Yesus dalam pandangan Alkitab, Talmud dan Al Qur’an


Seperti ini penilaian Alkitab terhadap Yesus:

 1. Keturunan pezina (Persetubuhan Menantu (Tamar) dan Mertuanya, Yehuda—Kej. 13.18. Dan lihat silsilah Yesus pada Matius 1:1-3)
2. Mengatakan “Anjing” kepada perempuan yang meminta tolong kepadanya (Matius 15:25-26)
3. Tidak bisa memberikan mukjizat yang diminta (Matius 13: 57-58)
4. Mencaci maki orang yang tidak mempercayainya dan tidak mau menjadi pengikutnya (Matius 15:7-9)
5. Meminta adanya pengakuan tentang dirinya, jika tidak, pedang yang bicara! (Matius 10:32-36)
6. Arogansi Yesus bahwa semua yang datang sebelum dia adalah pencuri dan perampok! (Yoh 10:8)
7. Dasar keimananannya adalah benci (Lukas 14:26)
8. Yesus pembohong (Matius 16:28, 19:28, 12:39-40, 10:23)
9. Dicap durhaka! (Markus 15:28)
10. Menyuruh muridnya mencuri (Matius 21:2-3),
12. Murid Yesus tidak setia, pengkhianat dan membohonginya (Matius 26:30-35,Markus 3:19)
11.  Yesus harus mati sebab dianggap menghujat Allah  (Yoh 10:33, Mark 14:64)

Yesus dalam kitab Talmud Yahudi

1. Dianggap telah melakukan sihir dan telah membujuk orang untuk melakukan kemusyrikan (Sanhedrin 43a)
2. “Yesus ada di dalam neraka, direbus dalam kotoran (tinja) panas” (Gittin 57a)
3. Ummat Kristiani (yang disebut ‘minnim’) dan siapa pun yang menolak Talmud akan dimasukkan ke dalam neraka dan akan dihukum di sana bersama seluruh keturunannya” (Rosh Hashanah 17a).
4. “Barangsiapa yang membaca Perjanjian Baru tidak akan mendapatkan bagian ‘hari kemudian’ (akhirat), dan Yahudi harus menghancurkan kitab suci umat Kristiani yaitu Perjanjian Baru “ (Shabbath 116a)
5. Maryam seorang pelacur karena ia meninggalkan suaminya dan melakukan perzinaan.” (Naschim 31)

Dari kedua fakta-fakta kitabiah diatas, tampak betul begitu banyak pelecehan yang tidak semestinya terhadap nabi Allah (Yesus) begitupun nabi-nabi yang lainya. Oleh karena itu Allah menurunkan Al Qur’an sebagai pembelaan  untuk membersihkan nama baiknya dan menjelaskan kisah yang sebenarnya.  

1. Maryam, ibu Yesus, wanita yang suci dan taat (Ali-Imran: 42,  At-Tahrim: 12)
2. Dapat berbicara dengan manusia waktu masih dalam buaian ibunya,
membentuk burung dari tanah lalu menghidupkannya,
menyembuhkan orang yang buta, orang yang berpenyakit sopak,
menghidupkan orang mati dari kuburnya, yang kesemuannya itu bisa dilakukan atas izin TuhanNya.
Allah juga yang melindungi beliau dari upaya Bani Israil yang berkeinginan untuk membunuhnya (Al-Maaidah: 110)
3. Yesus hanya seorang Rasul utusan Tuhan (Al-Maaidah: 75)
4. Seorang yang terkemuka dunia dan akhirat (Ali-Imran: 45; Shahih Bukhari: 3187)
5. Allah mengharamkan surga bagi yang mengatakan Yesus adalah Tuhan dan mencapnya dengan sebutan “kafir” (Al-Maaidah: 72, 116)
6. Yesus dan ibunya dalam perlindungan Allah di suatu tanah yang tinggi dan subur (Al-Mukminuun: 50)
7. Yesus tidak pernah berbohong  (Maryam: 34)
8. Penciptaan Yesus sama halnya dengan penciptaan Adam (Ali-Imran: 59)
9. Mempunyai pengikut yang setia  (Al-Maaidah: 111, Ash-Shaff: 14)
10. Yesus telah melaknat orang-orang kafir Bani Israel (Al-Maaidah: 78)
11. Allah menyelamatkan Yesus dari upaya penyaliban dan mengangkat ke sisi Nya (An-Nisaa’: 158, Ali-Imran: 55)

