Nubuat (Janji) Kemenangan Islam dalam Setiap Peperangan yang Dilaluinya dan Pertolongan Allah kepada kaum Muslimin.


Salah satu dari sekian banyak kebenaran yang ada pada Islam adalah keyakinan tentang janji Allah dan Rasul-Nya  yang akan memenangkan kaum muslimin pada setiap peperangan melawan orang-orang kafir di zaman Rasulullah dan kekhalifaan para sahabat.

Bahkan jauh sebelum mereka mengadakan suatu pertempuran pun, isyarat kemenangan dan penaklukkan bangsa-bangsa kafir sudah dijanjikan.  Dan berikut uraiannya:

1. Allah menjanjikan kemenangan Islam di perang Badar meskipun jumlah kaum muslimin sangat sedikit (300-an orang) jika dibanding pasukan musuh (1000-an).

QS. Ali Imran [3] :
13. Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur). Segolongan berperang di jalan Allah dan (segolongan) yang lain kafir yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin DUA KALI JUMLAH MEREKA. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati.

QS. Al-Anfal [8]:
7. Dan (ingatlah), ketika Allah MENJANJIKAN KEPADAMU bahwa salah satu dari dua golongan (yang kamu hadapi) adalah untukmu, sedang kamu menginginkan bahwa yang tidak mempunyai kekekuatan senjatalah yang untukmu, dan Allah menghendaki untuk membenarkan yang benar dengan ayat-ayat-Nya dan memusnahkan orang-orang kafir,

8. agar Allah menetapkan yang hak (Islam) dan membatalkan yang batil (syirik) walaupun orang-orang yang berdosa (musyrik) itu tidak menyukainya.

9. (Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan SERIBU MALAIKAT yang datang berturut-turut.”

10. Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai KABAR GEMBIRA dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

43. (yaitu) ketika Allah menampakkan mereka kepadamu di dalam mimpimu (BERJUMLAH) SEDIKIT. Dan sekiranya Allah memperlihatkan mereka kepada kamu (berjumlah) banyak
tentu saja kamu menjadi gentar dan tentu saja kamu akan berbantah-bantahan dalam urusan itu, akan tetapi Allah telah MENYELAMATKAN KAMU. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.

65. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya MEREKA AKAN DAPAT MENGALAHKAN DUA RATUS ORANG MUSUH. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat MENGALAHKAN SERIBU dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti.

66. Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat MENGALAHKAN DUA RIBU ORANG, dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.

2. Orang-orang kafir takkan bisa membunuh nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa sallam dan tidak akan bisa melemahkan semangat jihad kaum Muslimin.

QS. Al-Maaidah [5]:
67. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.

QS. Al-Fath [48]:
24. Dan Dia-lah yang menahan tangan mereka dari (membinasakan) kamu dan (menahan) tangan kamu dari (membinasakan) mereka di tengah kota Mekah sesudah Allah memenangkan kamu atas mereka, dan adalah Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

QS. At-Taubah [9]:
14. Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman.

15. dan menghilangkan panas hati orang-orang mukmin. Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendakiNya. Allah maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

3. Bantuan Allah kepada kaum Muslimin di beberapa perang yang dilalui kaum muslimin:

A. Perang Ahzab

QS. Al-Ahzab [33]:
9. Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikurniakan) kepadamu ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya. Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan.

25. Dan Allah menghalau orang-orang yang kafir itu yang keadaan mereka penuh kejengkelan, (lagi) mereka tidak memperoleh keuntungan apapun. Dan Allah menghindarkan orang-orang mukmin dari peperangan **. Dan adalah Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

** Maksudnya orang mukmin tidak perlu berperang, karena Allah telah menghalau mereka dengan mengirimkan angin dan malaikat.

B. Perang Tabuk

QS. At-Taubah [9]:
40. Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quran menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

C. Perang Khaibar

QS. Al-Fath [48]:
20.dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan)mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.

21. Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya**. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

** Yakni Allah telah menjanjikan kepada kaum muslimin untuk menaklukkan negeri-negeri yang lain yang di waktu itu mereka belum dapat menaklukkannya; tetapi negeri-negeri itu telah dipastikan Allah untuk ditaklukkan oleh kaum Muslimin dan dijaga-Nya dari penaklukan-penaklukan orang-orang lain. Janji Allah ini telah terbukti dengan ditaklukkannya negeri-negeri Persia dan Rumawi oleh kaum Muslimin.

D. Perang dengan Bani Quraizhah

QS. Al-Ahzab [33]:
26. Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia memasukkan rasa takut ke dalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan**.

** Sesudah golongan-golongan yang bersekutu itu kocar-kacir, maka Allah memerintahkan Nabi untuk menghancurkan Bani Quraizhah (Ahli Kitab) dan menghalau mereka dari benteng-benteng mereka. Kemudian seluruh laki-laki yang ikut berperang dibunuh, perempuan dan anak-anak ditawan.

27. Dan Dia mewariskan kepada kamu tanah-tanah, rumah-rumah dan harta benda mereka, dan (begitu pula) tanah yang belum kamu injak. Dan adalah Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu.

E. Perang dengan Bani Nadhir

QS. Al-Hasyr [59]:
2. Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran yang pertama. Kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka dapat mempertahankan mereka dari (siksa) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah melemparkan ketakutan dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai  orang-orang yang mempunyai wawasan.

