatku lalu (menyerang) ummatku dan membunuh orang yang baik maupun yang fajir, dan tidak memperdulikan orang mukminnya serta tidak pernah mengindahkan janji yang telah dibuatnya, maka dia tidak termasuk dari
golonganku.”

Alqur’an menantang Kristen dan yang Kafir bahwa Surga itu sudah layak bagi mereka atau tidak.

QS. 2.94. Katakanlah: “Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginilah kematian(mu), jika
kamu memang benar.  (Bersambung)

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Islam Menjawab. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s