Awal Mula Penyimpangan: Dari Tauhid ke Trinitas


Tahun 12 M Tersurat dalam Yohanes 20:17 … “Aku naik kepada
Bapaku dan Bapamu, dan kepada Tuhanku dan Tuhanmu.”

57 M Paulus menulis “Tiada ada Allah lain, melainkan
Yang Satu  Bagi kita hanya ada satu Allah,
Sang Bapa, dan satu Yesus Kristus.”

96 M Clement I (Clemens Romanus), 88 – 97, uskup Roma,
menulis “Kristus diutus oleh Tuhan dan para apostel
(rasul) diutus oleh Kristus.”

120 M Rukun Iman para apostel (Apostles’ Creed) mulai
dikenal Gereja. Bunyinya “Saya percaya akan Allah,
Sang Bapa Yang Maha Kuasa.”

150 M     Justin Martyr (juga dikenal dengan Justinus si Ahli
Filsafah), kelahiran Syikhem di Palestina, 100 – 165,
dengan ajaran Platonisme mulai merusak kesederhanaan
Nasrani. Beliau adalah guru-besar Platonisme dan
kemudian masuk Kristen tanpa membuang Platonisme,
sebab perpaduan maka beliau dihukum mati.

170 M Kata “Trias” pertama kali terdapat dalam literatur
Nasara.

200 M Kata “Trinitas” pertama kali digunakan oleh
Tertullianus, seorang penulis tarikh gereja.

230 M Origines gelar Adamantios, kelahiran Iskandaria
185-254, bapa Gereja, dan penulis Gereja, menentang
doa-doa ditujukan kepada Kristus.

260 M Sabellius, guru Nasrani, mengajar: Sang Bapa,
Sang Putera dan Roh Kudus adalah tiga nama untuk
Tuhan yang sama.

300 M Bentuk Trinitas dan doa belum dikenal Gereja.

310 M     Lactantius Firmianus, bapa Gereja, menulis “Kristus
tidak pernah menamakan dirinya Tuhan.”

320 M Eusebius, ahli tarikh Gereja dan uskup Caesarea, dan kawan Arius 260 – 340, menulis “Kristus mengajar kita untuk menamakan bapanya Tuhan yang benar dan untuk beribadat kepadaNya.”

325 M Muktamar Iznik (Nicene Council) bersepakat menamakan
Kristus “Allah dari Allah, Tuhan benar dari Tuhan benar.”

350 M     Pertentangan-pertentangan hebat dalam Gereja perihal
ajaran Trinitas.

370 M Doxology (puja-puji) bagi Sang Bapa, Sang Putera dan
Roh Kudus, disusun dan disesalkan sebagai suatu bid’ah (novelty).

381 M Muktamar Konstantinopel (kini Istambul)
menyempurnakan ajaran “tiga oknum dalam satu Tuhan.”

383 M Kaisar Theodosius I Agung (379-395) mengancam akan
menghukum semua yang tidak percaya dan tidak ibadat terhadap Trinitas.

496 M Firman Paus Gelasius I (492-496) menghukum Injil
Barnabas. Barnabas adalah pembina jemaah di Antakia (Antiok).

TRINITAS tidak ada dalam Bible. Trinitas merupakan synthesis
yang  dihasilkan  oleh Gereja. Hubungan dengan Trinitas dari
bangsa-bangsa kafir yang melahirkan Trinitas  faham  Gereja.
Perpaduan  ini  memudahkan Gereja menasranikan bangsa-bangsa
jahiliyah (kafir) yang bertrinitas.

Prof. Dr. G.J. Vossius menerangkan bahwa Trinitasnya:

Orang-orang Indian Amerika: OTKON, MESSOU dan ATAHAUATA.

Orang-orang  Hindu: BRAHMA, VISYNU dan SIVA, yang dirupakan
satu badan berkepala tiga.

Orang-orang Mesir Kuna: EICTON, CNEPH (DEMIURGUS) dan  PHTHA
atau PTAH.

Bangsa-bangsa Greka (Yunani): a)Orpheus: PHANES, URANOS dan KRONOS. b)Plato: AGATHON, NOUS dan PSUCHE. c)Pythagoras: MONAD, NOUS dan PSUCHE.

Orang-orang Parsi: OROMASDES. MITHRAS dan ARIMENES

Orang-orang  Rumawi Kuna: JUPITER, MINERVA dan JUNO, Amor ac
Delicium, Jovis, yaitu Roh Suci.

Orang-orang Skandinavia (Norse, Anglo-Saxon,  Jerman).  ODIN
(OTHIN atau WODAN), HAENIR dan LODUR.

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Kristology. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s