Oleh karena itu, Kristen yang sehat akalnya sudah seharusnya bisa membedakan mana yang seharusnya layak dipercayai kebenarannya. Bukan hanya bermodal imani saja dan jangan banyak tanya.

Gunakanlah logika berpikir untuk menghasilkan iman yang sebenar-benarnya iman. Bukan logika absur yang hanya pasti menghasilkan iman yang dicocok-cocokkan, dibangkangi sendiri, kemudian di akal-akali biar sesuai dengan keinginan hati.

Benarlah apa yang ceritakan ini:

Yeremia 11:8    Tetapi mereka tidak mau mendengarkan ataupun memperhatikannya, melainkan mereka masing-masing mengikuti kedegilan hatinya yang jahat; maka Aku telah mendatangkan ke atas mereka segala perkataan perjanjian ini, yang telah Kuperintahkan dipegang, tetapi mereka tidak memegangnya.”

Ditegaskan kembali oleh Yesus:

Matius 7:26    Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.

Dan dalil-dalil Al Qur’an di atas lah juga sering digunakan Kristen untuk berapologis dalam Kekristenannya dengan maksud menipu umat Islam, padahal secara sadar ia sendiri ia tertipu! Jadi siapa yang menipu siapa?

“Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.” (Al-Baqarah: 9)

Wajarlah, jika Kristen ‘mengemisi’ dalil Al Qur’an tersebut, mengingat Alkitabnya sendiri saling labrak satu sama lain. Seperti yang sudah diisyaratkan dalam  Yeremia 23:36: “… oleh karena kamu telah memutarbalikkan perkataan-perkataan Allah yang hidup, TUHAN semesta alam, Allah kita.”

Selaras dengan Al Qur’an: “ Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah”, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui. (Ali-Imran: 78)

Yeremia 8:6    Aku telah memperhatikan dan mendengarkan: mereka tidak berkata dengan jujur!
 

Bertobatlah, Yesus sudah memberikan isyarat bahwa mandat kenabiannya akan dilanjutkan oleh seorang nabi dan umatnya akan menjadi umat yang paling banyak, paling besar, dan sangat taat menjalankan perintah-perintah Allah, dialah Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam, dan kaum muslimin.

Matius 21: (43) Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.

BIS: (43) “Jadi ingatlah,” kata Yesus, “semua hak sebagai umat Allah akan dicabut daripadamu dan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menjalankan perintah-perintah Allah.

Sabda Nabi Shallallahu alaihi wa Sallam:

“Demi Tuhan yang menggenggam jiwa Muhammad, siapapun dari umat ini, termasuk orang YAHUDI dan juga NASRANI, yang telah mendengar TENTANG AJARAN YANG AKU BAWA , namun ia TETAP TIDAK MAU BERIMAN kepada Tuhan yang mengutusuku sampai ia mati, maka ia termasuk PENGHUNI NERAKA. (HR Muslim: 218)

About these ads
Galeri | Tulisan ini dipublikasikan di Ensiklopedia Muslim, Kristology dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Yesus dalam pandangan Alkitab, Talmud dan Al Qur’an

  1. Pahlawan bertopeng berkata:

    Ini blog Bodoh atau Goblok….
    udah mencap injil palsu tapi masih copy paste juga isi dalamnya… tidak punya komitmen apa?!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s