4. Kebenaran Al-Qur’an tentang berita kemenangan bangsa Rumawi, Ahli Kitab, atas bangsa Persia, dan bangsa-bangsa Musyrik.

QS. Ar-Ruum [30]:
2. Telah dikalahkan bangsa Rumawi**

**Maksudnya: Rumawi Timur yang berpusat di Konstantinopel.

3. di negeri yang terdekat* dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang**

* terdekat ke negeri Arab yaitu Syria dan Palestina sewaktu menjadi jajahan kerajaan Rumawi Timur.

**Bangsa Rumawi adalah satu bangsa yang beragama Nasrani yang mempunyai Kitab Suci sedang Bangsa Persia adalah beragama Majusi, menyembah api dan berhala (musyrik). Kedua bangsa itu saling perang memerangi. Ketika tersiar berita kekalahan bangsa Rumawi oleh bangsa Persia, maka kaum musyrik Mekah menyambutnya dengan gembira karena berpihak kepada orang musyrikin Persia. Sedang kaum muslimin berduka cita karenanya.
Kemudian turunlah ayat ini dan ayat yang berikutnya menerangkan bahwa bangsa Rumawi sesudah kalah itu akan mendapat kemenangan dalam masa beberapa tahun saja. Hal itu benar-benar terjadi dan terealisasi pada perang Yarmuk dan Mut’ah di bawah komando Khalid bin Walid. Beberapa tahun sesudah itu menanglah bangsa Rumawi dan kalahlah bangsa Persia. Dengan kejadian yang demikian nyatalah kebenaran Nabi Muhammad s.a.w. sebagai Nabi dan Rasul dan kebenaran Al Quran sebagai firman Allah.

4. dalam beberapa tahun lagi**. Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman,

** Ialah antara tiga sampai sembilan tahun. Waktu antara kekalahan bangsa Rumawi (tahun 614-615) dengan kemenangannya (tahun 622 M.) bangsa Rumawi adalah kira-kira tujuh tahun.

5. Karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendakiNya. Dan Dialah Maha Perkasa lagi Penyayang.

6. (Sebagai) janji yang sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janjiNya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

Hadist Rasulullah Shallalahu Alaihi wa Sallam bahwa kaum Muslimin akan PERANG MELAWAN SEMENANJUNG ARABIA, PERSIA, DAN PENGKIANATAN BANGSA RUM

“Kamu akan memerangi semenanjung Arabia, lalu Allah akan menaklukannya untukmu. Setelah itu Persia, dimana Allah akan menaklukannya untukmu. Kemudian Rum, dimana Allah akan menaklukannya untukmu. Kemudian kamu akan memerangi Dajjal, dimana Allah akan menaklukannya untukmu. (HR. Muslim, Ahmad dan Ibn Majah)

“Setelah pembangunan Bait Al Maqdis adalah berarti hancurnya Yatsrib. Dan setelah hancurnya Yatsrib adalah berarti terjadinya pertempuran. Dan setelah terjadi pertempuran adalah berarti penaklukan Konstantin. Dan setelah penaklukan Konstantin adalah berarti keluarya Dajjal.” (HR. Ahmad, Abu Dawud).

PENAKLUKAN ROMA

Rasulullah Shalallahu Waihi wa Sallam pernah ditanya: “Kota manakah yang lebih dahulu akan ditaklukan, Konstantin atau Roma? Maka Beliau SAW menjawab:Kota Heraklius akan ditaklukan pertama kali. (HR. Ahmad, Ad Daaraml, Al-Hakim)

PERANG DENGAN BANGSA TURK

“Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga kamu memerangi kaum Khauz dan Kirman (Cina, Rusia, Jepang) dari orang-orang ‘Ajam yang bermuka merah, berhidung pesek, bermata kecil, seakan- akan wajah mereka adalah meja yang bundar. “(HR. Bukhari, Ahmad)

Dan semua yang telah dituliskan diatas adalah sesuatu yang memang benar-benar terjadi dan semakin menambah keyakinan para sahabat dan kaum muslimin lainnya bahwa  Islam berdiri di atas kebenaran dan rahmat dari Tuhan seluruh Alam, Allah Azza wa Jalla!

Salah satunya, (juga) yang pasti dari Allah SWT adalah, orang-orang Kafir tidak akan bisa mengalahkan Muslim sampai kiamat:

QS. Al-Fath [48]:

22. Dan sekiranya orang-orang kafir itu memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah) kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) penolong.

23. Sebagai suatu sunnatullah** yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.

**yaitu hukum Allah yang telah ditetapkanNya.

QS. An-Nisa [4]:
141. Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.

QS. An-Nuur [24]:

55. Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.

Sabda nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam:

Dan sesungguhnya Tuhan-ku Yang Maha perkasa lagi Maha tinggi berfirman,: ‘Hai Muhammad, sesungguhnya apabila Aku telah memutuskan suatu keputusan, maka takkan boleh ditolak.  Sesungguhnya Aku telah mengabulkan permohonanmu bagi umatmu, yakni mereka takkan dibinasakan dengan paceklik yang merata, dan TAKKAN DIKUASAI MUSUH selain diri mereka sendiri, yang merampas kejayaan mereka, sekalipun mereka dikepung dari segala penjuru bumi...dst.  (HR Muslim)

Maha benar Allah dengan segala firmanNya dan segala sesuatu yang di wahyukan kepada RasulNya, Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Allahu Akbar!

About these ads
Galeri | Tulisan ini dipublikasikan di Ensiklopedia Muslim dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s